Heboh Pestisida! Anggur Shine Muscat Aman Dikonsumsi? Dokter Gizi Klinik BIlang Begini

M. Reza Sulaiman

Senin, 04 November 2024 | 12:27 WIB
Heboh Pestisida! Anggur Shine Muscat Aman Dikonsumsi? Dokter Gizi Klinik BIlang Begini
Ilustrasi Anggur - Bahaya Pestisida Anggur Shine Muscat (Freepik)

Suara.com - Belakangan ini, anggur Shine Muscat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Meski dikenal dengan rasanya yang manis dan teksturnya yang renyah, munculnya berbagai isu keamanan membuat banyak konsumen khawatir.

Kontroversi keamanan anggur Shine Muscat di Asia Tenggara bermula dari temuan mengejutkan di Thailand. Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) melaporkan hasil investigasi yang mengkhawatirkan, di mana 23 dari 24 sampel anggur Shine Muscat yang diambil dari 15 toko di wilayah Bangkok dinyatakan mengandung residu pestisida dengan kadar melebihi batas aman. Temuan ini segera memicu kekhawatiran di kalangan konsumen di negara-negara tetangga.

Di Indonesia, Badan Pangan Nasional (Bapanas) turut melakukan pengujian melalui rapid test yang dilaksanakan bersama dengan dinas pangan provinsi selaku Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD). Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua sampel anggur Shine Muscat yang diuji berada dalam jumlah yang aman untuk dikonsumsi.

Meski begitu, banyak orang bertanya-tanya apakah normal jika makanan mengandung pestisida. dr. I Yuwanda Chrissander, Sp.GK, spesialis gizi klinik dari Eka Hospitasl Bekasi, menjelaskan bahwa batas residu pestisida dalam makanan diatur sangat ketat.

"Kandungan pestisida dalam makanan sebenarnya tidak ideal bagi kesehatan tubuh, dan batas aman residunya sudah diatur ketat oleh banyak negara untuk melindungi konsumen. Konsumsi pestisida dalam jumlah minimal, yang sesuai dengan standar keamanan pangan seperti yang dikeluarkan oleh WHO atau BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) di Indonesia, masih dianggap aman. Namun, paparan pestisida secara terus-menerus, terutama dalam jumlah yang melebihi ambang batas, bisa berdampak negatif bagi kesehatan," terangnya kepada Suara.com, ditulis Senin (4/11/2024).

Ia menjelaskan setidaknya ada 5 risiko masalah kesehatan yang muncul saat seseorang mengonsumsi pestisida terlalu banyak, yakni:

1. Keracunan Akut

Terpapar pestisida dalam jumlah besar bisa menimbulkan mual, muntah, sakit kepala, bahkan kesulitan bernapas. Ini terjadi pada pekerja yang terpapar langsung atau orang yang mengonsumsi makanan dengan residu pestisida berlebih.

2. Risiko Kanker

baca juga

Paparan jangka panjang dikaitkan dengan kanker seperti leukemia dan limfoma. Beberapa pestisida dapat mengubah DNA dan memicu kanker.

3. Gangguan Hormon

Pestisida bisa mengganggu hormon, memengaruhi metabolisme dan reproduksi, yang bisa berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

4. Kerusakan Sistem Saraf

Paparan pestisida tertentu dapat merusak sistem saraf, menyebabkan gangguan memori dan konsentrasi, atau bahkan kerusakan saraf permanen.

5. Masalah Reproduksi dan Perkembangan Anak

Ibu hamil atau anak yang terpapar pestisida berisiko mengalami masalah perkembangan, seperti cacat lahir atau gangguan perilaku.

Untuk menikmati anggur Shine Muscat dengan aman, ada beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat. Pertama, selalu beli dari pemasok terpercaya. Jangan lupa periksa asal negara dan sertifikasi impornya.

Selanjutnya, cuci anggur dengan bersih sebelum dikonsumsi. Sering-seringlah memantau laporan keamanan dari otoritas pangan. Terakhir tapi tak kalah penting, pertimbangkan pilihan organik jika tersedia.

Anggur Shine Muscat bisa menjadi tambahan sehat dalam diet Anda, dengan berbagai manfaat nutrisi yang ditawarkan. Namun, penting untuk waspada terhadap potensi bahaya pestisida dan memilih sumber yang tepat. Dengan tetap mengikuti perkembangan informasi dan mematuhi panduan keamanan, Anda dapat menikmati anggur premium ini sambil meminimalkan risiko.

Jika Anda memiliki kekhawatiran khusus tentang paparan pestisida atau termasuk dalam kelompok berisiko tinggi seperti ibu hamil dan anak-anak, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Tak Temukan Residu Pestisida, Ini 7 Manfaat Anggur Muscat

Indonesia Tak Temukan Residu Pestisida, Ini 7 Manfaat Anggur Muscat

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2024 | 19:25 WIB

Asal Usul Anggur Muscat, Varietas Anggur Tertua di Dunia Sejak Yunani Kuno Bikin Geger, Diduga Berbahaya

Asal Usul Anggur Muscat, Varietas Anggur Tertua di Dunia Sejak Yunani Kuno Bikin Geger, Diduga Berbahaya

Lifestyle | Jum'at, 01 November 2024 | 19:05 WIB

Viral Anggur Muscat Tercemar Pestisida, Bisa Sefatal Ini Dampaknya pada Tubuh

Viral Anggur Muscat Tercemar Pestisida, Bisa Sefatal Ini Dampaknya pada Tubuh

Health | Jum'at, 01 November 2024 | 19:00 WIB

Terkini

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:43 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

×