Cara Aman Mengontrol Tekanan Darah dengan Pola Makan Sehat

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Rabu, 06 November 2024 | 06:52 WIB
Cara Aman Mengontrol Tekanan Darah dengan Pola Makan Sehat
Ilustrasi pola makan sehat (Freepik)

Suara.com - Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, merupakan masalah kesehatan yang umum dan dapat berisiko bagi kesehatan jantung. Penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala, sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka mengalaminya. Mengontrol tekanan darah sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti serangan jantung dan stroke.

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Nusantara dengan situs pafinusantara.org bahwa salah satu cara efektif dan aman untuk mengelola tekanan darah adalah melalui pola makan sehat.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengontrol tekanan darah melalui diet.

1. Mengurangi Asupan Garam

Salah satu langkah paling signifikan dalam mengontrol tekanan darah adalah mengurangi konsumsi garam. Garam dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat meningkatkan tekanan darah. Sebaiknya, batasi asupan natrium tidak lebih dari 2.300 mg per hari, atau sekitar satu sendok teh garam. Untuk hasil yang lebih baik, cobalah untuk mengurangi asupan natrium hingga 1.500 mg per hari, terutama jika Anda sudah memiliki hipertensi.

2. Meningkatkan Konsumsi Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan jantung. Mengonsumsi beragam buah dan sayuran dapat membantu menurunkan tekanan darah. Beberapa jenis sayuran, seperti bayam, brokoli, dan bit, serta buah-buahan seperti pisang, jeruk, dan beri, diketahui memiliki sifat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sertakan setidaknya lima porsi buah dan sayuran dalam diet Anda setiap hari.

3. Memilih Karbohidrat Sehat

Pilihlah sumber karbohidrat yang sehat, seperti biji-bijian utuh, daripada karbohidrat olahan. Biji-bijian utuh, seperti oatmeal, nasi merah, dan quinoa, kaya akan serat dan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, yang dapat membantu menjaga kadar gula darah dan mendukung kesehatan jantung. Hindari makanan olahan yang biasanya mengandung banyak gula dan garam, karena dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

4. Mengonsumsi Lemak Sehat

Lemak sehat, seperti yang terdapat dalam minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan, baik untuk kesehatan jantung. Gantilah lemak jenuh yang terdapat dalam daging merah dan produk susu tinggi lemak dengan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Ini tidak hanya membantu menurunkan kolesterol jahat tetapi juga dapat berkontribusi pada pengendalian tekanan darah yang lebih baik.

5. Membatasi Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, jika Anda mengonsumsi alkohol, lakukan dengan bijak. Sebaiknya batasi konsumsi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas per hari untuk pria. Hal ini dapat membantu menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal.

6. Memperhatikan Porsi Makanan

Mengontrol porsi makanan juga sangat penting. Makan dalam porsi besar dapat menyebabkan penambahan berat badan, yang menjadi faktor risiko hipertensi. Cobalah untuk makan dalam porsi kecil dan sering, serta perhatikan asupan kalori harian Anda untuk menjaga berat badan ideal.

Kesimpulan

Mengontrol tekanan darah dengan pola makan sehat merupakan langkah yang efektif dan aman. Dengan mengurangi garam, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, memilih karbohidrat sehat, mengonsumsi lemak sehat, membatasi alkohol, dan memperhatikan porsi makanan, Anda dapat menjaga tekanan darah tetap stabil. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum melakukan perubahan signifikan dalam pola makan Anda, terutama jika Anda memiliki riwayat hipertensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tips Menjaga Kebugaran Tubuh dengan Olahraga Rutin

7 Tips Menjaga Kebugaran Tubuh dengan Olahraga Rutin

Health | Rabu, 06 November 2024 | 06:49 WIB

Tips Memilih Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil

Tips Memilih Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil

Health | Rabu, 06 November 2024 | 06:47 WIB

Cara Meningkatkan Kualitas Tidur dengan Kebiasaan Sehat

Cara Meningkatkan Kualitas Tidur dengan Kebiasaan Sehat

Health | Rabu, 06 November 2024 | 06:44 WIB

Waspada! Stres Jadi Ancaman Para Pekerja

Waspada! Stres Jadi Ancaman Para Pekerja

Bisnis | Rabu, 06 November 2024 | 05:44 WIB

Hati-hati! Ini Kebiasaan yang Dapat Merusak Ginjal

Hati-hati! Ini Kebiasaan yang Dapat Merusak Ginjal

Health | Selasa, 05 November 2024 | 15:41 WIB

Kepesertaan BPJS Kesehatan Sebagai Syarat Permohonan SIM Mulai Diuji Coba Secara Nasional

Kepesertaan BPJS Kesehatan Sebagai Syarat Permohonan SIM Mulai Diuji Coba Secara Nasional

Otomotif | Selasa, 05 November 2024 | 14:02 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB