Pilihan Hidup Childfree: Dampak Positif, Negatif, dan Psikologis bagi Kesehatan Perempuan

Suhardiman Suara.Com
Senin, 18 November 2024 | 10:26 WIB
Pilihan Hidup Childfree: Dampak Positif, Negatif, dan Psikologis bagi Kesehatan Perempuan
ilustrasi Childfree. [Shutterstock]

Suara.com - Saat ini, semakin banyak pasangan muda yang memilih untuk hidup childfree atau tanpa anak, dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah beban hidup yang semakin berat.

Namun, keputusan ini dapat memberikan dampak tertentu terhadap kesehatan tubuh perempuan, baik positif maupun negatif.

Menurut dr. Ngabila Salama, praktisi kesehatan masyarakat, keputusan childfree tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan, namun penting untuk memahami berbagai potensi dampaknya.

"Keputusan untuk childfree dapat memberikan dampak tertentu pada kesehatan reproduksi wanita, baik positif maupun negatif, tergantung pada kondisi fisik, mental, dan gaya hidup yang dijalani," kata Ngabila, melansir Antara, Senin (18/11/2024).

Berikut dampak posti, negatif dan psikologis dari childfree:

Dampak positif

- Pengurangan Risiko Komplikasi Kehamilan dan Persalinan: Wanita yang tidak pernah hamil atau melahirkan tidak akan menghadapi risiko medis terkait kehamilan, seperti preeklampsia, diabetes gestasional, atau trauma persalinan.

- Menjaga Kesehatan Fisik: Tanpa kehamilan, tubuh tidak mengalami perubahan besar seperti peningkatan berat badan drastis atau perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan.

- Kesadaran Kesehatan Reproduksi yang Lebih Baik: Wanita childfree cenderung lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, seperti rutin melakukan pemeriksaan seperti pap smear dan tes HPV, serta menghindari risiko infeksi menular seksual.

Dampak Negatif

- Risiko Kanker: Wanita yang tidak hamil atau tidak menyusui memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ovarium dan kanker payudara. Sebab, kehamilan dan menyusui menurunkan paparan hormon estrogen yang berhubungan dengan risiko kanker tersebut.

- Risiko Endometriosis: Tanpa kehamilan, ovulasi terus berlangsung setiap siklus menstruasi tanpa jeda, yang dapat meningkatkan risiko endometriosis.

- Masalah Hormonal: Tidak mengalami perubahan hormonal yang terjadi pada kehamilan bisa memberikan dampak seperti peningkatan risiko masalah kesehatan hormonal, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Dampak Psikologis

Walaupun keputusan childfree memberikan kebebasan mental, beberapa wanita mungkin merasakan tekanan sosial atau penyesalan di kemudian hari, yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan pilihan ini dengan baik bersama pasangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI