Cara Merawat Luka Penderita Diabetes Biar Cepat Sembuh, Wajib Bersih!

Riki Chandra

Kamis, 21 November 2024 | 08:15 WIB
Cara Merawat Luka Penderita Diabetes Biar Cepat Sembuh, Wajib Bersih!
Ilustrasi luka. (Shutterstock)

Suara.com - Perawatan luka pada penderita diabetes membutuhkan perhatian khusus. Hal ini dilakukan untuk mencegah komplikasi serius pasca terjadinya luka tersebut.

Dokter Spesialis Bedah Vaskuler RSUI, Nyityasmono Tri Nugroho mengatakan, ada beberapa prinsip penting dalam menangani luka diabetes agar proses penyembuhannya berjalan optimal.

"Prinsipnya, luka harus lembab dan bersih, serta bebas dari kuman. Selain itu, sirkulasi darah juga harus baik untuk memastikan aliran pembuluh darah mendukung penyembuhan. Jika ini terpenuhi, obat apa pun bisa diberikan," ujar Nugroho, Rabu (20/11/2024).

Kebersihan luka sangat penting bagi penderita diabetes untuk mencegah infeksi yang dapat memperburuk kondisi. Selain itu, sirkulasi darah yang baik memastikan suplai oksigen dan nutrisi ke area luka, membantu regenerasi jaringan.

Menurut Nugroho, kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kadar gula darah dan status gizi, juga memengaruhi proses penyembuhan luka pada penderita diabetes.

Nugroho menyarankan penggunaan berbagai bahan seperti PRP (Platelet-Rich Plasma), asam hialuronat, madu, atau kasa dengan larutan natrium klorida (NACL) untuk mempercepat penyembuhan.

“Sekarang banyak opsi, dari PRP, asam hialuronat, hingga madu. PRP sangat efektif karena mempercepat regenerasi jaringan dan membantu pertumbuhan kapiler baru. Namun, penggunaannya masih terbatas karena harganya cukup mahal,” jelas Nugroho, dikutip dari Antara.

Untuk alternatif yang lebih terjangkau, Nugroho merekomendasikan penggunaan kasa dengan madu, yang telah terbukti mendukung proses granulasi jaringan asalkan luka sudah bersih dan bebas infeksi.

Dengan pengelolaan yang tepat, luka pada penderita diabetes dapat dikontrol untuk mencegah komplikasi serius seperti ulkus diabetikum. Perawatan yang konsisten dan perhatian pada faktor pendukung penyembuhan menjadi kunci keberhasilan.

Penyebab Diabetes

Hari Diabetes Sedunia baru saja diperingati pada 14 November 2024 lalu. Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan diabetes, terutama diabetes tipe 2 yang kini kian banyak menyerang generasi muda.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Rudy Kurniawan mengungkapkan bahwa pola hidup tidak sehat menjadi penyebab utama meningkatnya kasus diabetes pada usia di bawah 40 tahun.

"Sebetulnya usia muda ini kembali ke pola hidup. Kalau bicara diabetes tipe 2, itu kan preventable. Penyebab utama risikonya adalah pola makan, konsumsi minuman manis, dan kurangnya aktivitas fisik," ujar Rudy.

Ia menjelaskan bahwa diabetes tipe 2 berbeda dengan diabetes tipe 1, yang biasanya muncul sejak anak-anak akibat kerusakan sel beta pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin.

Sebaliknya, diabetes tipe 2 terjadi karena resistensi insulin akibat gula darah yang terus meningkat, sering kali disebabkan oleh gaya hidup buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya

Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:04 WIB

Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes

Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes

Video | Minggu, 22 Februari 2026 | 17:25 WIB

Apakah Kurma Aman untuk Diabetes? Cek Batasan Konsumsinya

Apakah Kurma Aman untuk Diabetes? Cek Batasan Konsumsinya

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:10 WIB

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:36 WIB

4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?

4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?

Health | Minggu, 18 Januari 2026 | 21:44 WIB

Terobosan Baru Pengobatan Diabetes di Indonesia: Insulin 'Ajaib' yang Minim Risiko Gula Darah Rendah

Terobosan Baru Pengobatan Diabetes di Indonesia: Insulin 'Ajaib' yang Minim Risiko Gula Darah Rendah

Health | Rabu, 10 Desember 2025 | 09:00 WIB

Kesemutan dan Mati Rasa? Waspadai Diabetic Foot, Komplikasi Diabetes yang Berujung Amputasi

Kesemutan dan Mati Rasa? Waspadai Diabetic Foot, Komplikasi Diabetes yang Berujung Amputasi

Health | Kamis, 15 Mei 2025 | 10:34 WIB

Daftar Ikan yang Baik untuk Penderita Diabetes, Pilihan Terbaik dan Cara Konsumsinya

Daftar Ikan yang Baik untuk Penderita Diabetes, Pilihan Terbaik dan Cara Konsumsinya

News | Sabtu, 10 Mei 2025 | 14:26 WIB

Tak Cuma Gula, Nasi dan Tepung Juga Biang Keladi Diabetes? Ini Penjelasan Dokter

Tak Cuma Gula, Nasi dan Tepung Juga Biang Keladi Diabetes? Ini Penjelasan Dokter

Health | Senin, 14 April 2025 | 20:47 WIB

6 Rekomendasi Menu Buka Puasa Penderita Diabetes, Makan Nikmat Tanpa Khawatir Gula Darah Melonjak

6 Rekomendasi Menu Buka Puasa Penderita Diabetes, Makan Nikmat Tanpa Khawatir Gula Darah Melonjak

Lifestyle | Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:44 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×