Kenali Gejala Alergi Dingin pada Anak, IDI Kebumen Berikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 13 Desember 2024 | 11:38 WIB
Kenali Gejala Alergi Dingin pada Anak, IDI Kebumen Berikan Informasi Pengobatan
Ilustrasi alergi dingin pada anak. (Freepik)

Suara.com - Salah satu masalah kesehatan yang paling umum dialami oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia adalah alergi. Tubuh manusia dapat mengalami berbagai jenis alergi, termasuk alergi terhadap makanan, minuman, atau kondisi lingkungan tertentu. Alergi dingin adalah salah satu yang paling umum, yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menanggapi suhu dingin. Alergi dingin biasa terjadi pada usia anak-anak.

Menurut informasi dari idikabkebumen.org, IDI menjelaskan bahwa udara dingin dapat melepaskan histamin dan zat kimia dalam aliran darah, menyebabkan alergi kulit. Setiap orang dapat mengalami tingkat alergi dingin yang berbeda-beda, mulai dari yang paling ringan hingga yang paling parah. Reaksi alergi dingin yang paling ringan biasanya ditandai dengan gatal pada kulit.

Dr. Agus Tusino, Sp.A merupakan Ketua IDI Kabupaten Kebumen untuk periode 2023-2026 melalui Musyawarah Cabang (Muscab). Ia menggantikan ketua sebelumnya, Dr. Andika Purwita Aji. Muscab ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Kebumen, yang menekankan pentingnya organisasi IDI dalam menghadapi perubahan kebijakan kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

IDI Kabupaten Kebumen saat ini sedang meneliti terkait penyebab alergi dingin serta pengobatan yang tepat bagi penderitanya.

Apa saja penyebab utama terjadi gejala alergi dingin?

Dilansir dari laman https://idikabkebumen.org, alergi dingin, atau urtikaria dingin, adalah reaksi alergi yang terjadi ketika kulit terpapar suhu dingin, baik dari udara maupun air. Penyebab utama terjadinya gejala alergi dingin meliputi:

1. Reaksi dari sistem imun

Alergi dingin terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap suhu dingin, menganggapnya sebagai ancaman. Hal ini menyebabkan pelepasan histamin dan zat kimia lainnya ke dalam aliran darah, yang memicu gejala alergi seperti gatal dan ruam pada kulit

2. Faktor usia

baca juga

Alergi dingin lebih umum pada anak-anak dan remaja, tetapi orang dewasa juga bisa mengalaminya. Banyak kasus pada anak-anak cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

3. Adanya riwayat medis tertentu

Beberapa kondisi kesehatan seperti cryoglobulinemia, penyakit autoimun, kanker, hepatitis, atau infeksi baru-baru ini dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami alergi dingin.

4. Sensitivitas kulit

Beberapa orang mungkin memiliki kulit yang lebih sensitif terhadap suhu dingin, yang membuat mereka lebih rentan terhadap reaksi alergi saat terpapar suhu rendah.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati alergi dingin?

Untuk mengatasi gejala alergi dingin, ada beberapa jenis obat yang dapat disarankan. Beberapa obat yang paling umum digunakan untuk meredakan gejala alergi dingin meliputi:

1. Cetirizine

Cetirizine adalah obat yang digunakan dalam bentuk sirup untuk anak-anak. Dosis untuk anak usia 2-6 tahun adalah 2,5 mg dua kali sehari, dan untuk anak usia 6-12 tahun adalah 5 mg dua kali sehari.

2. Loratadine

Loratadine adalah obat alergi dingin yang cocok untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Obat ini aman untuk anak-anak usia 6 tahun ke atas. Dosis yang dianjurkan adalah 10 mg sekali sehari setelah makan.

3. Chlorpheniramine Maleate (Alleron)

Chlorpheniramine Maleate dapat dikonsumsi oleh anak-anak hingga orang dewasa. Dosis untuk anak usia 6-12 tahun adalah setengah tablet (1 mg) 3-4 kali sehari. Obat ini dapat menyebabkan kantuk, jadi perlu diperhatikan saat anak akan beraktivitas.

Sebelum mengonsumsi obat-obatan ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat memberikan saran mengenai dosis yang tepat dan memastikan bahwa obat tersebut aman berdasarkan kondisi kesehatan individu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibunya Sampai Turun Tangan Atur Jadwal Piket hingga Aniaya Rekan Sejawat, Koas di Palembang Ini Diduga Anak Pejabat

Ibunya Sampai Turun Tangan Atur Jadwal Piket hingga Aniaya Rekan Sejawat, Koas di Palembang Ini Diduga Anak Pejabat

Lifestyle | Jum'at, 13 Desember 2024 | 11:27 WIB

Keluarga Pejabat Jadi Biang Kerok Penganiayaan kepada Dokter di Palembang, Tabiat Dikuliti: Kayak Sinetron

Keluarga Pejabat Jadi Biang Kerok Penganiayaan kepada Dokter di Palembang, Tabiat Dikuliti: Kayak Sinetron

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 10:56 WIB

Dokter Koas di Palembang Dianaya, Diduga Perkara Anak Pejabat Kementerian PUPR

Dokter Koas di Palembang Dianaya, Diduga Perkara Anak Pejabat Kementerian PUPR

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 09:30 WIB

Lebih dari Sekedar Makanan: Program Gizi Gratis Bentuk Karakter Anak

Lebih dari Sekedar Makanan: Program Gizi Gratis Bentuk Karakter Anak

Video | Jum'at, 13 Desember 2024 | 06:05 WIB

Psikologis Diperiksa, MAS Ceritakan Kronologi Saat Bunuh Ayah-Nenek ke Polisi

Psikologis Diperiksa, MAS Ceritakan Kronologi Saat Bunuh Ayah-Nenek ke Polisi

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 19:08 WIB

Punya Anak Perempuan, Vino G Bastian Hindari Adegan Dewasa

Punya Anak Perempuan, Vino G Bastian Hindari Adegan Dewasa

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 06:30 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×