Cegah Penyakit Radang Panggul Sejak Dini, IDI Dogiyai Berikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Minggu, 22 Desember 2024 | 22:05 WIB
Cegah Penyakit Radang Panggul Sejak Dini, IDI Dogiyai Berikan Informasi Pengobatan
(Foto: Freepik)

Suara.com - Menurut informasi dari ididogiyai.org, salah satu penyakit yang sering diderita oleh wanita adalah radang panggul.

Infeksi bakteri biasanya menyebar dari vagina atau leher rahim ke organ reproduksi yang lebih dalam, menyebabkan infeksi pada organ reproduksi wanita, termasuk serviks, rahim, saluran tuba, dan ovarium. Dalam medis, ini disebut sebagai PID (Penyakit Radang Panggul).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Dogiyai menjelaskan bahwa radang panggul sangat berbahaya jika tidak diobati. Ini dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang seperti masalah kesuburan pada wanita, nyeri panggul terus-menerus, dan kehamilan ektopik, di mana janin berada di luar rahim.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Dogiyai adalah dr. Yohanis Titaley. Dalam perannya, dr. Yohanis berkomitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Dogiyai, Papua. IDI Dogiyai berfokus pada pengembangan sistem kesehatan yang lebih baik dan memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas.

IDI saat ini melakukan penelitian terkait penyakit radang panggul kemudian rekomendasi obat yang dapat diberikan bagi penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya radang panggul?

Dilansir dari laman https://ididogiyai.org, radang panggul, atau Pelvic Inflammatory Disease (PID), adalah infeksi pada organ reproduksi wanita yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah penyebab utama terjadinya radang panggul meliputi:

1. Adanya Infeksi Menular Seksual (IMS)

Penyebab paling umum dari radang panggul adalah infeksi bakteri seperti Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini dapat menyebar dari vagina atau leher rahim ke organ reproduksi lainnya seperti rahim, tuba falopi, dan ovarium.

baca juga

2. Adanya prosedur medis

Prosedur yang melibatkan pembukaan serviks, seperti pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), aborsi, atau persalinan, dapat meningkatkan risiko infeksi.

3. Usia dan aktivitas seksual

Wanita berusia 15–25 tahun yang aktif secara seksual memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami radang panggul. Selain itu, memiliki banyak pasangan seksual atau berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom meningkatkan kemungkinan terpapar infeksi menular seksual.

4. Kerusakan pada leher rahim

Kondisi yang disebut servisitis adalah peradangan, iritasi, atau luka pada lapisan leher rahim. Luka atau luka ini membuat leher rahim membengkak, kemerahan, dan mengeluarkan lendir atau nanah. Penting bagi Anda, untuk rutin cek kesehatan pada dokter setiap bulan untuk memahami diagnosis jika mengalami gangguan kesehatan.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati radang panggul?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah merangkum beberapa obat untuk mengatasi radang panggul (Pelvic Inflammatory Disease/PID), pengobatan umumnya melibatkan penggunaan antibiotik untuk mengatasi infeksi dan obat-obatan tambahan untuk meredakan gejala. Berikut adalah beberapa obat yang direkomendasikan meliputi:

1. Obat Antibiotik

Untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh radang panggul, dokter akan memberikan metronidazol dalam dosis 500 mg setiap dua belas jam selama empat belas hari, dan dapat ditambahkan untuk mengobati infeksi anaerob.

2. Obat Pereda Nyeri

Paracetamol ataupun ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang dapat mengurangi nyeri radang panggul. Paracetamol dan ibuprofen juga dapat membantu mengurangi suhu tinggi saat demam.

3. Tindakan Lanjutan

Pada kasus yang lebih serius atau jika terdapat abses, perawatan di rumah sakit mungkin diperlukan, termasuk pemberian antibiotik melalui infus.

Pengobatan harus selalu dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk memastikan efektivitas dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Jika Anda mengalami gejala radang panggul, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Sindrom Mata Kering, IDI Gedong Tataan Bagikan Informasi Pengobatan

Cegah Sindrom Mata Kering, IDI Gedong Tataan Bagikan Informasi Pengobatan

Health | Minggu, 22 Desember 2024 | 21:57 WIB

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Health | Minggu, 22 Desember 2024 | 17:32 WIB

Kebiasaan yang Jadi Pemicu Banyak Pria Muda Kena Impotensi

Kebiasaan yang Jadi Pemicu Banyak Pria Muda Kena Impotensi

Health | Minggu, 22 Desember 2024 | 17:24 WIB

Kemenkes: Kualitas Air Minum Indonesia Makin Membaik

Kemenkes: Kualitas Air Minum Indonesia Makin Membaik

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 16:59 WIB

Cegah Penyakit Rematik, IDI Burmeso Memberikan Informasi Pengobatan

Cegah Penyakit Rematik, IDI Burmeso Memberikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:20 WIB

Cegah Penyakit Sirosis Hati, IDI Buntok Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Penyakit Sirosis Hati, IDI Buntok Berikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:07 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

×