Cegah Penyakit Sirosis Hati, IDI Buntok Berikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:07 WIB
Cegah Penyakit Sirosis Hati, IDI Buntok Berikan Informasi Pengobatan
(Freepik)

Suara.com - Menurut informasi dari idibuntok.org, salah satu penyakit yang berbahaya bagi masyarakat Indonesia adalah rasa sakit di bagian organ hati yang dikenal dengan sirosis hati. Sirosis hati adalah penyakit hati tahap lanjut yang menyebabkan kerusakan dan peradangan pada jaringan hati serta pembentukan jaringan parut.

Ikatan Dokter Indonesia Cabang Buntok menjelaskan bahwa penyakit sirosis hati sangat berbahaya jika tidak ditangani segera oleh dokter. Menurut IDI Buntok, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan hati yang lebih parah, keterhentian fungsi hati, penurunan fungsi hati yang signifikan, dan potensi gagal hati, kondisi yang berbahaya bagi kehidupan.

Sirosis hati memang menjadi penyakit yang berkembang di Indonesia, sehingga masyarakat Indonesia membutuhkan edukasi lebih mendalam terkait pentingnya menjaga pola makan yang sehat disertai olahraga yang seimbang.
IDI Buntok selanjutnya melakukan penelitian terkait penyakit sirosis hati, apa saja faktor penyebab terjadinya penyakit sirosis hati serta pengobatan yang tepat bagi penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya penyakit sirosis hati?

Dilansir dari laman https://idibuntok.org, sirosis hati adalah kondisi serius yang ditandai dengan pembentukan jaringan parut pada hati akibat kerusakan yang berkepanjangan. Penyebab terjadinya sirosis hati sangat bervariasi, dan beberapa di antaranya meliputi:

1. Penyalahgunaan alkohol
Konsumsi alkohol secara teratur adalah penyebab utama sirosis hati. Sekitar 10 hingga 15% peminum berat berisiko mengalaminya.
2. Terinfeksi virus hepatitis
Faktor selanjutnya adalah infeksi virus hepatitis B dan C, yang dapat menyebabkan peradangan hati yang bertahan lama yang berpotensi mengarah pada sirosis. Hepatitis C, khususnya, seringkali berlanjut ke tahap kronis dan dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah.
3. Faktor gaya hidup
Kebiasaan tidak sehat seperti merokok, konsumsi makanan cepat saji, dan minuman manis juga dapat meningkatkan risiko sirosis dengan mempengaruhi kesehatan hati secara keseluruhan.
4. Faktor keturunan dan penyakit autoimun
Faktor terakhir adalah penyakit tersebut berasal dari keturunan. Sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel hati, menyebabkan peradangan dan kerusakan yang dapat menyebabkan sirosis, yang dikenal sebagai hepatitis autoimun.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati sirosis hati?
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Buntok menjelaskan bahwa pengobatan sirosis hati bertujuan untuk menghentikan progresi penyakit, mengatasi gejala, dan mencegah komplikasi. Berikut adalah beberapa obat yang direkomendasikan untuk mengobati sirosis hati meliputi:

1. Obat Furosemide
Salah satu diuretik yang paling umum diresepkan untuk pasien sirosis adalah furosemide, atau Lasix, karena membantu mengurangi jumlah cairan yang berlebihan dalam tubuh dan membantu mengatasi asites, gumpalan cairan di rongga perut yang sering terjadi pada pasien sirosis.
2. Obat Propranolol
Propranolol, sebuah beta-blocker, membantu pasien sirosis menghindari pendarahan varises dengan menurunkan tekanan darah portal, yang dapat meningkat karena sirosis dan dapat menyebabkan varises esofagus.
3. Terapi Lain
Penderita sirosis disarankan untuk menghentikan konsumsi alkohol dan menjalani diet rendah garam serta makanan bergizi seimbang
4. Transplantasi Hati
Transplantasi hati mungkin menjadi satu-satunya pilihan pengobatan yang tersedia untuk pasien dengan sirosis yang parah.

Sebelum memulai pengobatan, penting bagi pasien untuk berkonsultasi dengan dokter, karena beberapa obat dapat memperberat kerja organ hati dan memperburuk gejala sirosis. Pengelolaan gaya hidup, termasuk diet dan penghindaran alkohol, juga sangat penting dalam penanganan sirosis hati

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Radang Amandel, IDI Blambangan Umpu Memberi Informasi Pengobatan

Kenali Gejala Radang Amandel, IDI Blambangan Umpu Memberi Informasi Pengobatan

Health | Jum'at, 20 Desember 2024 | 14:57 WIB

Cegah Penyakit Diabetes Tipe 2 Sejak Dini, IDI Biak Numfor Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Penyakit Diabetes Tipe 2 Sejak Dini, IDI Biak Numfor Berikan Informasi Pengobatan

Health | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:25 WIB

Cegah Eklampsia Pada Kehamilan Sejak Dini, IDI Biak Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Eklampsia Pada Kehamilan Sejak Dini, IDI Biak Berikan Informasi Pengobatan

Health | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:06 WIB

Kenali Penyebab Impotensi, IDI Barito Utara Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Impotensi, IDI Barito Utara Berikan Informasi Pengobatan

Health | Rabu, 18 Desember 2024 | 14:21 WIB

Simak Tips dan Solusi Pengobatan Mimisan dari IDI Barito Timur

Simak Tips dan Solusi Pengobatan Mimisan dari IDI Barito Timur

Health | Rabu, 18 Desember 2024 | 14:12 WIB

Produk DNA Salmon Punya Dokter Richard Lee Ditarik BPOM, Bisa Berpotensi Berbahaya bagi Pengguna Indonesia Kalau...

Produk DNA Salmon Punya Dokter Richard Lee Ditarik BPOM, Bisa Berpotensi Berbahaya bagi Pengguna Indonesia Kalau...

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2024 | 17:14 WIB

Terkini

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

×