Wajib Tahu, Ini Tips Aman Puasa Bagi Penderita Diabetes

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 19 Maret 2025 | 16:06 WIB
Wajib Tahu, Ini Tips Aman Puasa Bagi Penderita Diabetes
Ilustrasi diabetes (pexels.com/PhotoMIX Company)

Suara.com - Puasa sering kali menjadi tantangan bagi penderita diabetes. Jika tidak dikelola dengan baik, risiko hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) atau hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi) bisa mengancam kesehatan.

Gejala umum yang dialami penderita diabetes meliputi 3P—polifagia (sering lapar), polidipsia (sering haus), dan poliuria (sering buang air kecil), serta penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Adrianus Tyasmono, SpPD, menegaskan bahwa penderita diabetes tetap bisa menjalankan puasa dengan syarat menjaga pola makan dan pengobatan. Hal itu ia ungkapkan dalam media gathering yang diadakan RSU Syubbanul Wathon baru-baru ini. 

"Puasa bisa membantu mengontrol kadar gula darah, tetapi penderita harus memperhatikan asupan makanan dan tetap mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter," ujarnya.

Ide Menu Sahur untuk Orang Diet (Unsplash)
Ide Menu Sahur untuk Orang Diet (Unsplash)

Menurut dr. Adrianus, salah satu cara menjaga kestabilan gula darah selama puasa adalah memilih makanan dengan indeks glikemik rendah

. "Nasi yang sudah didinginkan, serta buah-buahan berserat tinggi seperti pepaya, apel, pir, dan alpukat, dapat menjadi pilihan yang lebih aman," jelasnya. Selain itu, pola makan harus tetap terjaga, baik saat sahur maupun berbuka, dengan porsi yang seimbang.

Selain pola makan, penderita diabetes juga perlu waspada terhadap tanda-tanda hipoglikemia, seperti keringat dingin, lemas, dan pusing. Jika mengalami gejala tersebut, disarankan segera mendapatkan penanganan medis.

"Jangan paksakan diri untuk tetap berpuasa jika kadar gula darah terlalu rendah atau terlalu tinggi. Kesehatan tetap harus menjadi prioritas," tambah dr. Adrianus.

RSU Syubbanul Wathon berkomitmen memberikan layanan komprehensif bagi pasien diabetes dengan tenaga medis profesional dan fasilitas lengkap. Hospital Director RSU Syubbanul Wathon, dr. Muhammad Iqbal Gentur Bismono, M.Sc, MBA, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan edukasi kesehatan bagi masyarakat.

baca juga

"Kami ingin memastikan bahwa penderita diabetes di Kota dan Kabupaten Magelang bisa beribadah dengan tenang tanpa mengorbankan kesehatan mereka," katanya.

Diabtes di Indonesia

ilustrasi penderita diabetes menyuntikan insulin (Pixabay.com/peter-facebook)
ilustrasi penderita diabetes menyuntikan insulin (Pixabay.com/peter-facebook)

Sebagai informasi, data International Diabetes Federation (IDF) mencatat, pada 2021 terdapat 537 juta penderita diabetes, dengan proyeksi meningkat menjadi 643 juta pada 2030 dan 783 juta pada 2045. Indonesia menempati peringkat kelima dengan 19,5 juta penderita pada 2021, yang diperkirakan melonjak menjadi 28,6 juta pada 2045.

Kementerian Kesehatan menyoroti diabetes sebagai "ibu dari segala penyakit" karena dapat memicu berbagai komplikasi serius, mulai dari penyakit jantung, gagal ginjal, hingga kebutaan. "Diabetes bukan hanya soal kadar gula tinggi, tetapi juga efek berantai terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan," ujar seorang dokter spesialis endokrinologi.

Diabetes terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif. Insulin berfungsi mengatur kadar gula dalam darah agar tetap stabil. Pada diabetes tipe 1, sistem imun menyerang sel penghasil insulin di pankreas, sehingga tubuh kekurangan insulin. Sementara itu, diabetes tipe 2 lebih umum terjadi dan disebabkan oleh resistensi insulin, di mana tubuh masih memproduksi insulin tetapi tidak dapat menggunakannya dengan baik.

Resistensi insulin bisa berkembang menjadi pradiabetes, kondisi di mana kadar gula darah lebih tinggi dari normal tetapi belum mencapai ambang diabetes. Sayangnya, banyak penderita pradiabetes tidak menyadari kondisinya karena gejalanya sering tidak terasa. Jika tidak ditangani, pradiabetes dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2 yang meningkatkan risiko komplikasi.

Lonjakan kasus diabetes menunjukkan pentingnya pencegahan melalui pola hidup sehat. Edukasi sejak dini dan kebiasaan makan yang baik adalah kunci utama mengendalikan diabetes.  Dengan langkah pencegahan yang tepat, dampak penyakit ini bisa ditekan sebelum semakin meluas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Ada Bahaya yang Mengintai  Jika Terpaksa Mengemudi Mobil saat Berpuasa

Awas Ada Bahaya yang Mengintai Jika Terpaksa Mengemudi Mobil saat Berpuasa

Otomotif | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:59 WIB

Nasabah Program Mekaar Capai 15,4 Juta Orang, Dirut PNM: Kami Ingin Makin Peduli dan Menginspirasi

Nasabah Program Mekaar Capai 15,4 Juta Orang, Dirut PNM: Kami Ingin Makin Peduli dan Menginspirasi

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 13:01 WIB

Bingung Bayar Fidyah Puasa? Ini Cara Lengkap dengan Uang dan Beras

Bingung Bayar Fidyah Puasa? Ini Cara Lengkap dengan Uang dan Beras

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2025 | 11:47 WIB

Terkini

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:13 WIB

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:04 WIB

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 14:02 WIB

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 14:00 WIB

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:59 WIB

4 Cara Mengecek Status BPJS Kesehatan PBI Aktif atau Tidak, Tak Perlu ke Kantor!

4 Cara Mengecek Status BPJS Kesehatan PBI Aktif atau Tidak, Tak Perlu ke Kantor!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:53 WIB

Film Sal Saeng Bu Rilis 2027, Ini Daftar Pemain Utama yang Penuh Bintang!

Film Sal Saeng Bu Rilis 2027, Ini Daftar Pemain Utama yang Penuh Bintang!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:50 WIB

Lari Bikin Wajah Kendur, Mitos atau Fakta? Simak Penjelasan Dokter Tirta

Lari Bikin Wajah Kendur, Mitos atau Fakta? Simak Penjelasan Dokter Tirta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:50 WIB

MPV Listrik Tiga Baris Kia Carens EV Siap Dijual Resmi Pertengahan November

MPV Listrik Tiga Baris Kia Carens EV Siap Dijual Resmi Pertengahan November

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 13:47 WIB

Jelang Berlaku 2027, Skema Retribusi Ekspor Komoditas DSI Masuk Tahap Final

Jelang Berlaku 2027, Skema Retribusi Ekspor Komoditas DSI Masuk Tahap Final

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:45 WIB

×