Mindful Eating: Seni Menikmati Makanan Tanpa Rasa Bersalah

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 28 April 2025 | 15:46 WIB
Mindful Eating: Seni Menikmati Makanan Tanpa Rasa Bersalah
Ilustrasi Mindful Eating (Pexels)

Suara.com - Dalam dunia yang serba cepat seperti sekarang, makan sering kali menjadi aktivitas sekadar mengisi perut. Kita terbiasa makan sambil bekerja, menonton televisi, atau bahkan sambil bermain ponsel. Akibatnya, kita kerap tidak benar-benar menikmati makanan yang kita konsumsi, dan tanpa sadar makan secara berlebihan. Inilah mengapa konsep mindful eating semakin populer sebagai solusi untuk menikmati makanan dengan penuh kesadaran dan tanpa rasa bersalah.

Mindful eating atau makan dengan kesadaran penuh adalah praktik makan yang melibatkan perhatian terhadap rasa lapar, rasa kenyang, cita rasa makanan, serta emosi yang menyertai proses makan.

Psikolog dan praktisi kesehatan mental, Intan Erlita, M.Psi, menjelaskan bahwa mindful eating membantu seseorang mengenali sinyal tubuhnya sendiri.

“Saat kita makan dengan penuh kesadaran, kita lebih peka terhadap kapan tubuh benar-benar lapar, bukan hanya sekadar tergoda secara emosional atau visual,” ujarnya.

Berbeda dengan diet ketat yang fokus pada pembatasan, mindful eating mengajarkan kita untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan positif dengan makanan.

Mindful eating bukan berarti harus menahan diri secara ketat atau melewatkan makanan favorit, sebaliknya, ini adalah tentang bagaimana kita tetap bisa menikmati makanan dengan perlahan, sadar, dan penuh rasa syukur.

Misalnya, sebelum menyendok opor ayam, ambil jeda sejenak untuk mencium aromanya, menikmati tampilannya, lalu makan dengan perlahan dan fokus.

Kemudian tak kalah penting juga, hindari makan sambil berbincang atau sambil memainkan ponsel, karena hal ini bisa mengalihkan perhatian dari pengalaman makan itu sendiri.

Penting juga untuk mengenali perbedaan antara rasa lapar secara fisik dan keinginan makan secara emosional.

Manfaat Mindful Eating

Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, mindful eating juga berkontribusi besar terhadap kesehatan mental. Saat kita makan dengan penuh kesadaran, kita mengurangi kebiasaan makan emosional yang sering dipicu oleh stres, kecemasan, atau kesedihan. Dengan lebih peka terhadap apa yang tubuh butuhkan, kita bisa mengelola emosi dengan cara yang lebih sehat, tanpa harus mencari pelarian dalam makanan. Mindful eating membantu membangun rasa percaya diri dan penghargaan diri yang lebih kuat, karena kita merasa lebih mampu mengontrol pilihan hidup sehari-hari.

Menerapkan prinsip mindful eating membawa berbagai manfaat, antara lain:

  • Mencegah makan berlebihan: Dengan memperhatikan setiap gigitan, kita lebih cepat menyadari kapan tubuh merasa cukup.
  • Meningkatkan kenikmatan makan: Kita jadi lebih menghargai rasa dan kualitas makanan, bukan hanya kuantitasnya.
  • Mendukung kesehatan pencernaan: Makan perlahan membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.
  • Mengurangi stres terkait makanan: Mindful eating membantu kita lepas dari perasaan bersalah atau cemas setelah makan.

Awas, Tergoda Makan Karena Alasan Sosial

Sering kali kita tergoda makan lebih karena alasan sosial seperti takut menolak suguhan keluarga daripada karena lapar sungguhan. Dengan konsep mindful eating, kita tidak menolak makanan secara kasar, tetapi tahu batasnya. Cukup dengan mencicipi satu atau dua sendok kecil, sambil tetap menghargai tuan rumah atau anggota keluarga yang menyajikannya.

Agar terhindar dari godaan tersebut, penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Minum air putih secara cukup, dapat membantu mengatur nafsu makan dan mencegah konsumsi makanan berlebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicap Koplak, Ekonom Ferry Latuhihin Skakmat Kepala Bappenas soal MBG: Ini Sekolahnya di Mana?

Dicap Koplak, Ekonom Ferry Latuhihin Skakmat Kepala Bappenas soal MBG: Ini Sekolahnya di Mana?

News | Senin, 28 April 2025 | 14:38 WIB

Kronik Dehumanisasi dalam Kebijakan: Ketika Angka Membungkam Derita

Kronik Dehumanisasi dalam Kebijakan: Ketika Angka Membungkam Derita

Your Say | Minggu, 27 April 2025 | 18:41 WIB

Bubur Ayam Diaduk atau Tidak Diaduk, Mana yang Lebih Sehat menurut Pakar Gizi? Ini Jawabannya

Bubur Ayam Diaduk atau Tidak Diaduk, Mana yang Lebih Sehat menurut Pakar Gizi? Ini Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 27 April 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB