Testis Ditendang seperti Dokter PPDS, Bisa Sebabkan Infertilitas?

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 30 April 2025 | 09:57 WIB
Testis Ditendang seperti Dokter PPDS, Bisa Sebabkan Infertilitas?
ilustrasi rasa nyeri pada testis (freepik.com)

Suara.com - Kasus dugaan kekerasan fisik dokter konsulen Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang hingga membuat korban alami pendarahan testis alias buah zakar berdarah, berhasil memicu pertanyaan: bisakah kondisi tersebut memicu infertilitas alias kemandulan?

Korban adalah dokter residen alias mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri), yang dalam video CCTV memperlihatkan ia ditendang di bagian organ vital.

Menanggapi ini, Spesialis Urologi Eka Hospital Depok, dr. Eggi Respati, Sp.U membenarkan jika benturan testis atau trauma testis bisa menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Ini karena testis merupakan organ yang memproduksi sperma.

Sedangkan trauma testis akibat benturan bisa menyebabkan testis alami puntiran alias melintir. Kondisi puntiran testis atau torsio testis inilah yang bisa menyebabkan testis mati.

"Kadang-kadang ada trauma yang membuat testis itu ketika dia terdapat benturan, dia melintir. Nah ketika testis melintir yang kita sebut namanya torsio testis. Torsio testis itu testis melintir itu terjadi pada benturan pada testis itu bisa membuat testis mati," ujar dr. Eggi di Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025).

Spesialis Urologi Eka Hospital Depok, dr. Eggi Respati, Sp.U di Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Spesialis Urologi Eka Hospital Depok, dr. Eggi Respati, Sp.U di Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

dr. Eggi mengatakan salah satu gejala torsio testis yang perlu diwaspadai yakni rasa sakit atau nyeri setelah organ vital mengalami benturan. Rasa sakit ini bisa jadi terus menerus, maka kata dia, harus langsung mendapat penanganan untuk mencegah 'kematian' testis.

Jika sudah mengalami nyeri hebat yang terus menerus ini, korban atau orang di sekitar harus memperingatkan kondisi tersebut harus mendapat penanganan gawat darurat kurang dari 8 jam. Ini karena jika melebihi waktu itu kondisi testis sebagai tempat produksi sperma akan 'mati'.

"Nah testis mati itu dia punya ada yang namanya golden hour, dia punya ada jam yang harus dikerjakan segera kalau enggak testisnya mati akan permanen," jelas dr. Eggi.

"Biasanya di bawah 8 jam, biasanya testisnya masih bisa diselamatin kalau terjadi ada puntiran atau ada torsio testis," lanjutnya.

baca juga

Kondisi torsio testis menurut dr. Eggi, termasuk dalam kondisi terberat dari trauma testis atau benturan pada testis. Ini karena saat terjadi puntiran aliran darah yang dipasok untuk testis terpelintir dan bisa terputus.

Akhirnya karena testis tidak mendapat aliran darah, kondisi inilah yang menyebabkan testis mati. Lalu kalau testis mati, maka organ yang memproduksi sperma untuk membuahi sel telur tidak berfungsi hingga menyebabkan infertilitas.

"Kalau misalnya memang tidak ditangani segera, si torsionya itu ya bisa menyebabkan infertil. Jadi kalau misalkan masih bisa ditanganin segera, dikembalikan testis ke bentuk awalnya bisa normal," pungkas dr. Eggi.

Spesialis Urologi Eka Hospital Depok, dr. Eggi Respati, Sp.U di Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Spesialis Urologi Eka Hospital Depok, dr. Eggi Respati, Sp.U di Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Selain pasien harus segera mendapat penanganan medis, penting juga untuk melakukan berbagai tindakan pertolongan pertama di antaranya sebagai berikut:

1. Pastikan posisi pasien nyaman

Bantu pasien berbaring dengan posisi nyaman, biasanya telentang dengan sedikit penyangga di bawah pinggul.

2. Lakukan kompres dingin

Tindakan ini hanya sebuah pilihan, tapi harus juga dilakukan dengan hati-hati. Tujuan kompres dingin ringan ini untuk mengurangi nyeri. Tapi yang perlu diingat yakni ini bukan pengobatan dan tidak boleh menggantikan penanganan medis.

3. Jangan coba memutar testis

Dalam beberapa situasi medis, dokter mungkin melakukan manual detorsion atau pemutaran manual testis, tetapi ini harus dilakukan oleh tenaga medis terlatih. Mencoba melakukannya sendiri bisa memperparah kondisi.

Terakhir, sebagai catatan torsio testis harus dikonfirmasi dan ditangani dengan operasi atau bedah eksplorasi secepat mungkin. Penundaan bisa menyebabkan testis mati atau nekrosis dan harus diangkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geram Ulah Dokter Priguna Rudakpaksa Keluarga Pasien, Arzeti PKB Minta Pihak RS Juga Tanggung Jawab

Geram Ulah Dokter Priguna Rudakpaksa Keluarga Pasien, Arzeti PKB Minta Pihak RS Juga Tanggung Jawab

News | Jum'at, 11 April 2025 | 18:54 WIB

Apa Itu Somnophilia? Kelainan Seksual Diduga Diidap Dokter PPDS yang Perkosa Keluarga Pasien

Apa Itu Somnophilia? Kelainan Seksual Diduga Diidap Dokter PPDS yang Perkosa Keluarga Pasien

Lifestyle | Jum'at, 11 April 2025 | 13:14 WIB

Jangan Salahkan Diri! Ini 8 Cara Mengatasi Trauma akibat Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Diri! Ini 8 Cara Mengatasi Trauma akibat Kekerasan Seksual

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 14:21 WIB

Terkini

Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah

Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 15:29 WIB

PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029

PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 15:27 WIB

Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali

Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 15:26 WIB

World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane

World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 15:21 WIB

Stop Burnout! Soyeon i-dle Pilih Resign di Lagu Terbaru, I'm gonna TOESA

Stop Burnout! Soyeon i-dle Pilih Resign di Lagu Terbaru, I'm gonna TOESA

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:20 WIB

Satgas Udara Gempur Karhutla Inhil dan Inhil dengan 3 Heli Water Bombing

Satgas Udara Gempur Karhutla Inhil dan Inhil dengan 3 Heli Water Bombing

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 15:19 WIB

5 Penyebab Sunscreen Pilling Menggumpal dan Cara Menyiasatinya

5 Penyebab Sunscreen Pilling Menggumpal dan Cara Menyiasatinya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:15 WIB

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 15:11 WIB

Prediksi Skor Eks Menkeu Purbaya Laga Persijap Jepara vs Persib Bandung

Prediksi Skor Eks Menkeu Purbaya Laga Persijap Jepara vs Persib Bandung

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:10 WIB

34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM

34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 15:07 WIB

×