Jamu Naik Kelas: Inovasi Minuman Tradisional yang Kini Disukai Gen Z

Vania Rossa

Selasa, 20 Mei 2025 | 21:50 WIB
Jamu Naik Kelas: Inovasi Minuman Tradisional yang Kini Disukai Gen Z
Ilustrasi inovasi jamu. (dok. Kosme Health)

Jony melanjutkan bahwa jamu bukan sekadar minuman kesehatan, tetapi serangkaian proses penuh doa dan nilai-nilai luhur untuk manfaat Kesehatan.

Hal ini sesuai dengan arti kata “jamu” yang berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu "jampi" (doa) dan "usodo" (kesehatan).

"Semoga apa yang dilakukan hari ini membuat kita semua dapat menyelami makna lebih dalam dari jamu untuk bersama-sama kita men-Jamu dunia,” kata Jony.

Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, dari ratusan jenis tanaman herbal hingga tradisi minum jamu yang sudah berlangsung turun-temurun.

Kosme Health mengambil nilai budaya ini dan mengemasnya ulang menjadi produk yang relevan dengan zaman, tanpa kehilangan jati diri.

Lewat produk jamu kekinian, Kosme mengajak masyarakat untuk kembali ke akar tradisi, dengan cara yang menyenangkan dan cocok untuk semua kalangan.

Upaya ini mendapat apresiasi dari Kepala Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional BRIN, dr Sofa Fajriah, karena tidak hanya mendorong industri jamu menjadi lebih modern dan inklusif, tapi juga memberikan solusi nyata bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan kualitas produksinya.

"Ini tentu hasil riset yang sangat baik dan menjadi langkah penting untuk membuat masyarakat Indonesia kembali mencintai jamu dan memanfaatkan kekayaan alam negeri sendiri,” ujar dr. Sofa.

Berlokasi di Jalan Ciujung, Kawasan EJIP Pintu II, Cikarang Selatan, Bekasi, Kosme telah memproduksi berbagai macam produk herbal seperti obat tradisional, suplemen herbal, essential oil, hingga produk kosmetik berbahan dasar tumbuhan.

baca juga

Sejak menjadi bagian dari J99 Corp. di tahun 2021, Kosme Health terus memperkuat komitmen kualitasnya dengan sertifikasi CPOTB dan sertifikasi halal, serta mengembangkan laboratorium modern untuk mendukung riset dan inovasi.

Kosme juga membuka layanan maklon (OEM/ODM) untuk berbagai produk herbal dan ekstrak — membantu para pengusaha dan brand lokal untuk memproduksi dengan standar tinggi dan efisien.

“Jamu dan herbal Indonesia bukan hanya tentang obat tradisional, tetapi juga sebuah kebanggaan dan warisan budaya yang kaya dan berpotensi mendunia. Dengan bentuk yang lebih fun dan kualitas bahan alami yang tetap terjaga, Kosme Health percaya, jamu bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia secara luas,” tutup Gilang Juragan 99.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aroma Pahit Industri Jamu, Laba Produsen "Tolak Angin' Ambles 40 Persen di Kuartal I 2025

Aroma Pahit Industri Jamu, Laba Produsen "Tolak Angin' Ambles 40 Persen di Kuartal I 2025

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:27 WIB

Melestarikan Budaya: Transformasi Jamu dari Gendongan ke Kafe Instagramable

Melestarikan Budaya: Transformasi Jamu dari Gendongan ke Kafe Instagramable

Your Say | Rabu, 07 Mei 2025 | 10:42 WIB

Waspada! MUI Ingatkan Pemudik Soal Jamu Gratis Beralkohol Tinggi di Jalur Mudik

Waspada! MUI Ingatkan Pemudik Soal Jamu Gratis Beralkohol Tinggi di Jalur Mudik

News | Minggu, 30 Maret 2025 | 11:02 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×