5 Benda Asing Paling Sering Tertelan Anak hingga Ancam Nyawa, Orangtua Harus Waspada!

Yasinta Rahmawati | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 12:48 WIB
5 Benda Asing Paling Sering Tertelan Anak hingga Ancam Nyawa, Orangtua Harus Waspada!
Ilustrasi ibu dan anak. [Envato]

Suara.com - Tertelannya benda asing pada anak merupakan kasus darurat medis yang kerap dijumpai, terutama pada anak balita dan usia sekolah dasar. Inilah sebabnya orangtua perlu mengetahui 5 benda asing yang paling sering tertelan anak berdasarkan temuan dokter.

Fakta ini diungkap Dokter Spesialis Anak Subspesialis Gastrohepatologi RS Pondok Indah-Puri Indah, dr. Himawan Aulia Rahman, Sp.A.G.H yang kerap menangani berbagai kasus pembedahan pada anak yang menelan benda asing. Menariknya, uang koin Rp.1000 jadi yang paling sering ditemukan tertelan pada anak.

“Yang paling sering itu koin seribu yang terbaru. Ini kemungkinan terjadi karena pecahan receh ini lebih kecil, lebih licin, lebih tipis sehingga mudah terselip dan tertelan oleh anak-anak,” ujar dr. Himawan di Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2025).

Mirisnya, koin seribu hanya 1 dari 5 benda yang paling sering tertelan anak balita hingga remaja. Berikut ini 5 benda yang perlu diwaspadai orangtua karena bisa tertelan dan membahayakan nyawa buah hati menurut dr. Himawan:

1. Koin Pecahan Rp1.000

Koin menjadi benda asing paling banyak tertelan, terutama oleh anak prasekolah hingga sekolah dasar. Menurut dr. Himawan, desain koin terkini lebih mudah lolos ke saluran cerna. Koin memiliki risiko yang relatif rendah dibanding benda tajam, namun tetap bisa menyebabkan obstruksi alias penyumbatan ringan jika tertahan di saluran atas.

“Dia main-main di sekitar mulut (wajah), lalu blup masuk. Jadi kalau sekarang koin seribu yang paling dominan. Jadi biasanya sih anak-anak yang sudah prasekolah, anak sekolah,” ungkap dr. Himawan.

Ilustrasi uang koin. (Pixabay/klimkin)
Ilustrasi uang koin. (Pixabay/klimkin)

2. Baterai Kancing atau Button Battery

Baterai kancing adalah yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan luka bakar, perforasi (lubang), bahkan kematian dalam hitungan jam. Saat bersentuhan dengan jaringan mukosa, baterai menghasilkan aliran listrik yang memicu reaksi alkali, mengikis dinding esofagus atau kerongkongan dalam 2 jam saja.

Ditambah, komplikasi fatal seperti aortoesophageal fistula sudah tercatat di sejumlah studi. Panduan NASPGHAN menyebutkan bahwa baterai kancing yang tertahan di esofagus harus segera diangkat dalam 2 jam untuk mencegah kerusakan lanjutan.

Mirisnya, kata dr. Himawan baterai kancing tertelan sangat berisiko pada bayi dan balita. Menurutnya, benda ini bisa tertelan anak karena banyak mainan kecil yang berisi baterai ini. Lalu pada satu kondisi, baterai keluar dan bayi dibuat penasaran lalu memasukkannya ke mulut.

Bahkan lantaran sangat berbahaya, berbagai belahan dunia memperingati Hari Baterai Kancing Sedunia pada 12 Juni setiap tahunnya. Ia juga menjelaskan jika di rumah anak menelan baterai kancing, maka pertolongan pertama yang bisa dilakukan yaitu langsung berikan anak madu.

“Itu untuk melapisi, supaya saluran pencernaan dilapisi madu supaya lukanya tidak terlalu berat, karena baterai ini kalau masuk bisa terbakar bisa melubangi, bolong. Cara mencegahnya kalau bisa cari mainan jangan ada baterai kancing yang pakai baut, kalau bisa jauh dari jangakauan bayi,” papar dr. Himawan.

3. Magnet

Benda magnetik juga tidak kalah berbahaya saat tertelan anak, terlebih jika berjumlah dua atau lebih. Daya tarik magnet bisa memicu perforasi yaitu lubang atau robekan organ, ketika masing-masing menjepit bagian saluran cerna berbeda, seperti usus dan lambung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenguk Anak Aaliyah Massaid Usai Nikah, Cara Alyssa Daguise Gendong Baby Arash Tuai Sorotan

Jenguk Anak Aaliyah Massaid Usai Nikah, Cara Alyssa Daguise Gendong Baby Arash Tuai Sorotan

Entertainment | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:18 WIB

Tora Sudiro Mau Cucunya yang Baru Lahir Jadi Metalhead, Sudah Siap Wariskan Koleksi Kaos Band Cadas

Tora Sudiro Mau Cucunya yang Baru Lahir Jadi Metalhead, Sudah Siap Wariskan Koleksi Kaos Band Cadas

Entertainment | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:32 WIB

Dibongkar Al Ghazali, Parenting Ahmad Dhani ke El Rumi Paling Beda: Sampai Dipecutin

Dibongkar Al Ghazali, Parenting Ahmad Dhani ke El Rumi Paling Beda: Sampai Dipecutin

Entertainment | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB