Dukungan untuk Anak Pejuang Kanker, Apa Saja yang Bisa Dilakukan?

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:21 WIB
Dukungan untuk Anak Pejuang Kanker, Apa Saja yang Bisa Dilakukan?
Dukungan Jangka Panjang untuk Anak Pejuang Kanker. (dok. IKA PL)
  • Anak pejuang kanker membutuhkan dukungan menyeluruh, dari medis hingga psikologis.
  • Program sosial menghadirkan aktivitas kreatif untuk memberi keceriaan dan harapan.
  • Solidaritas masyarakat penting untuk memberi energi positif dalam perjuangan mereka.

Suara.com - Anak-anak pejuang kanker membutuhkan lebih dari sekadar pengobatan medis. Dukungan moral, psikologis, hingga kesempatan untuk tetap merasakan keceriaan layaknya anak-anak seusianya menjadi bagian penting dalam menjaga semangat hidup mereka.

Di tengah perjuangan menghadapi penyakit berat, kehadiran lingkungan yang suportif mampu memberi kekuatan baru bagi pasien anak dan keluarga.

Menjawab kebutuhan itu, Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur (IKA PL) menghadirkan program sosial bertajuk BrotherCare. Acara ini digelar di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian menuju Lustrum XII SMA Pangudi Luhur pada 15 November 2025.

Program ini diinisiasi komunitas BroDocs (dokter alumni) bersama PL E-Sports, yang berkolaborasi untuk menghadirkan keceriaan sekaligus dukungan jangka panjang bagi anak-anak pejuang kanker dan pasien dialisis.

Fokus kegiatan ini berangkat dari tren meningkatnya kasus kanker anak di Indonesia, terutama Leukemia dan Retinoblastoma.

Direktur Perencanaan dan Keuangan RSAB Harapan Kita, Nola Juasnita Bermawi, menegaskan bahwa dukungan bagi anak-anak penderita kanker harus bersifat holistik: mencakup aspek medis, finansial, pendidikan, dan psikologis.

IKA PL Gelar BrotherCare di RSAB Harapan Kita. (dok. IKA PL)
IKA PL Gelar BrotherCare di RSAB Harapan Kita. (dok. IKA PL)

Melalui BrotherCare, berbagai aktivitas interaktif dihadirkan, mulai dari dongeng inspiratif, kegiatan seni, permainan online, pesta kostum, hingga kunjungan ke KidZania agar anak-anak dapat merasakan profesi impian mereka. Sebanyak 50 anak bersama 50 pendamping ikut serta menikmati pengalaman penuh harapan ini.

Wakil Ketua Komunitas BroDocs, dr. Putu Pande, menekankan bahwa dukungan terhadap anak pejuang kanker tidak boleh berhenti di satu momentum.

“Program ini bisa jadi awal dari kegiatan berkelanjutan, karena terapi penyakit kanker dan dialisis membutuhkan pendampingan jangka panjang,” ujarnya.

Ketua Umum IKA PL, Ichsan Perwira Kurniagung, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata solidaritas alumni.

“Anak-anak pejuang kanker memberi kita pelajaran tentang keberanian. Kehadiran kita di sini adalah bentuk cinta dan dukungan untuk mereka,” katanya.

Dengan semangat brotherhood, para alumni menunjukkan bahwa kepedulian dan kebersamaan dapat menjadi energi positif untuk memberi harapan baru bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Donasi Rambut Seperti Erina Gudono, Istri Kaesang Rela Ubah Hairstyle demi Pejuang Kanker

Cara Donasi Rambut Seperti Erina Gudono, Istri Kaesang Rela Ubah Hairstyle demi Pejuang Kanker

Lifestyle | Senin, 10 Februari 2025 | 19:20 WIB

Menunggu 2 Tahun hingga Rambutnya Panjang, Erina Gudono Donasikan Rambut untuk Pejuang Kanker

Menunggu 2 Tahun hingga Rambutnya Panjang, Erina Gudono Donasikan Rambut untuk Pejuang Kanker

Lifestyle | Senin, 10 Februari 2025 | 16:21 WIB

Foto Bugil Kim Hawt Dukung Pejuang Kanker Tuai Kritik Pedas, Konsepnya Dinilai Melenceng

Foto Bugil Kim Hawt Dukung Pejuang Kanker Tuai Kritik Pedas, Konsepnya Dinilai Melenceng

Lifestyle | Kamis, 16 Februari 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB