Belajar dari Kasus Ameena, Apakah Permen Bisa Membuat Anak Sering Tantrum?

Yasinta Rahmawati

Senin, 06 Oktober 2025 | 16:45 WIB
Belajar dari Kasus Ameena, Apakah Permen Bisa Membuat Anak Sering Tantrum?
Apakah Permen Bisa Membuat Anak Sering Tantrum (instagram/aurelie.hermansyah)

Suara.com - Anak pertama dari pasangan Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar yaitu Ameena, dikabarkan sempat kecanduan permen. Gara-gara itu, Ameena jadi sulit makan bahkan sampai tantrum.

Dalam sebuah podcast, Atta dan Aurel menyebut bahwa mereka langsung turun tangan mencoba mendidik dan membatasi konsumsi permen demi kesehatan.

Di sisi lain, sebagai menantu Atta juga menegur sang mertua, Krisdayanti. Sebab kebetulan Krisdayanti lah yang kerap memberi permen kepada Ameena. 

"Aku bilang, 'Gem, aku mohon maaf lahir batin ya Gem. Tolong jangan kasih permen lagi ke anak, karena jadi kayak gini jadinya'," ungkapnya.

Tapi apakah benar permen bisa jadi pemicu anak tantrum? Mari kita bahas berdasarkan info yang ada dan pendapat para ahli.

Ilustrasi anak makan permen (Pexels/MarsBars)
Ilustrasi anak makan permen (Pexels/MarsBars)

Apakah Permen Memang Bisa Memicu Tantrum?

Berdasarkan info dari kasus ini dan literatur tentang psikologi dan kesehatan anak, ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Gula & Fluktuasi Gula Darah

Konsumsi permen banyak mengandung gula sederhana yang cepat diserap tubuh. Setelah gula cepat naik (memberikan energi instan), tubuh bisa cepat merasa “overload” dan kemudian turun drastis. Ini bisa menyebabkan perubahan mood, kecemasan, atau bahkan tantrum pada beberapa anak.

baca juga

2. Ketergantungan Psikologis & Ekspektasi

Anak yang terbiasa mendapatkan permen sebagai hadiah atau kenyamanan bisa menuntutnya terus-menerus. Bila tidak dipenuhi, mereka mungkin frustrasi dan menunjukkan perilaku seperti menangis atau tantrum sebagai cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

3. Kebiasaan & Pola Pengasuhan

Bila orang tua atau pengasuh memberi izin terlalu sering, tanpa batasan, anak jadi terbiasa minta permen kapan saja. Tanpa disiplin & batasan yang konsisten, permintaan itu bisa jadi tuntutan yang sulit dikontrol.

4. Kurangnya Nutrisi & Kenyang

Bila permen menggantikan makanan sehat atau snack bergizi, anak bisa lapar atau tidak kenyang secara nutrisi, badan bisa merespons melalui perilaku reaktif, termasuk tantrum.

5. Pengaruh Kafein / Pewarna / Bahan Tambahan

Beberapa permen juga mengandung pewarna, bahan tambahan, atau zat perangsang ringan yang bisa memicu hiperaktifitas pada anak, yang pada akhirnya bisa memperbesar kemungkinan tantrum.

Tips Mengurangi Dampak Permen agar Anak Tidak Sering Tantrum

  • Tetapkan batasan yang jelas: misalnya permen hanya sesekali, setelah makan, atau dalam kondisi khusus.
  • Jangan gunakan permen sebagai "pelipur Lara" agar anak tidak over-minta. Alihkan perhatian dengan aktivitas menyenangkan lain.
  • Perkenalkan makanan sehat dan snack bergizi yang lebih menarik agar anak tidak terlalu fokus ke hal manis.
  • Jelaskan dengan bahasa yang sesuai usia, kenapa terlalu banyak permen tidak baik, efeknya bagi kesehatan gigi, tubuh, dll.
  • Konsisten dalam aturan: jika Anda bilang "tidak hari ini", jangan berubah-ubah supaya anak belajar bahwa batasan itu penting.
  • Hindari membawa permen ke tempat tujuan jika memang niatnya dibatasi, kurang godaan bisa membantu.

Permen sendiri bukan penyebab langsung dari tantrum, tapi bisa menjadi pemicu dalam kondisi tertentu, terutama bila dikonsumsi secara berlebihan, tanpa batasan, atau sebagai pengganti makanan.

Kasus Ameena memperlihatkan bahwa terlalu sering memberi permen dapat memicu perilaku emosional pada anak, sampai orang tua harus melakukan intervensi. Dengan pengasuhan yang konsisten, batasan yang jelas, serta pilihan makanan sehat, permen bisa tetap dinikmati sesekali tanpa menjadi sumber konflik.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maxime Bouttier Ingin Anak Perempuan, Luna Maya Pilih Siap Mental Dulu

Maxime Bouttier Ingin Anak Perempuan, Luna Maya Pilih Siap Mental Dulu

Your Say | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Ameena Kecanduan Permen Sampai Sering Tantrum, Atta Halilintar Turun Tangan Tegur Mertua!

Ameena Kecanduan Permen Sampai Sering Tantrum, Atta Halilintar Turun Tangan Tegur Mertua!

Entertainment | Minggu, 05 Oktober 2025 | 17:17 WIB

Berapa Anak Cak Imin? Angkat Santri Korban Reruntuhan Al Khoziny Jadi Anak

Berapa Anak Cak Imin? Angkat Santri Korban Reruntuhan Al Khoziny Jadi Anak

News | Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:13 WIB

Terkini

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Bogor | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:48 WIB

Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya

Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya

Surakarta | Minggu, 13 September 2026 | 11:47 WIB

5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini

5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:45 WIB

5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro

5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro

Jakarta | Minggu, 13 September 2026 | 11:44 WIB

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

×