Stroke Mengintai, Kenali FAST yang Bisa Selamatkan Nyawa dalam 4,5 Jam!

Dinda Rachmawati

Sabtu, 01 November 2025 | 06:41 WIB
Stroke Mengintai, Kenali FAST yang Bisa Selamatkan Nyawa dalam 4,5 Jam!
Ilustrasi Stroke
baca 10 detik
  • Penanganan stroke dalam 4,5 jam pertama dapat menyelamatkan nyawa dan cegah kecacatan. Kenali gejala FAST dan segera cari bantuan medis.
  • Setiap menit berharga saat stroke terjadi. Cepat tangani agar peluang pulih lebih besar.
  • Kenali gejala stroke sejak awal dan segera ke rumah sakit siaga stroke. Waktu adalah nyawa.

Suara.com - Stroke masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, terdapat 8,3 penderita stroke per 1.000 penduduk, meningkat dari 7 per 1.000 pada tahun 2013. 

Angka ini menegaskan bahwa stroke kini menjadi penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia, bahkan tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Meski begitu, stroke bukanlah akhir dari segalanya. Risiko kematian dan kecacatan akibat stroke dapat ditekan jika gejalanya dikenali sejak awal dan pasien segera mendapat pertolongan medis dalam waktu kurang dari 4,5 jam setelah gejala pertama muncul. 

Periode ini dikenal sebagai Golden Periode, waktu emas yang menentukan peluang pemulihan seseorang. Untuk membantu masyarakat mengenali gejala stroke, World Stroke Organization (WSO) memperkenalkan panduan sederhana yang mudah diingat, yakni FAST:

Face (Wajah) – wajah tampak menurun sebelah atau sulit tersenyum.

Arm (Tangan) – salah satu tangan terasa lemah atau sulit diangkat.

Speech (Bicara) – bicara terdengar pelo atau sulit memahami ucapan.

Time (Waktu) – segera cari pertolongan medis di rumah sakit siaga stroke.

“Mengenali gejala stroke penting, tidak hanya bagi pasien berisiko tinggi, tetapi juga untuk seluruh anggota keluarga, karena stroke bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” ujar dr. Richard Santoso, Head of Medical PT Anugerah Pharmindo Lestari, a Zuellig Pharma Company.

baca juga

“Setelah mampu mengenali gejala, sangat krusial agar penderita segera dibawa ke rumah sakit siaga stroke kurang dari 4,5 jam agar peluang pemulihan lebih besar,” tambahnya.

Tema World Stroke Day 2025, “Every Minute Counts”, menjadi pengingat bahwa waktu adalah segalanya. 

Berdasarkan panduan European Stroke Organization tahun 2021, terapi yang diberikan pada pasien Acute Ischemic Stroke (AIS) dalam waktu kurang dari 4,5 jam sejak gejala pertama muncul dapat secara signifikan mengurangi risiko kecacatan. Itulah mengapa setiap menit keterlambatan bisa berarti hilangnya jutaan sel otak secara permanen.

Masyarakat juga diimbau untuk memastikan rumah sakit tujuan memiliki layanan Siaga Stroke atau Stroke Ready Hospital, dengan tim medis dan sistem Code Stroke yang siap memberikan tindakan cepat dan tepat. 

Stroke dapat menimpa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Dengan mengenali tanda-tandanya, memahami pentingnya Golden Period 4,5 jam, dan mengetahui rumah sakit siaga stroke terdekat, setiap orang dapat berperan dalam menyelamatkan nyawa. 

Jangan abaikan gejala yang muncul. Segera bawa pasien ke unit gawat darurat terdekat, karena dalam menghadapi stroke, setiap menit benar-benar berarti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaatkan Musik dan Lagu, Enervon Gold Bantu Penyintas Stroke Temukan Cara Baru Berkomunikasi

Manfaatkan Musik dan Lagu, Enervon Gold Bantu Penyintas Stroke Temukan Cara Baru Berkomunikasi

Health | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 20:03 WIB

Siloam Hospital Peringati Hari Jantung Sedunia, Soroti Risiko AF dan Stroke di Indonesia

Siloam Hospital Peringati Hari Jantung Sedunia, Soroti Risiko AF dan Stroke di Indonesia

Health | Selasa, 30 September 2025 | 20:26 WIB

Kematian Akibat TBC Lampaui Covid-19, Menko PMK: Skrining dan Kampanye Harus Masif!

Kematian Akibat TBC Lampaui Covid-19, Menko PMK: Skrining dan Kampanye Harus Masif!

News | Selasa, 30 September 2025 | 15:50 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×