Mengenal UKA, Solusi Canggih Atasi Nyeri Lutut dengan Luka Minimal

Yasinta Rahmawati

Rabu, 05 November 2025 | 15:35 WIB
Mengenal UKA, Solusi Canggih Atasi Nyeri Lutut dengan Luka Minimal
Ilustrasi pengapuran sendi. (Pexels)
baca 10 detik
  • Operasi penggantian sendi lutut total sering kali membuat takut pasien.
  • Unicompartmental Knee Arthroplasty (UKA) hadir sebagai solusi dengan minimal invasif.
  • Ahli Ortopedi di Yogyakarta, Dr. Robby Triangga menerapkan teknik canggih tersebut.

Suara.com - Bagi penderita nyeri lutut kronis akibat pengapuran sendi (osteoartritis), bayangan operasi penggantian sendi lutut total atau Total Knee Replacement (TKR) seringkali menjadi momok yang menakutkan.

Prosedur yang melibatkan penggantian seluruh permukaan sendi dengan implan ini identik dengan luka operasi besar dan proses pemulihan yang panjang.

Namun, di tengah kemajuan teknologi medis, kini telah hadir sebuah solusi yang jauh lebih elegan dan minimal invasif.

Solusi itu bernama Unicompartmental Knee Arthroplasty atau UKA, sebuah teknik bedah presisi tinggi yang kini mulai menjadi salah satu pilihan bagi pasien yang memenuhi kriteria.

Berbeda dengan TKR, prosedur UKA hanya mengganti satu bagian (kompartemen) dari sendi lutut yang mengalami kerusakan, sementara bagian lain yang masih sehat dibiarkan utuh.

Di Yogyakarta, salah satu ahli yang mendalami dan menerapkan teknik canggih ini adalah Dr. dr. Aditya Fuad Robby Triangga, Sp.OT, Subsp.P.L(K).

Operasi Presisi untuk Hasil Maksimal

Lutut manusia secara anatomis terbagi menjadi tiga kompartemen utama. Pada banyak kasus osteoartritis, kerusakan seringkali hanya terkonsentrasi di salah satu kompartemen saja, biasanya di sisi dalam (medial).

Dr. Robby menjelaskan bahwa pada kondisi inilah UKA menjadi jawaban yang paling ideal, karena memungkinkan intervensi yang sangat terfokus pada sumber masalah.

baca juga
Prosedur UKA. (Dok. Istimewa)
Prosedur UKA. (Dok. Istimewa)

“Prinsip dari UKA adalah ‘mempertahankan yang baik, mengganti yang rusak’. Mengapa kita harus mengganti seluruh sendi jika kerusakannya hanya di satu area kecil? Ini adalah filosofi bedah modern yang lebih menghargai jaringan alami tubuh pasien,” terang Dr. Robby Triangga.

"Dengan hanya mengganti bagian yang aus, gerakan lutut terasa lebih natural pasca-operasi karena sebagian besar ligamen dan tulang rawan asli masih berfungsi," lanjutnya.

Keunggulan utama dari prosedur UKA terletak pada pendekatannya yang minimal invasif. Operasi ini dilakukan melalui sayatan yang jauh lebih kecil dibandingkan TKR, sehingga kerusakan pada otot dan jaringan di sekitarnya dapat diminimalkan.

Hasilnya, pasien mengalami nyeri pasca-operasi yang lebih ringan, kehilangan darah yang lebih sedikit, dan yang terpenting, proses pemulihan dan rehabilitasi berjalan jauh lebih cepat. Pasien bahkan bisa kembali berjalan dalam waktu yang lebih singkat.

Meskipun tidak semua penderita nyeri lutut adalah kandidat untuk UKA, kehadiran teknologi ini memberikan sebuah pilihan penting bagi mereka yang divonis harus menjalani operasi.

Ini adalah bukti bahwa dunia ortopedi terus berevolusi, menawarkan solusi yang tidak hanya efektif menghilangkan nyeri, tetapi juga mengutamakan kenyamanan dan kualitas hidup pasien dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapi Stem Cells Kini Bisa Jadi Solusi Inovatif untuk Cedera dan Penyakit Ortopedi Tanpa Operasi Besar

Terapi Stem Cells Kini Bisa Jadi Solusi Inovatif untuk Cedera dan Penyakit Ortopedi Tanpa Operasi Besar

Health | Rabu, 25 Desember 2024 | 13:34 WIB

Inovasi Terkini Ganti Sendi Lutut dengan Teknologi Robotik Bantu Minimalkan Rasa Nyeri pada Pasien

Inovasi Terkini Ganti Sendi Lutut dengan Teknologi Robotik Bantu Minimalkan Rasa Nyeri pada Pasien

Health | Rabu, 11 Desember 2024 | 16:00 WIB

4 Cara Mengobati Nyeri Lutut Pada Lansia: Lakukan Sebelum Harus Operasi

4 Cara Mengobati Nyeri Lutut Pada Lansia: Lakukan Sebelum Harus Operasi

Health | Senin, 19 Juni 2023 | 12:30 WIB

Terkini

LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata

LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus

Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi

Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:51 WIB

BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia

BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api

Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:48 WIB

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'

Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:46 WIB

JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis

JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra

Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:45 WIB

×