BPOM: Apotek Jangan Asal Berikan Antibiotik ke Pembeli, Bahaya Level Global

M Nurhadi

Kamis, 20 November 2025 | 15:18 WIB
BPOM: Apotek Jangan Asal Berikan Antibiotik ke Pembeli, Bahaya Level Global
Ilustrasi Obat / Antibiotik (Unsplash)
baca 10 detik
  • BPOM Batam mengeluarkan peringatan tegas kepada apotek agar tidak menjual antibiotik keras tanpa resep dokter.
  • Pengawasan intensif dilakukan di fasilitas kesehatan karena tingginya persentase penjualan antibiotik tanpa resep terdeteksi di lapangan.
  • BPOM akan menindak tegas oknum penjual ilegal serta memberikan pembinaan bagi apotek yang melanggar aturan.

Suara.com - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh apotek agar tidak lagi menjual obat antibiotik tanpa disertai resep resmi dari dokter.

Langkah ini merupakan upaya krusial untuk mencegah penyalahgunaan obat dan mengurangi risiko serius resistensi anti-mikroba yang kini menjadi ancaman kesehatan global.

Kepala BPOM Batam, Ully Mandasari, mengungkapkan bahwa hasil pengawasan di lapangan menunjukkan persentase penjualan obat antibiotik tanpa resep dokter di wilayah tersebut masih tergolong cukup tinggi.

"Makanya, kami bersama pemangku kepentingan terkait gencar mengawasi peredaran antibiotik, baik di apotek, puskesmas hingga rumah sakit," kata Ully usai kegiatan pencegahan resistensi anti-mikroba di Kota Tanjungpinang, Kamis.

Antibiotik diklasifikasikan sebagai golongan obat keras yang ditandai dengan logo "K". Sesuai aturan, obat ini hanya boleh dijual secara terbatas di apotek-apotek resmi dan wajib menggunakan resep dokter.

Ully Mandasari menegaskan, apabila ditemukan praktik penjualan antibiotik tanpa resep dokter, BPOM tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan melakukan teguran hingga pembinaan kepada pelaku usaha maupun penanggung jawab obat tersebut.

Selain itu, BPOM juga menggarisbawahi adanya oknum-oknum tertentu yang nekat menjual antibiotik secara ilegal atau tidak resmi.

"Oknum yang kedapatan menjual antibiotik secara ilegal akan ditindaklanjuti secara prosedur hukum, karena BPOM punya penyidik bidang obat dan makanan," ungkap Ully, dikutip dari Antara.

Penggunaan antibiotik yang sembarangan, tanpa pengawasan dan resep dokter, berpotensi besar menimbulkan resistensi. Resistensi adalah kondisi di mana bakteri penyebab infeksi mengalami kekebalan terhadap obat yang dikonsumsi masyarakat.

baca juga

Resistensi antibiotik kini menjadi masalah kesehatan publik yang sangat serius dan bersifat global. Kondisi ini dapat mengurangi efektivitas pengobatan penyakit menular, bahkan menjadikan infeksi yang awalnya ringan menjadi sulit disembuhkan, sehingga mengancam kesehatan masyarakat luas.

Oleh karena itu, Ully mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) penggunaan antibiotik.

Jika dokter meresepkan 15 tablet, obat tersebut harus diminum sampai habis, meskipun pasien sudah merasa sembuh dari sakit, untuk memastikan bakteri benar-benar mati dan tidak menimbulkan resistensi.

BPOM mengimbau masyarakat agar lebih bijak, dan tenaga kesehatan dituntut lebih disiplin terkait peresepan dan penggunaan antibiotik.

Kolaborasi lintas sektor—melibatkan pemerintah daerah, organisasi profesi kesehatan, masyarakat, hingga media massa—dinilai sangat penting agar pengendalian penggunaan antibiotik dapat berjalan secara efektif melalui sosialisasi dan edukasi yang masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demam? Jangan Buru-Buru Minum Obat, Ini Penjelasan Dokter Soal Penyebabnya!

Demam? Jangan Buru-Buru Minum Obat, Ini Penjelasan Dokter Soal Penyebabnya!

Your Say | Rabu, 19 November 2025 | 19:55 WIB

5 Rekomendasi Merk Skincare yang Sudah Sertifikasi Halal dan BPOM, Aman Buat Muslimah

5 Rekomendasi Merk Skincare yang Sudah Sertifikasi Halal dan BPOM, Aman Buat Muslimah

Lifestyle | Rabu, 19 November 2025 | 14:21 WIB

Protes Kenaikan Harga, Pedagang Pasar Pramuka Kompak Tutup Kios

Protes Kenaikan Harga, Pedagang Pasar Pramuka Kompak Tutup Kios

Foto | Jum'at, 14 November 2025 | 18:50 WIB

Terkini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×