Durasi infeksi yang panjang juga membuat tubuh penderita terasa jauh lebih lemah dibandingkan saat terkena flu musiman pada umumnya.
Untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi varian H3N2 ini, tim medis biasanya akan menyarankan pemeriksaan swab influenza tipe A melalui sampel lendir hidung atau tenggorokan. Penanganan sejak dini sangat krusial untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Beberapa langkah pengobatan yang disarankan meliputi konsumsi obat antivirus seperti oseltamivir berdasarkan resep dokter, istirahat total, serta pemenuhan hidrasi yang cukup melalui air putih atau sup hangat.
Penggunaan obat penurun panas dan dekongestan juga efektif untuk meringankan keluhan di saluran pernapasan selama masa pemulihan.
Dalam hal pencegahan, vaksinasi influenza tahunan tetap menjadi tameng utama, terutama karena virus influenza terus bermutasi setiap tahun.
Selain itu, menjaga pola hidup bersih dengan rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan, serta menjaga daya tahan tubuh melalui asupan bergizi adalah langkah preventif yang tidak boleh diabaikan.
Kontributor : Rizqi Amalia