Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan

Vania Rossa Suara.Com
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:19 WIB
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
Ilustrasi fisioterapi. (dok. Physiorehab)
Baca 10 detik
  • Kebiasaan sedentari di Indonesia meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal seperti nyeri punggung pada usia produktif.
  • Peran fisioterapi berkembang dari pemulihan cedera menjadi bagian penting menjaga mobilitas jangka panjang.
  • Physiorehab membuka cabang baru di Medan untuk memperluas akses layanan rehabilitasi berkualitas dan terstandarisasi.

Physiorehab menerapkan standar klinis yang konsisten di seluruh cabang, dengan layanan yang didukung fisioterapis profesional bersertifikasi. Seluruh terapis telah melalui proses standarisasi dan pelatihan internal untuk memastikan mutu layanan yang seragam.

Saat ini, Physiorehab telah mengoperasikan sembilan lokasi di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Surabaya, dan Medan. Ke depan, jaringan ini akan terus diperluas ke kota-kota besar lain dengan kebutuhan fisioterapi yang tinggi.

“Fisioterapi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi oleh standar profesional yang konsisten—mulai dari kompetensi fisioterapis, asesmen berbasis bukti, hingga pengukuran hasil terapi yang terukur,” tutup Simon.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI