Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya

Vania Rossa

Rabu, 04 Maret 2026 | 06:15 WIB
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
Ilustrasi operasi bibir sumbing. (Dok. Smile Train)
baca 10 detik
  • Indonesia merupakan salah satu dari tiga besar negara dengan kasus bibir sumbing tertinggi, membutuhkan penanganan operasi yang singkat dan aman.
  • Operasi bibir sumbing ideal dilakukan pada usia 3 bulan (minimal 5 kg) dan langit-langit mulut pada 1 tahun (minimal 10 kg).
  • Smile Train Indonesia mendukung ribuan operasi gratis tahunan, menekankan pentingnya nutrisi awal dan perawatan lanjutan pasca-operasi.

Jika bayi tersedak, orang tua harus segera memiringkan posisi tubuhnya, bukan langsung membaringkan.

Untuk bayi dengan celah di satu sisi bibir, bagian celah bisa ditekan perlahan saat menyusu agar membantu proses hisapan. Namun pada kasus celah di kedua sisi, proses menyusu biasanya lebih sulit sehingga perlu pendampingan ekstra.

“Masalah nutrisi ini sangat penting. Banyak kasus berat badan tidak naik karena asupan kurang optimal,” tambahnya.

Setelah operasi, umumnya kualitas minum anak membaik karena celah sudah tertutup sehingga risiko tersedak berkurang dan anak lebih nyaman.

Apakah Bibir Sumbing Faktor Genetik?

Pertanyaan lain yang sering muncul adalah soal penyebab sumbing.

Menurut dr. Yantoko, tidak ada satu penyebab pasti.

“Tidak ada satu faktor tunggal yang bisa dipastikan menjadi penyebab. Bisa terjadi faktor genetik, bisa juga tidak. Bahkan ada orang tua sumbing yang anaknya tidak sumbing,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa faktor genetik memang memungkinkan, namun tidak selalu pasti terjadi. Karena itu, orang tua tidak perlu menyalahkan diri sendiri.

baca juga

“Yang penting, kalau terjadi sumbing, jangan menarik diri atau menjauhi pertolongan. Sekarang sudah banyak bantuan,” katanya.

Beberapa kasus dapat terdeteksi melalui USG 3D saat kehamilan, meski tidak selalu terlihat.

Perawatan Tak Berhenti di Operasi

Smile Train Indonesia menegaskan bahwa operasi hanyalah langkah awal. Perawatan lanjutan seperti ortodontik dan pendampingan psikologis menjadi bagian penting pemulihan.

“Setelah operasi, anak-anak tetap kami pantau. Banyak yang diarahkan ke layanan lanjutan seperti ortodontik dan pendampingan psikologis. Di 2026, kami juga akan memperkuat program pengembangan diri melalui pelatihan soft skills seperti tari dan public speaking,” ujar Deasy.

Pendekatan ini bertujuan agar anak tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga tumbuh percaya diri.

Kisah Faqih: Dari Shock Hingga Kini Aktif dan Sehat

Salah satu orang tua pasien, ibu dari Faqih, mengaku sempat merasa shock saat mengetahui kondisi anaknya setelah melahirkan.

“Awalnya agak shock, karena sudah minum vitamin selama hamil. Sempat kepikiran biaya operasi harus berapa juta dan cari dokter ke mana,” tuturnya.

Beruntung, ia mendapat informasi dari RT setempat dan terhubung dengan Smile Train. Dengan pendampingan dokter, berat badan Faqih berhasil dikejar hingga memenuhi syarat operasi.

Kini, di usia 1 tahun 2 bulan dengan berat 10 kilogram, Faqih tumbuh aktif dan lincah sesuai usianya.

Jangan Ragu Mencari Bantuan

Sebagai negara kepulauan, menjangkau pasien di pelosok memang penuh tantangan. Namun melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Dentons HPRP, Smile Train Indonesia terus memperluas jangkauan layanan.

Bagi keluarga yang memiliki anak dengan bibir sumbing, operasi dapat dilakukan dengan biaya jauh lebih terjangkau melalui rumah sakit mitra Smile Train, dengan standar medis yang aman dan jelas.

“Bagi seorang anak sumbing, satu tindakan yang tepat dapat mengubah hidupnya selamanya,” pungkas Deasy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak

Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:35 WIB

6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda

6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:52 WIB

Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!

Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Cara Membedakan Sepatu Nike Air Force 1 Asli dan Palsu Sebelum Beli di Online Shop

Cara Membedakan Sepatu Nike Air Force 1 Asli dan Palsu Sebelum Beli di Online Shop

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:41 WIB

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:39 WIB

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

×