96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan (Dok istimewa)
  • Data Riskesdas menunjukkan 96% masyarakat Indonesia tidak mengunjungi dokter gigi dan hanya 2,8% menyikat gigi secara benar.
  • Pepsodent meluncurkan TeethTalk Academy pada Maret 2026 untuk melatih tenaga kesehatan menciptakan konten edukasi digital yang relevan.
  • Program ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan gigi melalui komunikasi menarik guna mengubah persepsi masyarakat agar tidak takut.

Suara.com - Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan sekitar 96% masyarakat tidak mengunjungi dokter gigi dalam satu tahun terakhir. 

Lebih memprihatinkan lagi, hanya 2,8% yang menyikat gigi dengan cara yang benar. Angka ini menggambarkan bahwa persoalan kesehatan gigi bukan hanya soal akses, tetapi juga dipengaruhi oleh rasa takut serta minimnya informasi yang akurat dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, pendekatan edukasi konvensional dinilai perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Brand perawatan gigi Pepsodent dari Unilever Indonesia menghadirkan TeethTalk Academy for Dentfluencers, sebuah program pelatihan media sosial untuk dokter gigi dan pegiat kesehatan gigi.

Inisiatif ini dirancang agar para tenaga kesehatan mampu menyampaikan edukasi dengan cara yang lebih relevan, komunikatif, dan mudah dipahami di era digital, sekaligus mendorong lahirnya generasi “dentfluencer” yang kredibel.

Program ini dikembangkan bersama tim Omnicom Advertising untuk Unilever dan menyasar dokter gigi, mahasiswa kedokteran gigi, hingga pegiat kesehatan mulut. Peserta tidak hanya dibekali pengetahuan klinis, tetapi juga keterampilan membuat konten digital.

Mulai dari pengembangan ide, teknik produksi seperti pencahayaan dan editing, hingga personal branding dan strategi berinteraksi di media sosial. Workshop perdana yang digelar pada Maret 2026 menghadirkan Dr. Milad Shadrooh bersama kreator Indonesia seperti Zaki Alfadilah, Twomann, dan Vinco.

Menurut Senior Global Brand Director Oral Care Unilever, Madhurjya Banerjee, peran dokter gigi sangat krusial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, dokter gigi berperan penting dalam edukasi kesehatan gigi. 

"Di era digital, penyampaian yang menarik menjadi kunci agar pesan berbasis ilmiah lebih mudah dipahami dan menjangkau lebih banyak orang. Melalui TeethTalk Academy, kami ingin membantu para dokter gigi dan pegiat kesehatan gigi membangun komunikasi yang lebih engaging, sehingga dapat meningkatkan kesadaran sekaligus mengurangi kecemasan masyarakat untuk berkunjung ke dokter gigi,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Milad Shadrooh yang dikenal sebagai The Singing Dentist. Ia menilai ketakutan masyarakat terhadap dokter gigi sering kali berakar dari persepsi yang keliru. 

“Bagi banyak orang, kunjungan ke dokter gigi masih terasa menakutkan, yang sering kali berawal dari persepsi terhadap kesehatan gigi itu sendiri. Media sosial memberikan peluang besar bagi dokter gigi untuk mengubah hal tersebut. Dengan pendekatan yang lebih menarik, humanis, dan mudah dipahami, cara pandang masyarakat terhadap perawatan gigi dapat berubah," tambah dia. 

Untuk itu, TeethTalk Academy menjadi inisiatif yang unik karena membantu lebih banyak profesional kesehatan gigi membangun koneksi tersebut, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga berpotensi secara global.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari transformasi Pepsodent dalam memperkuat perannya, tidak sekadar sebagai brand kebersihan keluarga, tetapi sebagai penggerak percakapan kesehatan gigi yang lebih relevan secara budaya. 

Ke depan, program TeethTalk Academy direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia dan pasar regional lainnya, sekaligus membangun komunitas dentfluencer yang mampu menghadirkan konten edukasi yang kredibel, menarik, dan mudah diakses.

Seiring meningkatnya peran media sosial dalam membentuk pemahaman generasi muda, kehadiran sumber informasi yang terpercaya menjadi semakin penting. Melalui pendekatan ini, edukasi kesehatan gigi diharapkan tidak lagi terasa menakutkan atau membingungkan, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih dekat dengan masyarakat. 

Upaya ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku secara berkelanjutan, sehingga kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Prabowo Buka Akses Istana untuk Pelajar, Ada Tur Edukatif hingga Diskusi

Prabowo Buka Akses Istana untuk Pelajar, Ada Tur Edukatif hingga Diskusi

Foto | Selasa, 07 April 2026 | 19:11 WIB

Gigi Hadid Klarifikasi Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein

Gigi Hadid Klarifikasi Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein

Entertainment | Senin, 06 April 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB