Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Achmad Fauzi

Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB
Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar
Ilustrasi KRL Buatan INKA yang akan dioperasikan di lintas KRL Jabodetabek/(Dokumentasi KAI Commuter).
baca 10 detik
  • PT INKA menghadapi krisis keuangan berat akibat ekuitas negatif, pinjaman tidak berkelanjutan, dan kerugian besar.
  • Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebut INKA memerlukan pemulihan menyeluruh.
  • Transformasi menyeluruh ini bertujuan memperkuat fondasi perusahaan agar mampu bersaing di industri perkeretaapian global.

Suara.com - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA tengah hadapi permasalahan keuangan yang serius. Pasalnya, posisi ekuitas yang negatif, unsustain loan mencapai Rp4,7 triliun, serta kerugian perusahaan yang mencapai Rp670 miliar.

Maka dari Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menilai kondisi INKA saat ini membutuhkan langkah turnaround yang serius.

Menurut Dony, perbaikan INKA membutuhkan komitmen bersama dari seluruh jajaran perusahaan dengan mengedepankan tata kelola yang kuat dan benar.

"Kita ingin melakukan turnaround. Dan turnaround itu hanya bisa dilakukan kalau kita punya komitmen yang sama ingin membuat perusahaan ini menjadi lebih baik, dengan governance yang benar," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengingatkan BUMN tak hanya mengejar keuntungan, tapi beri dampak sosial ke masyarakat. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Transformasi INKA akan dilakukan secara menyeluruh dengan membenahi berbagai aspek fundamental perusahaan, mulai dari model bisnis, tata kelola, budaya kerja, kualitas produksi, operasional, teknik, keuangan, hingga proses bisnis.

Seluruh aspek tersebut perlu dituangkan dalam grand plan transformasi yang terintegrasi dan menjadi acuan dalam menjalankan proses perbaikan perusahaan.

Penguatan INKA juga memiliki arti strategis bagi pengembangan industri perkeretaapian nasional.

Transformasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada perbaikan kinerja perusahaan, tetapi mampu membangun INKA sebagai perusahaan manufaktur yang lebih kuat, efisien, dan memiliki daya saing di industri perkeretaapian global.

"Karena saya maunya kayak tadi kan Presiden maunya industri kereta api kita ini betul-betul maju," katanya.

baca juga

Dengan fondasi keuangan yang lebih sehat, tata kelola yang kuat, serta pembenahan menyeluruh di setiap pilar bisnis, INKA diharapkan mampu bangkit menjadi perusahaan yang berdaya saing sekaligus menjadi motor penguatan industri perkeretaapian nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:19 WIB

PT PP dan Bank Sepakati Penyesuaian Pembayaran Utang

PT PP dan Bank Sepakati Penyesuaian Pembayaran Utang

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:51 WIB

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Tindaklanjuti Pertemuan Prabowo-Putin, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang dan Ekonomi Bilateral

Tindaklanjuti Pertemuan Prabowo-Putin, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang dan Ekonomi Bilateral

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Review Drama In Your Radiant Season, Romansa Masa Lalu Desainer dan Animator

Review Drama In Your Radiant Season, Romansa Masa Lalu Desainer dan Animator

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Dapat Surat Keterangan Agenda, KPK Sudah Tahu Nusron Wahid Ada di Luar Negeri

Dapat Surat Keterangan Agenda, KPK Sudah Tahu Nusron Wahid Ada di Luar Negeri

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Manga The Marshal King Resmi Akhiri Serialisasinya di Bab ke-34

Manga The Marshal King Resmi Akhiri Serialisasinya di Bab ke-34

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:49 WIB

6 Sunscreen Wardah untuk Cegah Kerutan dan Flek Hitam Usia 40 ke Atas

6 Sunscreen Wardah untuk Cegah Kerutan dan Flek Hitam Usia 40 ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Gerebek Gang di Korpri Jaya, Polisi Amankan Sembilan ABG Calon Pelaku Tawuran

Gerebek Gang di Korpri Jaya, Polisi Amankan Sembilan ABG Calon Pelaku Tawuran

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:39 WIB

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×