Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Dinda Rachmawati

Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
Ilustrasi MPASI (Elements Envato)
baca 10 detik
  • Dokter Ian Suryadi Suteja menyatakan pembatasan lemak pada MPASI berisiko menghambat pertumbuhan fisik serta perkembangan otak anak balita.
  • Lemak berfungsi penting untuk menyerap vitamin, membentuk organ, serta menyediakan sumber energi tinggi bagi kebutuhan masa pertumbuhan anak.
  • BareFood Indonesia meluncurkan Bumboo Fat Oil sebagai solusi praktis sumber lemak hewani untuk mengoptimalkan kalori nutrisi makanan anak.

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pola makan sehat anak, muncul fenomena baru yang justru membuat sebagian anak berisiko kekurangan gizi. 

Keinginan memberikan makanan terbaik sering kali dibarengi dengan rasa takut berlebihan terhadap sejumlah bahan makanan, termasuk lemak.

Dokter spesialis anak, dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med.Sc., Sp.A., mengungkapkan bahwa masih banyak orang tua yang menganggap lemak sebagai sesuatu yang harus dihindari, bahkan saat memberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Padahal, anggapan tersebut tidak berlaku untuk bayi dan balita.

Ia menceritakan pengalamannya menangani seorang anak perempuan berusia sekitar 20 bulan dengan berat badan hanya sekitar 8,5 kilogram. Setelah ditelusuri, orang tua anak tersebut ternyata sangat membatasi berbagai bahan makanan karena terpengaruh informasi yang beredar di media sosial.

"Saya sampai kaget ketika orang tuanya mengatakan anaknya tidak pernah diberikan lemak karena menganggap lemak itu jahat. Padahal untuk anak-anak, terutama di bawah usia dua tahun, lemak sangat penting," ujar dr. Ian.

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya (Dok. Bumboo)
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya (Dok. Bumboo)

Menurutnya, banyak orang tua memahami bahwa gula, garam, dan lemak perlu dibatasi pada orang dewasa. Namun, aturan tersebut tidak bisa diterapkan begitu saja pada anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan pesat.

"Lemak wajib ada di tiap menu MPASI anak. Kebutuhan lemak anak di bawah dua tahun itu sekitar 39 persen dari total kebutuhan kalorinya setiap hari, sedangkan di atas dua tahun sekitar 34 persen," jelasnya.

Lemak merupakan salah satu dari tiga makronutrisi utama selain karbohidrat dan protein. Tubuh anak membutuhkan lemak dalam jumlah besar karena berperan penting dalam pertumbuhan organ, penyerapan vitamin, hingga perkembangan otak.

Dr. Ian menjelaskan bahwa sekitar 80 persen perkembangan otak manusia terjadi dalam dua tahun pertama kehidupan. Salah satu komponen utama pembentuk otak adalah lemak, terutama lemak tak jenuh seperti DHA, omega-3, dan omega-6.

baca juga

"Otak anak dibentuk dalam dua tahun pertama, dan salah satu pembentuk utama otak adalah lemak. Kalau anak tidak mendapat lemak yang cukup, perkembangan otaknya jadi tidak optimal," katanya.

Selain mendukung perkembangan otak, lemak juga membantu penyerapan berbagai vitamin penting seperti vitamin A, D, E, dan K yang semuanya larut dalam lemak. Tanpa asupan lemak yang cukup, penyerapan vitamin-vitamin tersebut menjadi kurang maksimal.

Tak hanya lemak tak jenuh, lemak jenuh yang selama ini sering mendapat citra negatif juga memiliki peran penting bagi anak. Jika pada orang dewasa konsumsi lemak jenuh perlu dibatasi karena berisiko meningkatkan kolesterol dan penyakit jantung, pada anak lemak jenuh justru menjadi sumber energi yang sangat dibutuhkan.

"Untuk orang dewasa memang perlu dihindari. Tapi bagi anak, lemak jenuh justru sangat penting untuk menyumbang kalori utama. Bila anak kurang nutrisi, berat badannya kurang, berikanlah lemak jenuh," tutur dr. Ian.

Ia menjelaskan bahwa satu gram lemak menghasilkan sekitar 9 kilokalori energi, jauh lebih tinggi dibandingkan karbohidrat dan protein yang masing-masing hanya menghasilkan 4 kilokalori. 

Karena itu, lemak berperan besar dalam membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung kenaikan berat badan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menggambar dan Mewarnai, Cara Menyenangkan Asah Kreativitas Anak Sejak Dini

Menggambar dan Mewarnai, Cara Menyenangkan Asah Kreativitas Anak Sejak Dini

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:52 WIB

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:42 WIB

Demi Wujudkan Mimpi Road Trip ke Turki Bareng Anak, Pasutri Ini Sampai Jual Rumah dan Mobil

Demi Wujudkan Mimpi Road Trip ke Turki Bareng Anak, Pasutri Ini Sampai Jual Rumah dan Mobil

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

×