Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat

Achmad Fauzi

Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:31 WIB
Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat
Ilustrasi efisiensi bisnis Pupuk Kaltim.
baca 10 detik
  • Pupuk Kaltim mengembangkan konsep Smart Port melalui aplikasi iPortlog untuk mengintegrasikan serta memantau operasional pelabuhan secara real time.
  • Sistem digital iPortlog meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kecepatan proses bisnis dalam pelayanan kapal di terminal khusus perusahaan.
  • Perusahaan meraih penghargaan Green and Smart Port 2026 atas keberhasilan mengombinasikan transformasi digital dengan praktik pelestarian lingkungan berkelanjutan.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus melakukantransformasi digital di sektor logistik lewat pengembangan konsep Pelabuhan Pintar atau Smart Port di Terminal Khusus perusahaan.

Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah aplikasi iPortlog, sistem digital yang mengintegrasikan berbagai layanan operasional pelabuhan sehingga proses pelayanan kapal dapat dipantau secara real time.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, menjelaskanselain mengembangkan konsep Green Port sejak 2018, perusahaan juga memperkuat transformasi digital agar pelayanan pelabuhan semakin cepat, transparan, dan andal.

Salah satu inovasi utamanya adalah aplikasi iPortlog yang mengintegrasikan seluruh proses operasional pelabuhan. Melalui sistem tersebut, aktivitas pelayanan kapal mulai dari proses bongkar muat, pemanfaatan fasilitas pelabuhan, hingga indikator kinerja operasional dan pengapalan dapat dipantau secara real time.

Tak hanya itu, dashboard monitoring yang terintegrasi juga memungkinkan manajemen memperoleh data operasional secara cepat dan akurat sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih efektif serta meningkatkan koordinasi antarunit kerja.

(Dok: Pupuk Kaltim)
Ilustrasi Smart Port (Dok: Pupuk Kaltim)

"Melalui integrasi sistem seperti iPortlog, kami mampu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal, mempercepat proses bisnis, sekaligus memastikan seluruh aktivitas operasional berlangsung dengan lebih transparan," ujar Rafli di Jakarta, Jumat (17/7/2026)

Selain digitalisasi, Pupuk Kaltim tetap menempatkan aspek keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama dalam operasional pelabuhan. Perusahaan menerapkan standar keselamatan internasional, pengelolaan risiko yang sistematis, latihan tanggap darurat secara berkala, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Di sisi lain, transformasi pelabuhan juga didukung penerapan konsep Green Port melalui pemanfaatan energi terbarukan, pengembangan ekosistem energi bersih, serta berbagai program konservasi lingkungan.

Saat ini Pupuk Kaltim mengembangkan kawasan konservasi rusa sambar, menjalankan program pelestarian terumbu karang, menjaga flora endemik Anggrek Hitam, serta menyediakan ruang terbuka hijau di kawasan operasional pelabuhan sebagai bagian dari implementasi prinsip keberlanjutan.

baca juga

Rafli menegaskan perusahaan akan terus mempercepat transformasi Green and Smart Port guna mendukung efisiensi operasional, dekarbonisasi, dan digitalisasi.

"Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus mempercepat transformasi Green and Smart Port guna mendukung efisiensi operasional, dekarbonisasi, dan digitalisasi. Kami memastikan Terminal Khusus Pupuk Kaltim tidak hanya menjadi pelabuhan kelas dunia, tapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing logistik nasional dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan," tambah Rafli.

Transformasi tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Pupuk Kaltim meraih penghargaan Green and Smart Port - ASRI 2026 dengan predikat Terbaik Bintang 5 dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional

Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:27 WIB

PKSS Genjot Inovasi SDM Lewat Digitalisasi

PKSS Genjot Inovasi SDM Lewat Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:11 WIB

Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco

Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:59 WIB

Terkini

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:30 WIB

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:11 WIB

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:06 WIB

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×