Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Dinda Rachmawati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
Ilustrasi program bayu tabung (ANTARA/Shutterstock/VerNel)
baca 10 detik
  • Pasangan dengan kondisi medis kompleks berhasil memiliki anak melalui program bayi tabung di Morula IVF Indonesia.
  • Evaluasi medis mendalam sangat krusial dalam menentukan penanganan infertilitas yang tepat bagi setiap pasangan dengan kondisi unik.
  • Morula IVF Indonesia akan menyelenggarakan acara perayaan 28 tahun pada 25-26 Juli 2026 di Pullman Central Park Jakarta.

Suara.com - Memiliki anak melalui program bayi tabung bukanlah perjalanan yang selalu berjalan lurus. Bagi sebagian pasangan, proses tersebut dapat menjadi perjalanan panjang yang diwarnai berbagai tantangan medis, kegagalan, hingga penantian bertahun-tahun. 

Namun, di tengah berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kesuburan, harapan untuk memiliki buah hati tetap dapat diperjuangkan melalui penanganan yang tepat dan pendampingan medis.

Hal itu tercermin dari kisah sejumlah pasangan yang menjalani program IVF di Morula IVF Indonesia. Salah satunya Mom Dini dan Dad Hakim yang harus menanti selama lima tahun setelah mengalami keguguran berulang.

Di usia Mom Dini yang telah menginjak 45 tahun, kehamilan akhirnya hadir dan menjadi penantian yang sangat berarti bagi keduanya.

Kisah serupa juga dialami Mom Reno Intan dan Dad Hendrik. Selama 11 tahun, pasangan ini berusaha memiliki anak di tengah kondisi medis yang kompleks. Dad Hendrik bahkan sempat dinyatakan tidak memiliki sperma, sementara Mom Reno Intan menghadapi kondisi seperti miom dan polip. 

Mereka telah menjalani enam kali program IVF, termasuk mengalami kegagalan saat menjalani pengobatan di luar negeri.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa masalah kesuburan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari sisi perempuan maupun laki-laki. 

Faktor usia, kualitas sel telur dan sperma, kondisi rahim, hingga riwayat keguguran dapat menjadi bagian dari evaluasi medis dalam menentukan penanganan yang sesuai.

Di usia lebih dari 40 tahun, Mom Sherly dan Dad Judyarno juga sempat menjalani program bayi tabung di Singapura. Setelah beberapa kali usaha belum membuahkan hasil, mereka kemudian melanjutkan perjalanan di Morula IVF Indonesia hingga akhirnya berhasil hamil dan melahirkan.

baca juga

Sementara itu, Mom Mina dan Dad Yusuf dari Sumenep, Madura, harus menunggu selama 22 tahun untuk memiliki anak. 

Dengan kondisi AMH yang sangat rendah, yakni 0,1, peluang tersebut sempat terasa kecil. Namun, setelah menjalani program bayi tabung, mereka berhasil hamil dan dikaruniai anak kembar.

Kisah-kisah tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan fertilitas setiap pasangan bersifat unik. Karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis menjadi bagian penting untuk memahami kondisi kesehatan reproduksi dan menentukan pilihan penanganan yang sesuai.

Selama 28 tahun, Morula IVF Indonesia berupaya mendampingi pasangan dalam perjalanan tersebut. Dalam rangka memperingati 28 tahun perjalanannya, Morula IVF Indonesia akan menggelar acara bertema “28 Years of Delivering Hope” pada 25–26 Juli 2026 di Pullman Central Park Jakarta.

Acara ini menghadirkan 28 dokter spesialis obgyn serta ruang konsultasi bagi pasangan untuk memperoleh informasi dan pendampingan terkait program fertilitas. 

Morula juga menyiapkan sejumlah program apresiasi, termasuk 20 program IVF gratis dengan 8 gram logam mulia, potongan biaya IVF hingga Rp28 juta, serta program Free Lifetime PGT-A untuk satu embrio hingga melahirkan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

PGT-A sendiri merupakan pemeriksaan yang dapat membantu mengevaluasi jumlah kromosom pada embrio sebelum proses transfer, sehingga dokter dapat memperoleh informasi tambahan dalam menentukan embrio yang akan digunakan dalam program IVF.

Acara tersebut juga akan menghadirkan Olivia Allan Sumargo, yang bersama Denny Sumargo menjalani perjalanan IVF hingga akhirnya dikaruniai Gabriella atau Biel.

Presiden Komisaris Bundamedik Healthcare System (BMHS) sekaligus Presiden Direktur PT Morula Indonesia, Dr. dr. Ivan R. Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, Sp.OG, mengatakan bahwa setiap kelahiran menjadi pengingat bahwa harapan selalu layak untuk diperjuangkan.

“Setiap bayi yang lahir adalah pengingat bahwa harapan selalu layak untuk diperjuangkan. Kami ingin terus berjalan bersama lebih banyak keluarga Indonesia, memberikan pendampingan terbaik di setiap langkah menuju hadirnya buah hati,” ujar Dr. Ivan.

Menurutnya, peringatan 28 tahun Morula bukan hanya tentang usia, tetapi juga tentang harapan yang tumbuh dan keluarga yang akhirnya terbentuk. Sebab, bagi banyak pasangan, perjalanan memiliki anak bukan sekadar menunggu hasil, melainkan proses panjang untuk memahami tubuh, menjalani perawatan, dan terus menjaga harapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Citra Kirana Menangis, Program Bayi Tabung Belum Berhasil

Citra Kirana Menangis, Program Bayi Tabung Belum Berhasil

Entertainment | Kamis, 23 April 2026 | 14:30 WIB

Denise Chariesta Ingin Bayi Tabung dengan Donor Sperma, Hukum Indonesia Mengizinkan?

Denise Chariesta Ingin Bayi Tabung dengan Donor Sperma, Hukum Indonesia Mengizinkan?

Entertainment | Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

×