Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 29 Juli 2026 | 12:10 WIB
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
Sejumlah peserta membawa poster saat aksi krisis iklim di depan Kantor KPU, Jakarta, Jumat (3/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Laporan Climate Central menyatakan penduduk kota di Indonesia kehilangan 84 jam tidur setiap tahun akibat suhu malam yang panas.
  • Suhu malam yang hangat akibat pemanasan global mengganggu kemampuan alami tubuh sehingga durasi dan kualitas tidur masyarakat menurun.
  • Kurang tidur akibat krisis iklim ini memicu berbagai masalah kesehatan serius, penurunan produktivitas, serta risiko gangguan kognitif.

Suara.com - Krisis iklim tidak hanya memicu cuaca ekstrem, tetapi juga mulai mengganggu kualitas tidur masyarakat. Laporan Climate Change is Costing People Sleep dari Climate Central mengungkapkan, penduduk di kota-kota Indonesia kehilangan rata-rata 84 jam tidur per tahun akibat suhu malam yang semakin panas.

Dalam laporan tersebut disebutkan, sekitar tujuh jam dari total kehilangan waktu tidur itu berkaitan dengan perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Sementara sisanya dipicu oleh suhu malam yang tinggi secara keseluruhan.

Suhu malam yang semakin hangat mengganggu kemampuan alami tubuh untuk menurunkan suhu inti saat tidur. Akibatnya, durasi tidur menjadi lebih pendek dan kualitas tidur menurun, terutama saat periode panas ekstrem, di wilayah beriklim hangat, dan pada kelompok yang lebih rentan.

ilustrasi tidur dan bermimpi (Pexels/cottonbro studio)
ilustrasi tidur dan bermimpi (Pexels/cottonbro studio)

Secara global, rata-rata penduduk dunia kehilangan hampir 56 jam tidur setiap tahun akibat tingginya suhu malam selama periode 2020–2025. Sekitar enam jam di antaranya diperkirakan merupakan dampak dari pemanasan global yang dipicu aktivitas manusia.

Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan yang mengalami kehilangan waktu tidur cukup tinggi. Penduduk di sejumlah kota di kawasan ini diperkirakan kehilangan 78 hingga 91 jam tidur per tahun, termasuk Indonesia yang mencapai rata-rata 84 jam.

Climate Central juga menemukan bahwa dampak perubahan iklim terhadap waktu tidur terus meningkat. Dibandingkan awal 1970-an, kehilangan waktu tidur yang berkaitan dengan perubahan iklim kini setidaknya telah berlipat ganda di hampir seluruh kota yang dianalisis di dunia.

Kurang tidur bukan sekadar membuat tubuh lelah. Berbagai penelitian menunjukkan kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan suasana hati, penurunan fungsi kognitif, produktivitas, serta masalah kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh.

Meski penggunaan pendingin ruangan dapat membantu mengurangi dampak panas pada malam hari, akses terhadap teknologi pendingin masih bergantung pada tingkat pendapatan. Climate Central juga mengingatkan bahwa lansia, perempuan, masyarakat di negara berpendapatan rendah hingga menengah, serta penduduk yang tinggal di wilayah beriklim panas menghadapi risiko kehilangan waktu tidur yang lebih besar akibat suhu malam yang terus meningkat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tips Kamar Tidur Menurut Fengshui Agar Cepat Menikah

4 Tips Kamar Tidur Menurut Fengshui Agar Cepat Menikah

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:38 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Keanekaragaman Hayati yang Dekat dengan Gaya Hidup, dari Makanan hingga Masa Depan Pekerjaan

Keanekaragaman Hayati yang Dekat dengan Gaya Hidup, dari Makanan hingga Masa Depan Pekerjaan

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

News | Senin, 14 September 2026 | 15:17 WIB

Prabowo Lantik Pejabat Sore Ini, Wamenkeu Suahasil Tiba di Istana dan Bakal Gantikan Purbaya?

Prabowo Lantik Pejabat Sore Ini, Wamenkeu Suahasil Tiba di Istana dan Bakal Gantikan Purbaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 15:17 WIB

500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas

500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 15:15 WIB

8 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik yang Memberikan Efek Cooling Sensation

8 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik yang Memberikan Efek Cooling Sensation

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:15 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas

Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas

News | Senin, 14 September 2026 | 15:14 WIB

Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang

Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang

Sumbar | Senin, 14 September 2026 | 15:14 WIB

Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir

Lampung | Senin, 14 September 2026 | 15:11 WIB

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Konsisten Dampingi Nasabah hingga Mandiri

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Konsisten Dampingi Nasabah hingga Mandiri

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 15:08 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 15:07 WIB

Helm yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Lengkap Harganya

Helm yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Lengkap Harganya

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 15:07 WIB

×