Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB
Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung
Ilustrasi pembuluh darah jantung. [Magnific]
baca 10 detik
  • Balon angioplasti membuka sumbatan pembuluh darah jantung tanpa operasi besar.
  • Teknologi berkembang dengan penggunaan ring jantung dan balon berlapis obat.
  • Prosedur minimal invasif ini membantu melancarkan kembali aliran darah.

Suara.com - Jika dulu sumbatan jantung perlu diatasi dengan operasi bypass dengan sayatan besar, kini penyumbatan pembuluh darah koroner sudah bisa dilakukan menggunakan balon angioplasti atau balon jantung.

Subspesialis Kardiologi Intervensi Jantung Eka Hospital MT Haryono, dr. Rizki, Sp.JP, Subsp.KI (K), FIHA, menjelaskan balon jantung atau angioplasti balon dilakukan dengan memasukkan kateter ke dalam pembuluh darah hingga mencapai bagian yang mengalami penyempitan.

Melalui kateter ini, prosedur tidak perlu dilakukan dengan operasi besar tapi dengan minimal invasif atau sedikit perlukaan pada kulit..

Pada ujung kateter terdapat balon yang kemudian dikembangkan di lokasi sumbatan. Proses tersebut bertujuan melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah yang sebelumnya terganggu dapat kembali mengalir.

Dia masukkan kateter ke dalam pembuluh darahnya sendiri, kemudian lapisan lemak yang di pembuluh darahnya itu dia lebarkan pakai balon. Jadi itu istilahnya dulu balon angioplasti, ujar dr. Rizki dalam acara diskusi di Eka Hospital MT Haryono, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

dr. Rizki mengatakan teknologi tersebut memiliki sejarah panjang. Perkembangan angioplasti koroner bermula pada 1977 ketika seorang pelopor intervensi koroner mencoba membuka sumbatan pembuluh darah dari dalam menggunakan kateter dan balon

Subspesialis Kardiologi Intervensi Jantung Eka Hospital MT Haryono, dr. Rizki, Sp.JP, Subsp.KI (K). [ist]
Subspesialis Kardiologi Intervensi Jantung Eka Hospital MT Haryono, dr. Rizki, Sp.JP, Subsp.KI (K). [ist]

.

"Jadi dulu kalau ada sumbatan, orang lebih tahu ini harus dioperasi. Tapi setelah tahun 1977, itu ada bapak intervensi koroner, dia mencoba membuka sumbatan koroner itu dari dalam," katanya.

Menurut dr. Rizki, tingkat penyumbatan pembuluh darah pada pasien juga tidak selalu sama. Ia menemukan pasien dengan penyempitan sekitar 30 persen, tetapi ada pula yang mengalami penyempitan 50 persen hingga 70 persen.

baca juga

Pada kasus serangan jantung, penyumbatan bahkan dapat mencapai 95 ada 99 persen atau hingga 100 persen.

Perkembangan angioplasti balon kemudian menghadapi persoalan baru, yakni kemungkinan pembuluh darah kembali menyempit setelah dilebarkan. Kondisi tersebut dikenal sebagai restenosis.

"Perkembangan dari balon angioplasti ternyata ada istilahnya penyumbatan ulang. Re-stenosis istilahnya di sini. Itu makanya orang me-develop si stent atau ring jantung," jelasnya.

Stent atau ring kemudian dikembangkan untuk membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka setelah dilakukan pelebaran menggunakan balon. Teknologi stent juga terus berkembang, termasuk dengan melapisinya menggunakan obat untuk membantu mencegah terbentuknya sumbatan kembali.

Namun, penggunaan stent bukan berarti pasien terbebas dari risiko penyumbatan. Dr. Rizki mengatakan sumbatan baru masih dapat muncul, termasuk di dalam stent yang telah dipasang maupun pada bagian pembuluh darah lain.

Karena itu, perkembangan teknologi intervensi jantung terus berlanjut. Salah satunya melalui drug-coated balloon (DCB), yakni balon yang dilapisi obat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Penyakit Jantung atau Diabetes? Ini 4 Alasan Anda Tak Boleh Remehkan Efek Samping Obat

Punya Penyakit Jantung atau Diabetes? Ini 4 Alasan Anda Tak Boleh Remehkan Efek Samping Obat

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 16:19 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:34 WIB

Gaya Hidup Sehat Dion Wiyoko Jadi Inspirasi Keluarga, Kini Rutin Cek Tensi dan Jantung

Gaya Hidup Sehat Dion Wiyoko Jadi Inspirasi Keluarga, Kini Rutin Cek Tensi dan Jantung

Health | Sabtu, 12 September 2026 | 12:02 WIB

Sakit Jantung, Miss Austria Lucia Sisic Meninggal Dunia di Usia 22

Sakit Jantung, Miss Austria Lucia Sisic Meninggal Dunia di Usia 22

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"

Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:35 WIB

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 16:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:31 WIB

×