Hari Bumi: Refleksi untuk Makin Peduli dengan Planet Kita yang Renta

Indotnesia

Jum'at, 22 April 2022 | 15:17 WIB
Hari Bumi: Refleksi untuk Makin Peduli dengan Planet Kita yang Renta
Pixabay/JodyDellDavis

Indotnesia - Setiap tanggal 22 April, kita memperingati Hari Bumi. Pengajar lingkungan asal Amerika Serikat Gaylord Nelson adalah sosok pencetus peringatan Hari Bumi pada 1970.

Kemudian, dunia turut merayakan Hari Bumi sebagai peringatan untuk lebih memaknai dan menjaga keberadaan planet kita, terutama dari ancaman kerusakan lingkungan. 

Umur Bumi yang kini telah mencapai 4,54 miliar tahun dan beranjak semakin tua serta rentan. Apalagi aktivitas manusia semakin merusak kondisi si planet biru, membuatnya kerap mengalami fenomena alam tak biasa.

Berdasarkan data badan antariksa NASA dan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), pada 2021, Bumi memiliki suhu rata-rata 0,84 derajat Celcius di atas suhu rata-rata untuk abad ke-20.

Hal itu menjadikan tahun lalu sebagai tahun terpanas keenam sepanjang sejarah pencatatan cuaca mulai dari 2013. Emisi karbon berlebih dari semakin masifnya moda transportasi, jadi salah satu faktor kualitas udara yang menurun dan pemanasan global. 

Tak hanya itu, masalah kelestarian di Bumi juga semakin problematik dengan adanya sampah plastik. 

Dikutip dari data Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton), aktivis lingkungan hidup Gede Robi menyebutkan setiap tahun terdapat 8 juta ton sampah plastik di seluruh Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Dari jumlah itu, hanya 3 juta ton sampah plastik yang bisa dikelola.

Mirisnya, sampah yang tidak dikelola itu berakhir dengan dibuang ke aliran sungai, dibakar, dan ditimbun begitu saja. Tanpa dikelola dengan benar, sampah dapat menghasilkan gas metana yang merusak lapisan ozon. 

Tentunya, hal tersebut menambah daftar panjang masalah lingkungan di Indonesia dan membuat Bumi semakin tak lestari.

Jika aktivitas manusia terus mendorong pemanasan global, menurut laporan NOAA, tanda-tanda peningkatan suhu Bumi akan mengalami percepatan. Para ahli memperkirakan suhu Bumi naik menjadi 1,5 derajat Celcius pada 2030.

Suhu Bumi yang semakin panas akan menyebabkan lebih banyak es mencair, permukaan laut lebih tinggi, hingga cuaca ekstrem serta dampak lain pada kesehatan, pembangunan, dan keamanan pangan bagi manusia.

Oleh karena itu, manusia harus lebih peduli untuk menjaga Bumi agar tidak semakin banyak kerusakan alam yang terjadi. 

Dalam rangka Hari Bumi tahun ini, Google Doodle juga memperingatinya dengan menampilkan gambar dari dampak perubahan iklim yang terjadi di sejumlah negara di atas kolom search mereka. Melalui gambar tersebut, Google ingin mengajak manusia untuk menciptakan perubahan iklim yang lebih baik dan mengurangi kerusakan alam.

“Acting now and together to live more sustainably is necessary to avoid the worst effects of climate change,” demikian ajakan kampanye Google Doodle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:02 WIB

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:09 WIB

Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?

Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?

Health | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:10 WIB

2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya

2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:41 WIB

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

DPR | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:17 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cuaca Makin Tak Menentu, Terlambatkah Kita Menghadapi Krisis Iklim?

Cuaca Makin Tak Menentu, Terlambatkah Kita Menghadapi Krisis Iklim?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:51 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:47 WIB

Terkini

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:17 WIB

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:15 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Mau Beli Motor Bekas? Ini Deretan Dokumen Wajib yang Harus Kamu Periksa Biar Nggak Ketipu

Mau Beli Motor Bekas? Ini Deretan Dokumen Wajib yang Harus Kamu Periksa Biar Nggak Ketipu

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:50 WIB

×