Indotnesia - Belum lama ini seorang wanita 20 tahun viral setelah membagikan kisahnya yang terkena stroke di usia muda lantaran begadang. Melalui akun TikTok pribadinya, ia menceritakan bagaimana begadang atau kurang tidur berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Dikutip dari penelitian yang terbit di European Heart Journal oleh Warwick Medical School, kurang tidur berkepanjangan serta pola tidur tidak teratur dapat menyebabkan implikasi kesehatan jagka panjang yang serius.
Pada umumnya, manusia memiliki waktu ideal untuk tidur sekitar 7-8 jam sehari. Kurang dari itu, kebiasaan tersebut dapat membuat kesehatan tubuh menurun.
Dilansir dari Healthline, efek jangka panjang kurang tidur diantaranya adalah kesehatan mental dan membahayakan kesehatan fisik. Peneliti menemukan sejumlah masalah kesehatan akibat begadang mulai dari penurunan berat badan hingga menurunnya sistem imun.
Penyakit yang bisa timbul akibat begadang:
1. Masalah daya ingat
Kurang tidur dapat berdampak negatif secara jangka panjang bagi kesehatan otak dalam mengingat.
2. Gangguan berpikir dan berkonsentrasi
Konsentrasi, kemampuan berpikir hingga kemampuan problem solving dapat terganggu ketika kamu kurang istirahat.
3. Tekanan darah tinggi
Tidak memiliki waktu cukup untuk tidur kurang dari 5 jam semalam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
4. Diabetes
Kurang tidur dapat berdampak pada pelepasan insulin, hormon gula darah. Oleh karena itu, orang yang sering begadang akan memiliki risiko diabetes lebih tinggi hingga terkena diabetes tipe 2.
5. Gangguan hati
Begadang dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan produksi kimia dalam tubuh yang menyebabkan peradangan di hati.