Waspada Begal Rekening, Uang Bisa Raib Kurang dari 5 Menit

Indotnesia

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:32 WIB
Waspada Begal Rekening, Uang Bisa Raib Kurang dari 5 Menit
Freepik/rawplxel

Indotnesia - Modus penipuan untuk menguras rekening seseorang atau dikenal dengan begal rekening kini sedang marak terjadi. Ketua Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Septiaji Eko Nugroho atau Aji meminta masyarakat untuk waspada terhadap fenomena tersebut.

“Masyarakat jangan menghiraukan pesan yang menyaru sebagai pihak bank, padahal sejatinya merupakan komplotan jahat yang ingin menguras rekening,” ungkap Aji dalam keterangan tertulis pada Sabtu (18/6/2022), dikutip dari Suara.com.

Dilansir dari akun resmi Instagram @ojkindonesia, fenomena penipuan tersebut dikenal dengan istilah social engineering atau soceng yaitu cara untuk menipu korban secara psikologis agar bisa mendapatkan informasi data pribadi atau akses yang diinginkan.

Manipulasi psikologis yang dilakukan diantaranya dengan memengaruhi korban melalui berbagai cara dan media persuasif, membuat korban merasa senang atau panik sehingga tanpa sadar akan mudah menjawab atau mengikuti instruksi penipu.

Setelah korban merasa yakin dan terjebak oleh penyamaran penipu, pelaku begal rekening itu akan meminta data pribadi, data akun hingga data finansial untuk menguras rekening korban dengan waktu kurang dari lima menit.

Sejumlah data yang dicuri pelaku kejahatan soceng diantaranya adalah username aplikasi, password, PIN, MPIN, Kode OTP, Nomor Kartu ATM/Kartu Kredit/Kartu Debit, Nomor CVV/CVC Kartu Kredit/Debit, Nama Ibu Kandung, dan informasi pribadi lainnya. 

Mengutip dari akun Instagram @ojkindonesia, modus soceng atau begal rekening yang perlu diwaspadai yaitu:

1. Akun layanan konsumen palsu

Umumnya penipu menggunakan akun media sosial palsu dengan mengatasnamakan pihak bank atau admin e-commerce yang muncul saat seseorang menyampaikan keluhan terkait pelayanan. Biasanya, dari situ penipu akan mengarahkan korban ke website palsu atau meminta data pribadi.

baca juga

2. Info perubahan tarif transfer bank

Biasanya penipu akan mengaku sebagai pegawai bank dan memberikan informasi terkait perubahan tarif transfer bank, lalu meminta korban mengisi formulir berupa data pribadi seperti PIN, kode OTP, dan password.

3. Tawaran menjadi agen laku pandai

Penipu menawarkan jasa menjadi agen laku pandai tanpa persyaratan rumit dan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang agar mendapatkan mesin Electronic Data Capture (EDC), yaitu alat penerima pembayaran yang dapat menghubungkan antar rekening bank.

4. Tawaran menjadi nasabah prioritas

Penipu merayu korban dengan menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dan meminta korban agar memberikan data pribadi seperti Nomor CVV/CVC, Nomor Kartu ATM, PIN, OTP, dan password.

Kecepatan penipu dalam menguras rekening korban, menuntut masyarakat agar lebih paham prinsip keamanan akun keuangan terutama bagi mereka yang menggunakan dompet dan bank digital.

Oleh karena itu, Aji menjelaskan jika masyarakat merasa ragu pada pesan atau panggilan telepon yang mengatasnamakan pihak bank atau e-commerce, sebaiknya dipastikan langsung melalui hotline resmi.

“Ketika ragu, pastikan menanyakan langsung kepada pihak bank baik ke kantor cabang, melalui hotline resmi atau mengirim pesan melalui akun media sosial resmi bank yang sudah centang biru,” imbuhnya, dikutip dari Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begal Rekening Mulai Resahkan Masyarakat, Uang Tiba-tiba Hilang Dari Rekening Bank

Begal Rekening Mulai Resahkan Masyarakat, Uang Tiba-tiba Hilang Dari Rekening Bank

Sulsel | Selasa, 21 Juni 2022 | 16:08 WIB

Modus Begal Rekening dan Aksi Pencurian Uang Melalui Informasi Pribadi Korban

Modus Begal Rekening dan Aksi Pencurian Uang Melalui Informasi Pribadi Korban

Bisnis | Senin, 20 Juni 2022 | 15:27 WIB

Mewaspadai Maraknya Begal Rekening, Ini Kata Pengamat

Mewaspadai Maraknya Begal Rekening, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Sabtu, 18 Juni 2022 | 10:16 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×