Yogyakarta Jadi Daerah dengan Angka Stunting Terkecil di Indonesia

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:45 WIB
Yogyakarta Jadi Daerah dengan Angka Stunting Terkecil di Indonesia
Pixabay/PublicCo

Indotnesia - Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke -29 tahun 2022, Yogyakarta berhasil menjadi salah satu daerah dengan angka stunting terkecil di Indonesia, bersanding dengan Bali dan Jakarta. 

Penanganan stunting di Indonesia memang menunjukkan kemajuan. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting di Indonesia pada 2021 sebesar 24,4%, atau menurun 6,4% dari angka 30,8% pada 2018.

Sementara di Yogyakarta, kasus stunting pada tahun 2021 sebesar 14% lebih kecil di bawah angka nasional. Atas capaian tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Hasto Wardoyo menyatakan apresiasinya.

“Pencapaian DIY untuk pencegahan stunting memang tidak bisa dibilang kecil. Upaya yang dilakukan mampu menunjukkan hasil yang menggembirakan," ujar Hasto dalam acara Peringatan Harganas 2022, di Balaikota Kota Yogyakarta, Rabu (29/6/2022).

Hasto menambahkan tingginya jumlah akseptor KB di Jogja menjadi salah satu indikasi dari upaya pencegahan stunting. Program Gerakan Sejuta Akseptor atau masyarakat yang KB mencapai 200% dari target juga jadi alasannya.

Selain itu, kesadaran masyarakat, kemampuan finansial orang tua, kematangan emosi, dan jarak lahir antar anak menjadi hal penting untuk mencegah angka stunting pada anak. 

Stunting menjadi salah satu masalah yang mengancam generasi muda, dan Jogja berhasil menekan angka kasus tersebut. Wagub DIY KGPAA Paku Alam X yang turut hadir dalam acara itu juga menegaskan pentingnya pencegahan stunting.

“Pencegahan stunting menjadi hal pertama dan utama yang bisa dilakukan oleh keluarga. Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini, sekaligus menjadi tonggak baru pencegahan stunting dengan menyelaraskan langkah peran keluarga dengan peran pemerintah,” ujar Paku Alam X.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 juga mencatat Indeks Khusus Penanganan Stunting DIY tiga tertinggi se-Indonesia, yaitu 79,3 poin. Berdasarkan data tersebut, angka kasus stunting di Yogyakarta termasuk terkecil di Indonesia.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang menyebabkan anak terlihat lebih pendek. Keadaan tersebut umumnya disebabkan karena kekurangan asupan gizi dalam kurun waktu yang lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Program KB Tak Hanya Dijalankan oleh Istri, Tapi Juga Memerlukan Partisipasi Aktif dari Suami, Ini Penjelasan BKKBN

Program KB Tak Hanya Dijalankan oleh Istri, Tapi Juga Memerlukan Partisipasi Aktif dari Suami, Ini Penjelasan BKKBN

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juni 2022 | 09:26 WIB

Terkini

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

Persaingan Sengit Skuad Timnas Indonesia: Wajah Baru, Harapan Baru

Persaingan Sengit Skuad Timnas Indonesia: Wajah Baru, Harapan Baru

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:03 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!

4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Usai Rilis Global, HP Murah POCO C81 Pro Bersiap Masuk ke Indonesia

Usai Rilis Global, HP Murah POCO C81 Pro Bersiap Masuk ke Indonesia

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB