Di samping pemeliharaan, sistem SHMS juga memuat informasi terkait kepadatan lalu lintas, gempa, tiupan angin, dan curah hujan di jembatan serta dapat mendeteksi lebih awal penurunan kemampuan dan kerusakan.
Secara waktu tempuh, Jembatan Suramadu menguntungkan masyarakat karena dapat mempersingkat perjalanan dari Surabaya-Madura atau sebaliknya yang semula harus menyebrang selama 30 menit, menjadi lebih cepat sekitar 10 menit.