Sejarah dan Fakta Menarik Jembatan Suramadu yang Jalur Motornya Ditutup Setahun

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 17:11 WIB
Sejarah dan Fakta Menarik Jembatan Suramadu yang Jalur Motornya Ditutup Setahun
Wikipedia.com/Sakurai Midori

Indotnesia - Jalur kendaraan roda dua di Jembatan Suramadu bakal ditutup selama setahun karena adanya pemasangan saluran kabel tegangan tinggi untuk pasokan listrik oleh PT PLN ke Pulau Madura yang dimulai pada Kamis (14/7/2022).

Jalur roda dua atau R2 ditutup secara bergantian dan dialihkan ke jalur darurat atau roda empat (R4) dengan skema lalu lintas berupa pemakaian 380 pembatas atau barier untuk memisahkan lajur kendaraan roda dua dan roda empat arah Surabaya - Madura.

Jembatan Suramadu menjadi salah satu infrastruktur yang penting bagi mobilitas masyarakat, terutama bagi kendaraan jalur darat karena bisa lebih cepat.

Termasuk jembatan terpanjang di Indonesia, Jembatan Suramadu memiliki sejarah panjang sekaligus fakta menarik hingga membuatnya jadi ikon kebanggaan warga Surabaya dan Madura.

Sejarah Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu merupakan jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa di Surabaya dan Pulau Madura di timur Kamal.

Pembangunannya dimulai saat era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 dan dibuka untuk umum sekaligus diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009.

Memiliki panjang sekitar 5.000 meter, jembatan ini terdiri dari tiga bagian yaitu jembatan utama (main bridge), jembatan penghubung (approach bridge), dan jalan layang (causeway).

Selain itu, jembatan ini menyediakan empat lajur dua arah dengan lebar 3,5 meter dan dua lajur darurat selebar 2,75 meter serta lajur khusus pengendara sepeda motor di setiap sisi luar jembatan.

Selama hampir 7 tahun proses pembangunan, Jembatan Suramadu diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp4,5 triliun.

Fakta Menarik Jembatan Suramadu

Selain keunikannya sebagai jembatan terpanjang di Indonesia, fakta menarik dari jembatan Suramadu adalah perencanaan pembangunan yang telah terjadi sejak tahun 1986 dan diseriusi oleh BJ Habibie sebagai Menteri Riset dan Teknologi.

Sayangnya, pembangunan tersebut mangkrak pada 1997 lantaran adanya krisis moneter yang melanda Tanah Air hingga 2001. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya meneruskan pembangunan jembatan dan disetujui pemerintah pusat berdasarkan Keppres No.79 Tahun 2003.

Tak hanya perencanaan yang pada dasarnya telah direncanakan sejak tahun 1980-an, jembatan ini diprediksi dapat kuat bertahan hingga 100 tahun.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum, Jembatan Suramadu dirancang oleh para ahli konstruksi dan didukung dengan pemakaian Sistem Pemantauan Ketahanan Struktur Jembatan (Structural Health Monitoring System/SHMS) yang memberikan data-data akurat tentang struktur jembatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ungkap Cara Hemat Pergi ke Bali dari Surabaya, Cuma Butuh Rp64 Ribuan

Ungkap Cara Hemat Pergi ke Bali dari Surabaya, Cuma Butuh Rp64 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:04 WIB

Terkini

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Banten | Rabu, 29 April 2026 | 23:27 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:51 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kalbar | Rabu, 29 April 2026 | 22:28 WIB

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:17 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB