Kawasan SCBD, Jadi Distrik Bisnis hingga Tempat Nongkrong Populer Remaja Citayam

Indotnesia

Kamis, 14 Juli 2022 | 11:16 WIB
Kawasan SCBD, Jadi Distrik Bisnis hingga Tempat Nongkrong Populer Remaja Citayam
Suara.com/Achmad Fauzi

Indotnesia - Belum lama ini area Sudirman atau dikenal SCBD (Sudirman Central Business District) jadi perbincangan publik, setelah ramai ratusan remaja nongkrong di kawasan tersebut dengan gaya berpakain trendy dan fashionable layaknya model catwalk.

Remaja yang mayoritas berasal dari daerah pinggiran Sudirman, seperti Citayam, Bojong Gede, dan Depok itu belakangan kerap terlihat berkumpul di sekitar Stasiun MRT Dukuh Atas hingga memunculkan fenomena yang dikenal dengan “Citayam Fashion Week”, karena gaya busana casual dan trendy ala street fashion.

Mengenal Kawasan SCBD

Pembangunan infrastruktur Sudirman Central Business District atau SCBD dimulai pada 1992-1993 di lahan kumuh seluas 45 hektar di jantung Segitiga Emas Jakarta, yaitu daerah berbentuk segitiga imajiner yang terletak di Provinsi DKI Jakarta, membentang dari Jakarta Pusat hingga Jakarta Selatan.

Pemerintah DKI Jakarta melalui PT Danayasa Arthatama, membangun kawasan Sudirman menjadi area niaga terpadu dan modern yang dimulai dari Gedung Artha Graha, gedung perkantoran pertama di SCBD pada 1995.

Kawasan SCBD terletak di daerah Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang kini semakin beragam terdiri dari hotel, gedung perkantoran, kondominium, hotel, pusat perbelanjaan hingga hiburan.

Daerah perkantoran yang juga kerap dikenal sebagai tempat bekerja ‘mbak-mbak SCBD’ ini telah berkembang menjadi komplek mixed-use terintegrasi terbaik di Indonesia hingga jadi kawasan populer diperbincangkan di media sosial.

Selain itu, Distrik Bisnis Sudirman Pusat juga memiliki ratusan kantor perusahaan ternama, pusat kantor prestisius nan elit, jadi incaran para pencari kerja karena gaji serta benefit yang ditawarkan memiliki angka fantastis.

Jadi Ajang Eksistensi Remaja

Remaja 'Citayam Fashion Week' berpose saat difoto di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (6/7/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dilansir dari Suara.com, Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia Devie Rahmawati mengatakan fenomena remaja nongkrong di kawasan Sudirman merupakan efek dari media sosial.

baca juga

Para remaja yang sedang dalam masa pencarian identitas diri, terpengaruh media sosial mulai dari referensi gaya hidup di kota besar hingga hal metrosentrik lain yang membuat mereka berlomba-lomba untuk datang dan nongkrong di tempat populer yang ada di Jakarta.

Fenomena ‘Citayam Fashion Week’ menampilkan berbagai aksi gaya berpakaian para remaja yang sedang nongkrong di kawasan Sudirman dengan kemeja flanel oversize, sweater sport, sneaker warna warni hingga aksesoris dan jaket kulit.

Ramainya fenomena tersebut bahkan mendapatkan tanggapan dari media harian mode asal Jepang, Tokyo Fashion yang menyebut keberadaan remaja-remaja itu membuat jalan-jalan di kawasan Sudirman menjadi hidup sebagai fashion catwalk.

“Utas keren tentang ribuan anak muda Indonesia yang membuat jalan-jalan di Jakarta Pusat menjadi hidup sebagai fashion catwalk, tidak seperti Harajuku di Jepang. Semoga beberapa situs atau akun street snap Indonesia mendokumentasikan dan mendukung fenomena tersebut!,” tulis @TokyoFashion di Twitter pada Senin (11/7/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta Jadi Kota Paling Polusi, Kenali Bahaya dan Pencegahannya bagi Kesehatan Tubuh

Jakarta Jadi Kota Paling Polusi, Kenali Bahaya dan Pencegahannya bagi Kesehatan Tubuh

Indotnesia | Selasa, 28 Juni 2022 | 19:21 WIB

Terkini

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

×