Breaking Point, Masalah Psikologi yang Bikin Shawn Mendes Tunda Tur Dunia

Indotnesia | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 12:47 WIB
Breaking Point, Masalah Psikologi yang Bikin Shawn Mendes Tunda Tur Dunia
Instagram/ shawnmendes

Indotnesia - Shawn Mendes belum lama ini menunda tur dunianya sampai waktu yang tidak bisa dipastikan. Hal tersebut, dikarenakan pelantun lagu Senorita sedang mengalami breaking point.

Penyanyi asal Kanada itu, merasa sulit karena telah melakukan tur sejak usianya 15 tahun dan jauh dari teman serta keluarga. Hal itu diungkapkan langsung oleh Shawn melalui postingan di Instagram pribadinya.

“Ini menghancurkan hati saya untuk mengatakan ini, tapi sayangnya saya harus menunda tiga minggu ke depan pertunjukan melalui Uncasville, CT hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tulisnya beberapa waktu lalu.

“Saya telah melakukan tur sejak saya berusia 15 tahun dan sejujurnya selalu sulit untuk berada di jalan yang jauh dari teman dan keluarga. Setelah beberapa tahun keluar dari jalan, saya merasa siap untuk terjun kembali, tetapi keputusan itu terlalu dini dan sayangnya jalan tol dan tekanan telah mengejar saya dan saya mencapai breaking point  (titik puncaknya),” lanjutnya.

Mengenai tur Wonder: The World Tour, dia sudah membicarakan dengan tim dan manajemennya dan sepakat menunda demi kesehatan mental sang penyanyi. Lalu, apa itu sebenarnya ‘breaking point’ yang dialami oleh Shawn Mendes?

Breaking Point

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia breaking point berarti titik puncak. Misalnya, pernahkah kamu merasa sudah tidak tahan lagi karena situasi atau tekanan yang kamu hadapi? Ya, breaking point bisa diartikan seperti itu.

Mengutip dari Wisegeek, breaking point secara psikologi mengacu pada titik ketika seseorang hancur, tak tahan lagi, hingga mencapai titik perubahan permanen. Bisa juga ketika seseorang berada di masa sulit dan tidak dapat lagi menerima atau menghadapi suatu situasi karena terlalu banyak tekanan atau stres. 

Breaking point bagi tiap orang berbeda-beda. Namun, jika seseorang dipaksa secara terus-menerus melakukan sesuatu yang menjadi tantangan untuk dirinya, maka suatu saat akan mencapai puncaknya.

Hal itu juga bisa bermakna sebagai titik terendah dalam hidup seseorang yang bisa mengganggu kesehatan mental. Tinggal bagaimana tiap orang memahami dan memiliki kemampuan untuk meresponnya.

Tanda-tanda Breaking Point

Meski tidak bisa dideskripsikan secara pasti apa itu sebenarnya breaking point, tetapi menurut Hospitality Health, seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental itu dapat ditandai dari gejala-gejala berikut.

1. Sulit tidur

2. Sulit berkonsentrasi

3. Emosional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Shawn Mendes Tunda Tur "Wonder" Demi Kesehatan Mental, Ini Alasan Penting Menjaganya

Shawn Mendes Tunda Tur "Wonder" Demi Kesehatan Mental, Ini Alasan Penting Menjaganya

Health | Selasa, 12 Juli 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

Gagal Masuk PTN? Jangan Sedih! Ini 6 Bidang Jurusan di PTS yang Jamin Masa Depan Cerah

Gagal Masuk PTN? Jangan Sedih! Ini 6 Bidang Jurusan di PTS yang Jamin Masa Depan Cerah

Bali | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

iCAR V23 Usung Chip Snapdragon 8155 untuk Sensasi Berkendara yang Lebih Responsif

iCAR V23 Usung Chip Snapdragon 8155 untuk Sensasi Berkendara yang Lebih Responsif

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 12:22 WIB

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing

7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:19 WIB

Viral Napi Korupsi Bisa Mampir ke Coffee Shop, Karutan Akui Adanya Pelanggaran SOP

Viral Napi Korupsi Bisa Mampir ke Coffee Shop, Karutan Akui Adanya Pelanggaran SOP

Sumut | Kamis, 16 April 2026 | 12:18 WIB

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

5 Cleansing Oil Korea dengan Sunflower Seed Oil untuk Deep Cleansing

5 Cleansing Oil Korea dengan Sunflower Seed Oil untuk Deep Cleansing

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 12:14 WIB