Penelitian Terbaru Buktikan Asal Mula Covid-19 Berasal dari Pasar Huanan di Wuhan

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 10:09 WIB
Penelitian Terbaru Buktikan Asal Mula Covid-19 Berasal dari Pasar Huanan di Wuhan
Ilustrasi pasar ikan. ((Pexels/Chait Goli))

Indotnesia - Manusia masih terus menghadapi pandemi Covid-19 hingga kini, yang mana virusnya terus bermutasi. Meski sudah ada vaksin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta ilmuwan untuk melanjutkan penelitian tentang asal mula virus tersebut.

Pasar seafood Huanan di Wuhan, China, sejak semula disebut-sebut sebagai lokasi awal dimulainya pandemi yang kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Lalu, apa hasil penelitian terbaru dari para ahli di seluruh dunia mengenai hal tersebut?

Melansir CNN, ada dua studi terbaru dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, namun menyimpulkan hal yang sama, yakni Pasar Huanan di Wuhan kemungkinan besar menjadi pusat penyebaran virus corona.

Penelitian yang telah diunggah secara online sebagai pracetak pada Februari lalu, kini telah menjalani peer review dan diterbitkan Selasa (26/7/2022) di jurnal Science.

Penelitian pertama, para ilmuwan di seluruh dunia menggunakan alat pemetaan dan laporan media sosial untuk analisis sosial dan lingkungan. Meski "keadaan sebenarnya masih belum jelas", namun virus tersebut kemungkinan ada pada hewan hidup yang dijual di pasar itu pada akhir 2019.

Hewan-hewan hidup itu ditempatkan saling berdekatan dan dapat dengan mudah bertukar kuman. Meski demikian, penelitian ini tidak menyebutkan hewan apa yang sakit dan membawa virus.

Kasus Covid-19 paling awal berada di pasar di mana terdapat penjual hewan-hewan hidup dan banyak orang berbelanja di sana. Para peneliti meyakini ada dua virus terpisah pada hewan, yang kemudian menyebar ke manusia.

"Semua 8 kasus yang terdeteksi sebelum 20 Desember (2019) berasal dari sisi barat pasar, tempat spesies mamalia juga dijual," tulis hasil studi tersebut.

Mengutip BBC, penelitian pemetaan kasus Covid-19 juga menemukan sebagian besar pasien-pasien awal, yang tidak pernah ke pasar, ternyata tinggal di dekat pasar.

Profesor Michael Worobey, peneliti utama dan ahli biologi di University of Arizona, mengatakan pasar adalah pusat epideminya. Awalnya, penjual terinfeksi terlebih dahulu kemudian muncul rantai infeksi di antara masyarakat di sekitar pasar.

"Di sebuah kota yang luasnya lebih dari 3.000 mil persegi (7.770 km persegi), area dengan kemungkinan tertinggi yang rumahnya terdapat seseorang terkena kasus awal Covid-19 di dunia adalah area dengan beberapa blok kota, dengan pasar Huanan di tengah-tengahnya," ujar Prof Worobey.

Berdasarkan penelitian sampel cairan dari saluran air dan kios di pasar, semuanya menunjukkan positif terkena virus.  Salah satu peneliti yang terlibat, Profesor David Robertson dari University of Glasgow mengatakan sampel dengan positif Covid-19 itu berasal dari klaster sebelah barat daya pasar.

"Dan itu adalah lokasi yang kita laporkan sebagai tempat penjualan anjing rakun," ujarnya.

"Jadi kami mendapat konfirmasi bahwa hewan yang sekarang kami ketahui rentan (terhadap virus Sars-Cov-2) dijual di sana pada akhir 2019," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi  Darurat Kesehatan Global, Ini 3 Fakta Wabah Cacar Monyet

Jadi Darurat Kesehatan Global, Ini 3 Fakta Wabah Cacar Monyet

| Senin, 25 Juli 2022 | 10:32 WIB

Terjamin Aman, BPOM Izinkan Paxlovid sebagai Obat Covid-19

Terjamin Aman, BPOM Izinkan Paxlovid sebagai Obat Covid-19

| Senin, 18 Juli 2022 | 13:15 WIB

WHO: Pandemi Bikin Jumlah Penerima Vaksin DPT Anjlok, Termasuk Indonesia

WHO: Pandemi Bikin Jumlah Penerima Vaksin DPT Anjlok, Termasuk Indonesia

| Jum'at, 15 Juli 2022 | 17:05 WIB

Terkini

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

5 Moisturizer dengan Kandungan Pencerah untuk Menyamarkan Flek Hitam

5 Moisturizer dengan Kandungan Pencerah untuk Menyamarkan Flek Hitam

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

Penjualan Daihatsu April 2026 Melejit Sigra dan Gran Max Jadi Primadona

Penjualan Daihatsu April 2026 Melejit Sigra dan Gran Max Jadi Primadona

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen

AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:49 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB

Hadir di Indonesia, Laka Bawa Filosofi Gender-Neutral dan Tren Bibir Glossy ala Korea

Hadir di Indonesia, Laka Bawa Filosofi Gender-Neutral dan Tren Bibir Glossy ala Korea

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:47 WIB

Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia

Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:46 WIB

5 Hair Tonic Biotin untuk Transformasi Rambut Lebih Lebat dan Sehat

5 Hair Tonic Biotin untuk Transformasi Rambut Lebih Lebat dan Sehat

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:45 WIB

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Rori di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Rori di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:44 WIB

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB