Update Proyek TPST Piyungan: Air Lindi Masih Mengalir di Sekitar Rumah Warga

Indotnesia

Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:25 WIB
Update Proyek TPST Piyungan: Air Lindi Masih Mengalir di Sekitar Rumah Warga
Air lindi yang mengalir di sekitar TPST Piyungan. (Tangkapan layar Twitter/ @merapi_uncover)

Indotnesia - Menurut 8 kesepakatan antara warga sekitar TPST Piyungan dan Pemda DIY, Optimalisasi Instalasi Pengolahan Air Lindi rampung pada bulan Juli lalu. Namun, kenyataannya beberapa warga mengeluhkan limbah cair yang masih mengalir di sekitar rumah.

Melalui unggahan video di Twitter @merapi_uncover, terlihat air lindi masih mengalir di sekitar parit warga. Unggahan itu juga dimaksudkan agar dinas terkait segera bertindak.

“Tolong dikoordinasikan dengan dinas terkait, janjinya akhir bulan Juli pengolahan limbah TPST Piyungan rampung. Ini sudah awal Agustus dan masih belum diolah dan ini limbah liar masih mengaliri parit warga. Tentunya kita semua tidak mau dong JogjaDaruratSampah lagi????” keterangan yang tertulis dalam unggahan pada, Senin (1/8/2022).

Sebelumnya, Jogja sempat mengalami darurat sampah akibat warga sekitar TPST Piyungan memblokade akses TPST. Pasalnya, di tempat pembuangan itu sampah sudah menumpuk hingga menyesakkan warganya.

Akibatnya, beberapa ruas jalan di DIY dipenuhi oleh tumpukan sampah. Lalu, pemerintah setempat kemudian membuat kesepakatan dengan warga sekitar TPST yang akhirnya membuat tempat pembuangan itu dibuka kembali.

Ada 8 kesepakatan yang dihasilkan saat itu, salah satunya yaitu terkait pengolahan air lindi di TPST Piyungan.

“Optimalisasi Instalasi Pengolahan Air Lindi akan selesai dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhir bulan Juli 2022”, begitu bunyi poin 2 pada kesepakatan tersebut.

Mengutip Suara.com, pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Lindi TPST Piyungan sudah rampung dan alat berat sudah ditarik sejak Senin (1/8/2022).

Namun, perwakilan Aliansi Banyakan Bergerak, Herwin Arvinanto merasa kecewa ketika mendatangi lokasi kolam-kolam pengolahan air limba. Menurutnya, itu tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat Pemda DIY dengan warga.

"Dengan kondisi tersebut tentu kami sangat kecewa. Karena tidak sesuai kesepakatan," ujar Herwin dikutip dari Suara.com (2/8/2022).

Dia juga mengaku masih menemukan cairan pekat yang dialirkan ke saluran pembuangan. Namun, aliansi Banyakan Bergerak yang terdiri dari warga itu belum melaporkannya pada pihak terkait. 

Sementara, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DIY juga sudah mendatangi lokasi. Namun, tak ada warga yang diundang atau diberi tahu, sehingga komunikasi antara warga dan Pemda terkait Instalasi Pengolahan Air Lindi belum bisa berjalan. 

Herwin berharap limbah cair yang dialirkan ke sungai jadi tidak berbahaya lagi setelah pembangunan IPAL. Menurutnya, air lindi jadi masalah serius yang mencemari Lingkungan sekitar TPST Piyungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Juli Batas Akhir Realisasi IPAL Lindi TPST Piyungan, Warga Temukan Hasil Olahan Lindi Masih Nekat Dibuang ke Sungai

Juli Batas Akhir Realisasi IPAL Lindi TPST Piyungan, Warga Temukan Hasil Olahan Lindi Masih Nekat Dibuang ke Sungai

Jogja | Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:35 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran

Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran

Jakarta | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:36 WIB

Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen

Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen

Jakarta | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:24 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?

Jakarta | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?

Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?

Kalbar | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:53 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?

Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?

Sumsel | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:37 WIB