Ditunda Kemenhub, Kapan Kenaikan Tarif Ojol Mulai Berlaku?

Indotnesia | Suara.com

Minggu, 14 Agustus 2022 | 14:06 WIB
Ditunda Kemenhub, Kapan Kenaikan Tarif Ojol Mulai Berlaku?
Kemenhub menunda kenaikan tarif ojek online. (Suara.com/Muhaimin A Untung)

Indotnesia - Hari ini, Minggu (14/8/2022), seharusnya menjadi hari pertama mulai berlakunya kenaikan tarif ojek online. Namun kenyataannya, Kementerian Perhubungan memilih untuk menunda kebijakan tersebut.

Kemenhub menetapkan penyesuaian aplikasi terhadap tarif yang baru paling lambat 25 hari sejak Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat pada 4 Agustus 2022 lalu.

Semula, dalam keputusan menteri tersebut tertulis pemberlakuan tarif baru efektif dilakukan maksimal 10 hari kalender, yang berarti tanggal 14 Agustus 2022.

Dengan penundaan paling lambat 25 hari, maka kenaikan tarif ojol mulai berlaku pada 29 Agustus 2022. Kemenhub menilai penundaan harus dilakukan karena perlu sosialisasi terhadap tarif baru.

Mengutip Suara.com, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendra Sugiatno mengatakan moda angkutan ojol juga berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas 

"Karena itu, pemberlakuan efektif aturan ini ditambah menjadi paling lambat 25 hari kalender,” ujarnya, Minggu (14/8/2022).

Dia berharap waktu penyesuaian tarif ini akan membuat pihak aplikasi segera menerapkan tarif baru dan meningkatkan pelayanan bagi penumpang, termasuk jaminan keselamatan.

Sebelumnya, berdasarkan KM No. KP 564 Tahun 2022 terdapat sejumlah penyesuaian kenaikan tarif ojol dengan 3 sistem zonasi, yakni:

Zona I : Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Sumatera, dan Bali;
Zona II : Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi;
Zona III : Nusa Tenggara dan sekitarnya, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku.

Berikut rincian tarif baru ojol sesuai zonasi:

Zona I: 
Biaya jasa batas bawah Rp1.850/km
Biaya jasa batas atas Rp2.300/km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp9.250- Rp11.500

Zona II:
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.600/km
Biaya jasa batas atas sebesar Rp2.700/km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp13.000 sampai Rp13.500

Zona II:
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.100/km
Biaya jasa batas atas sebesar Rp2.600/km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp10.500 sampai Rp13.000

Rata-rata kenaikan tarif ojek online berada di kisaran Rp1.000- Rp2.000 dengan harapan agar perusahaan aplikasi dapat meningkatkan standar pelayanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perlu Sosialisasi Lebih Jauh, Kemenhub Batal Terapkan Tarif Baru Ojol Hari Ini

Perlu Sosialisasi Lebih Jauh, Kemenhub Batal Terapkan Tarif Baru Ojol Hari Ini

| Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Kemenhub Umumkan Tarif Ojol Naik, Ini Rinciannya

Kemenhub Umumkan Tarif Ojol Naik, Ini Rinciannya

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 14:45 WIB

Viral Ojol Angkut Lemari, Bagaimana Aturan Bawa Barang di Sepeda Motor?

Viral Ojol Angkut Lemari, Bagaimana Aturan Bawa Barang di Sepeda Motor?

| Senin, 27 Juni 2022 | 15:29 WIB

Terkini

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar

Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Persib vs Bali United: Polisi Terjunkan 2.106 Personel, Ini Titik Penyekatan Harus Dihindari

Persib vs Bali United: Polisi Terjunkan 2.106 Personel, Ini Titik Penyekatan Harus Dihindari

Bali | Minggu, 12 April 2026 | 15:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Penurunan Produksi Susu, Minta Langkah Strategis

Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Penurunan Produksi Susu, Minta Langkah Strategis

Jawa Tengah | Minggu, 12 April 2026 | 15:43 WIB

7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil

7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Profil SMP Islamic Center Siak, Disorot usai Siswa Meninggal Kena Ledakan saat Praktik

Profil SMP Islamic Center Siak, Disorot usai Siswa Meninggal Kena Ledakan saat Praktik

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 15:40 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB