Jangan Disepelekan, Kenali Penyakit Kusta yang Dapat Menular

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:30 WIB
Jangan Disepelekan, Kenali Penyakit Kusta yang Dapat Menular
Kenali penyakit kusta yang dapat menular. (Freepik/karlyukav)

Indotnesia - Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia masuk peringkat ketiga sebagai negara dengan kasus kusta terbanyak hingga 2020 lalu.

Sementara data Kementerian Kesehatan RI per 24 Januari 2022 mencatat ada sebanyak 13.487 kasus kusta aktif dengan penemuan baru sebanyak 7.146 kasus.

Memiliki gejala yang tampak seperti panu, ternyata penyakit kusta tidak bisa disepelekan begitu saja karena dapat menular.

Maka dari itu, kenali gejala dan jenis-jenis kusta yang bisa terjadi pada manusia agar tidak lantas menjadi bahaya bagi orang lain.

Mengenal Penyakit Kusta

Kusta merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae yang dapat menular. Meski tergolong menular, penyakit ini tidak mematikan dan penderitanya dapat dinyatakan sembuh jika menjalani pengobatan yang tepat.

Penyakit ini juga dikenal sebagai lepra, yaitu penyakit yang dapat menyerang kulit, mata, jaringan saraf perifer, dan selaput yang melapisi di dalam hidung.

Seseorang dapat terkena penyakit kusta ketika terpapar kuman dan bakteri penyebabnya, salah satunya bisa dipicu dari adanya kontak erat dengan pengidap kusta lain. Selain itu, kusta juga dapat ditularkan lewat inhalasi atau menghirup udara.

Dilansir dari Suara.com, proses penularan kusta hingga timbul gejala membutuhkan waktu 2-5 tahun. Sedangkan kontak erat minimal berada dalam ruangan yang sama selama tiga bulan berturut-turut atau minimal 20 jam per minggu.

Oleh karena itu, jika baru satu kali bertemu dan tidak berkontak erat dengan penderita maka belum tentu akan tertular.

Di Indonesia, penyakit kusta kerap dipandang negatif serta diasosiasikan dengan penyakit kutukan atau hasil guna-guna.

Setidaknya ada 10 provinsi di Indonesia yang belum bebas kusta. Sebagian besar berada di wilayah Indonesia Timur seperti Sulawesi, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Gejala Kusta

Ada beberapa gejala utama yang menunjukkan jika seseorang terinfeksi kusta yaitu adanya bercak perubahan warna kulit menjadi putih dan lesi kulit berbentuk benjolan yang tidak hilang serta umumnya merasa kebas dan adanya kelemahan otot.

Sedangkan secara lebih rinci, untuk kasus kusta kering atau pausibasiler ditandai dengan kelenjar keringat yang tidak berfungsi dengan baik sehingga membuat kulit menjadi bersisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terlihat Bahagia Padahal Enggak, Kenali Apa Itu Duck Syndrome dan Gejalanya

Terlihat Bahagia Padahal Enggak, Kenali Apa Itu Duck Syndrome dan Gejalanya

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:50 WIB

Terkini

Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya

Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 23:50 WIB

Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan

Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah

7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah

Kalbar | Jum'at, 03 April 2026 | 23:25 WIB

7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros

7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros

Jakarta | Jum'at, 03 April 2026 | 23:10 WIB

Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?

Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 22:37 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan

Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 22:08 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB