Mengenal Istilah Non-biner yang Bikin Mahasiswa Unhas Diusir Dosen

Indotnesia | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:48 WIB
Mengenal Istilah Non-biner yang Bikin Mahasiswa Unhas Diusir Dosen
Mengenal istilah biner dan non-biner. (Freepik/rawpixel.com)

Indotnesia - Aksi seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang mengaku memiliki gender netral viral di media sosial. Pasalnya, pengakuannya itu membuat dosen yang bertanya saat itu mengusirnya dari ruangan.

"Tidak keduanya, di tengah-tengah. Makanya gender netral pak," jawab mahasiswa tersebut yang kemudian diketahui berinisial NA dikutip dari Suara.com.

Karena ramainya pembahasan video tersebut, Rektor Unhas Jamaluddin Jompa sudah meminta maaf atas insiden yang terjadi pada masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Terkait hal itu, apa itu gender netral atau non-biner?

Melansir dari Medical News Today, istilah gender non-biner mengacu pada seseorang yang tidak mengidentifikasi diri secara ekslusif sebagai laki-laki atau wanita.

Biasanya gender seseorang ditentukan berdasarkan jenis kelamin yang ada sejak lahir, seperti bentuk fisik alat reproduksi eksternal, apakah laki-laki atau wanita. Hal ini disebut sebagai sex binary.

Sementara itu yang berkaitan dengan perasaan internal seseorang tentang siapa dirinya (laki-laki atau perempuan) yang berkorelasi dengan jenis kelamin dapat disebut sebagai identity biner atau identitas gender.

Namun, beberapa orang tak bisa mengkonseptualisasi identitas gender mereka sebagai laki-laki atau perempuan. Akan tetapi, mereka mungkin masih memiliki perasaan yang kuat tentang jenis kelamin mereka tanpa mengidentifikasi sebagai pria atau wanita.

Sehingga, orang non-biner mengidentifikasi sebagai gender ketiga atau perantara, yaitu lebih dari satu gender, tanpa gender, atau memiliki identitas gender yang berfluktuasi.

Berbeda dengan seorang transgender yang tidak mengidentifikasikan diri dengan jenis kelamin yang ada pada mereka sejak lahir. Sementara beberapa orang non-biner masih mengidentifikasikan diri sebagai laki-laki atau perempuan untuk suatu gelar.

Jadi, jika mengacu pada bentuk fisik alat reproduksi pada disebut seks biner, sedangkan yang berkaitan dengan perasaan internal seseorang disebut identitas gender. Baik bisa mengidentifikasikan diri sebagai laki-laki atau wanita (biner) atau tak bisa mengidentifikasikan diri sebagai laki-laki atau perempuan (non-biner).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahasiswa Universitas Hasanuddin Diusir Dosen Usai Mengaku Nonbiner, Apa Bedanya dengan Transgender?

Mahasiswa Universitas Hasanuddin Diusir Dosen Usai Mengaku Nonbiner, Apa Bedanya dengan Transgender?

Lifestyle | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 17:58 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:33 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:27 WIB

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Jabar | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Bogor | Jum'at, 24 April 2026 | 23:12 WIB

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:04 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB