Melihat Kembali Catatan Sementara Hasil Autopsi Jenazah Brigadir J Versi Pengacara

Indotnesia

Senin, 22 Agustus 2022 | 09:49 WIB
Melihat Kembali Catatan Sementara Hasil Autopsi Jenazah Brigadir J Versi Pengacara
Pengacara Kamaruddin Simanjuntak membeberkan catatan sementara autopsi jenazah Brigadir J. (YouTube/Refly Harun)

Indotnesia - Bareskrim Polri pada hari ini (22/8/2022) akan menerima hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Autopsi ini merupakan bagian penyidikan kasus rencana pembunuhan terhadap Brigadir J.

Mengutip dari Suara.com, Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) mendapat mandat untuk melakukan autopsi tersebut, yang sebelumnya dilakukan oleh Tim Kedokteran Forensik RS Bhayangkara R Said Sukanto, Jakarta Timur.

Pada autopsi jenazah kali ini akan terungkap penyebab kematian Brigadir J, yang disebut-sebut ditembak dari jarak dekat.

"Informasi apa yang nanti dapat kami sampaikan tentunya sesuai dalam koridor UU Keterbukaan Informasi Publik. Sepanjang informasi tersebut tidak mengganggu jalannya penyidikan," ujar Dokter Forensik Ade Firmansyah Sugiharto.

Sebelum pengumuman resmi, pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, pernah membeberkan luka-luka apa saja yang diderita oleh jenazah kliennya.

Dalam tayangan YouTube Refly Harun, Kamaruddin yang juga mengutus tim dokter untuk melihat proses autopsi, sekaligus mewakili pihak pengacara.

Berikut beberapa hasil temuan tim dokter yang diutus Kamaruddin dalam proses autopsi kedua jenazah Yosua:

Bekas Lem di Belakang Kepala

Kamaruddin menjelaskan, pada bagian belakang kepala ditemukan sedikit benjolan bekas lem.

baca juga

"Lemnya dibuka, ternyata ada lubang. Lubangnya disonde, disonde itu seperti sumpit, ditusuk ke arah mata tapi mentok. Disonde ke arah hidung tembus, yaitu ada jahitan yang difoto ketika berulang kali saya berikan ke media," ujarnya.

"Itu adalah bekas lubang peluru yang ditembakkan dari belakang kepala," imbuhnya.

Tak Ada Otak di Kepala

Kamaruddin sempat membuat heboh publik ketika mengatakan tim dokter tidak menemukan otak di dalam kepala jenazah Brigadir J. 

Berdasarkan hasil pengamatan tim dokternya, otak Brigadir J terdapat di bagian dalam dada. Namun, dia juga belum mengetahui apakah hal tersebut merupakan standar forensik atau bukan.

"Jadi otak ada di dada. Apakah ini standarnya forensik, saya enggak paham. Otak harusnya di kepala, taruh di dada," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Diumumkan Hari Ini

Hasil Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Diumumkan Hari Ini

Lampung | Senin, 22 Agustus 2022 | 08:55 WIB

Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Provokasi Ajudan D yang Sebabkan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bertengkar

Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Provokasi Ajudan D yang Sebabkan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bertengkar

Depok | Minggu, 21 Agustus 2022 | 17:02 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir J yang Dikenal Lantang dalam Menangani Kasus

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir J yang Dikenal Lantang dalam Menangani Kasus

Indotnesia | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:34 WIB

Terkini

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:05 WIB

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:24 WIB

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:23 WIB

×