Polsek Srandakan Viral, Klarifikasi Cuitan Kasar Soal Peristiwa Kanjuruhan

Indotnesia

Selasa, 04 Oktober 2022 | 09:00 WIB
Polsek Srandakan Viral, Klarifikasi Cuitan Kasar Soal Peristiwa Kanjuruhan
Polsek Srandakan mengomentari peristiwa Kanjuruhan dengan kalimat kasar yang buat publik hebooh, Minggu (2/10/2022). (Unsplash/Joshua Hoehne)

Indotnesia - Polsek Srandakan, Bantul, Yogyakarta sempat membuat publik heboh pada Minggu (2/10/2022) lantaran cuitannya di Twitter ketika menanggapi tragedi Kanjuruhan dengan kalimat tidak pantas.

Akun Twitter @polseksrandakan itu diketahui membalas cuitan sejumlah warganet yang mengunggah sebuah cuplikan video terkait kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

"Salut sama pak tentara, musnahkan," tulis akun kepolisian tersebut.

Selain itu, ada pula kalimat tidak berempati yang ditulis oleh akun tersebut terkait komentarnya tentang kerusuhan di Kanjuruhan, yaitu "modyar" dan "Do belani opo koe ki? (Membela siapa kamu kamu?)".

Setelah komentar bernada kasar itu viral di media sosial, propam Polres Bantul langsung melakukan penyidikan dan menyebut adanya dugaan peretasan atau pembajakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Sejak Senin (3/10/2022) sejumlah cuitan kasar yang ditulis oleh akun @polseksrandakan itu langsung hilang. Meski begitu, jejak digital masih dapat dilihat dari sejumlah tangkapan layar cuitan tersebut yang dibagikan oleh warganet.

Cuitan Polsek Srandakan yang buat publik heboh karena dinilai tidak berempati. [Twitter/baksosapi, adtadt]
Cuitan Polsek Srandakan yang buat publik heboh karena dinilai tidak berempati. (sumber: Twitter/baksosapi, adtadt)

Saat dikonfirmasi kembali, Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengklarifikasi tentang komentar tidak pantas dalam akun tersebut terjadi karena kelalaian yang dilakukan oleh anggotanya.

"Dan benar adanya kelalaian dari anggota bukan admin dan mengakui bahwa yang bersangkutan memberi komentar dengan menggunakan akun Srandakan. Anggota tersebut tidak sengaja dan tidak sadar memberikan komentar dengan menggunakan akun," ungkap Jeffry, Senin (3/10/2022).

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, cuitan tersebut ternyata ditulis oleh mantan admin Twitter Polsek Srandakan berinisial TH yang hingga kini juga masih bertugas di kantor kepolisian tersebut.

baca juga

Lebih lanjut, TH bakal dikenai sanksi yang akan dijatuhkan dalam komite disiplin dan penahanan di tempat khusus selama 21 hari atas pelanggaran tersebut.

Atas kejadian itu, sejumlah warganet mengungkapkan kekesalannya dalam unggahan foto terakhir di akun Twitter @polseksrandakan dan menuntut agar anggota kepolisian berinisial NH tersebut dikenai hukuman.

"Lalai? Itu sengaja penuh kesadaran @polseksrandakan," tulis @adi_marz7.

"Yth. Bpk. Sudarsono. Segera lakukan press release dan sanksi tegas admin twitter ini. Sangat menyakitkan bagi kami, terutama bagi keluarga korban diluar sana," tulis @Official_Yulian.

"Emang sangat perlu adanya pendidikan karakter. Kemarin katanya di hack sekarang berubah statment. Jangan hanya menyuruh masyarakat cermat dalam bersosial media. Aparat juga. Bukankah sebagai pengayom dan contoh?," tulis akun @AifortAn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

14 Tragedi Terbesar di Stadion Sepak Bola dalam 40 Tahun Terakhir

14 Tragedi Terbesar di Stadion Sepak Bola dalam 40 Tahun Terakhir

Indotnesia | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:07 WIB

Cuaca Ekstrem di Yogyakarta selama Tiga Hari ke Depan, Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Cuaca Ekstrem di Yogyakarta selama Tiga Hari ke Depan, Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Indotnesia | Senin, 03 Oktober 2022 | 17:25 WIB

Respons Gilang Juragan 99 Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Sanksi Larangan Bermain di Kandang

Respons Gilang Juragan 99 Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Sanksi Larangan Bermain di Kandang

Indotnesia | Senin, 03 Oktober 2022 | 12:05 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×