Ramai Soal Tekin Kursi di KRL, Berikut Etika Ketika Berada di Kendaraan Umum

Indotnesia

Senin, 10 Oktober 2022 | 15:55 WIB
Ramai Soal Tekin Kursi di KRL, Berikut Etika Ketika Berada di Kendaraan Umum
Ramai soal penumpang KRL yang tekin tempat duduk untuk temannya. (Indotnesia/Annisa Suryantari)

Indotnesia - Sebuah cuitan di Twitter viral menceritakan tentang seorang penumpang yang tak bisa duduk lantaran kursi kosong pada sebuah KRL telah disiapkan untuk temannya. Kejadian tersebut terjadi di commuter line jurusan Solo- Jogja.

Kisah tersebut dibagikan oleh akun Twitter @icaraysha pada Minggu (9/10/2022). Dia mengaku tak dibolehkan duduk meski menggandeng anaknya yang baru berusia 6 tahun. 

“Emang boleh ya di kereta tekin tempat buat temennya? Baru tau.. Tadi mau duduk sama anak saya umur 6 tahun ga boleh duduk di situ soalnya udah ada temennya nanti naik @commuterLine jurusan Solo Balapan - Jogja,” tulis akun tersebut.

Dalam unggahannya tersebut, dia menyertakan foto seorang wanita berbaju putih dengan celana jeans. Wanita itu juga nampak memenuhi kursi kosong di sebelahnya agar tidak diduduki penumpang lain, alih-alih menunggu temannya datang. Meski sudah ditegur, wanita itu tetap tidak menggubris.

Ica Raysa kemudian melanjutkan ceritanya, bahwa beberapa slot kursi yang kosong tersebut ternyata hanya diisi oleh 2 orang temannya.

Cuitan itu lantas dipenuhi komentar warganet yang menolak perlakuan wanita karena dianggap tidak sesuai dengan aturan di kendaraan umum. Karena itu, simak beberapa Etika yang harus diterapkan ketika berada di kendaraan umum.

1. Meski buru-buru, tetap mengantre dan mentaati aturan

2. Mendahulukan penumpang yang akan keluar

3. Berikan tempat duduk kepada penumpang yang lebih membutuhkan, seperti lansia atau ibu hamil).

baca juga

4. Tak sungkan berbagi tempat duduk dengan orang lain.

5. Menaruh barang-barang dengan rapi agar tidak mengambil banyak tempat.

6. Karena kendaraan umum, maka fasilitas yang ada digunakan untuk kepentingan bersama.

7. Tidak membuang sampah sembarangan.

8. Tidak mengobrol terlalu keras.

Demikian beberapa etika yang seharusnya dilakukan ketika sedang berada di kendaraan umum. Agar sama-sama nyaman, para penumpang juga harus saling mentaati aturan dan menjaga perilaku. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tertangkap Live IG sedang Salat, Apa Agama Farel Prayoga Sebenarnya?

Tertangkap Live IG sedang Salat, Apa Agama Farel Prayoga Sebenarnya?

Indotnesia | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:10 WIB

Bae Suzy Ulang Tahun, Pamer Hadiah yang Didominasi Nuansa Pink

Bae Suzy Ulang Tahun, Pamer Hadiah yang Didominasi Nuansa Pink

Indotnesia | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:47 WIB

Pro dan Kontra Jawaban Privasi Farel Prayoga Saat Ditanya Agama oleh Gus Miftah

Pro dan Kontra Jawaban Privasi Farel Prayoga Saat Ditanya Agama oleh Gus Miftah

Indotnesia | Minggu, 09 Oktober 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×