Cegah Gangguan Ginjal pada Anak, Kemenkes Instruksikan Stop Jual Obat Sirup

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:32 WIB
Cegah Gangguan Ginjal pada Anak, Kemenkes Instruksikan Stop Jual Obat Sirup
Kemenkes himbau tenaga kesehatan dan apotek stop jual obat sirup. (Freepik/user18526052)

Indotnesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menginstruksikan tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan untuk sementara waktu tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair atau sirup.

Hal tersebut dilakukan setelah adanya laporan kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal atau Acute Kidney Injury (AKI) yang diderita sekitar 200 anak Indonesia.

Selain itu, Kemenkes juga meminta seluruh apotek untuk sementara waktu tidak menjual obat bebas ataupun bebas terbatas dalam bentuk sirup maupun cair hingga penelusuran terkait penelitian lebih lanjut penyebab AKI tuntas dilakukan.

Sembari menunggu hasil terkait penyebab kasus gagal ginjal misterius tersebut, Juru Bicara Kemenkes dr. M Syahril meminta masyarakat untuk tidak memberikan pengobatan anak berupa konsumsi obat dalam bentuk cair atau sirup tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

“Kemenkes mengimbau masyarakat untuk pengobatan anak, sementara waktu tidak mengkonsumsi obat dalam bentuk cair/sirup tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan,” ujar Syahril, dalam Press Conference: Perkembangan Acute Kidney Injury di Indonesia yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kemenkes RI, Rabu (19/10/2022).

Lebih lanjut, Kemenkes menyarankan alternatif obat paracetamol yang dapat digunakan dalam bentuk sediaan lain seperti tablet, kapsul, suppositoria atau anal.

Selain itu, jika anak hanya mengalami sakit flu dan batuk musiman, disarankan untuk tidak perlu diberi obat.

Untuk menurunkan demam maupun gejala flu dan batuk lainnya, dapat menggunakan terapi rumahan seperti kompres pendingin, terapi uap, sup kaldu, jeruk nipis, madu, vaporub, dan lain-lain.

Sebaliknya, ketika sakit tersebut disertai penyakit komorbid seperti asma hingga pneumonia, maka diperlukan penanganan khusus dari dokter.

Meski begitu, Kemenkes tetap mengimbau kewaspadaan orang tua terutama yang memiliki anak berusia balita agar selalu memantau jumlah air seni dan frekuensi buang air kecil dengan atau tanpa gejala lainnya, seperti demam, batuk pilek, mual, dan muntah.

Jika terpantau adanya perubahan, maka segera dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditindaklanjuti.

Sementara bagi keluarga pasien gagal ginjal akut, diminta untuk memberikan informasi terkait obat yang dikonsumsi sebelumnya dan menyampaikan riwayat penggunaan obat anak kepada tenaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Kandungan EG dan DEG pada Obat Sirup, Ini Tips Gunakan Obat secara Aman

Waspadai Kandungan EG dan DEG pada Obat Sirup, Ini Tips Gunakan Obat secara Aman

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:23 WIB

Hindari Penggunaan Paracetamol Sirup, Begini Saran IDAI Kalau Anak Flu

Hindari Penggunaan Paracetamol Sirup, Begini Saran IDAI Kalau Anak Flu

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:54 WIB

Ratusan Anak Indonesia Terkena Gagal Ginjal Misterius, Kenali Gejalanya

Ratusan Anak Indonesia Terkena Gagal Ginjal Misterius, Kenali Gejalanya

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:01 WIB

Terkini

Perlunya Jaga Lisan, Julid Doakan Tetangga Hajatan 7 Hari Malah Berakhir Duka

Perlunya Jaga Lisan, Julid Doakan Tetangga Hajatan 7 Hari Malah Berakhir Duka

Entertainment | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:50 WIB

Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana

Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:40 WIB

Redmi A7 Pro: Smartphone Rp 1 Jutaan dengan Layar 120Hz dan Baterai Jumbo, Layak Jadi Andalan

Redmi A7 Pro: Smartphone Rp 1 Jutaan dengan Layar 120Hz dan Baterai Jumbo, Layak Jadi Andalan

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:40 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

FOMO atau Tak Ada Waktu: Mengapa Tetap Liburan Meski Tahu Akan Berdesakan?

FOMO atau Tak Ada Waktu: Mengapa Tetap Liburan Meski Tahu Akan Berdesakan?

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:35 WIB

Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif

Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:35 WIB

Promo Alfamart Terbaru 28 Maret-2 April 2026: Diskon Besar Popok Bayi dan Kebutuhan Rumah Tangga

Promo Alfamart Terbaru 28 Maret-2 April 2026: Diskon Besar Popok Bayi dan Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:35 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

Hon Nara Uru Hodo Menang Manga Taisho 2026, Angkat Kisah di Toko Buku Bekas

Hon Nara Uru Hodo Menang Manga Taisho 2026, Angkat Kisah di Toko Buku Bekas

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:27 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB