Hindari Penggunaan Paracetamol Sirup, Begini Saran IDAI Kalau Anak Flu

Indotnesia

Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:54 WIB
Hindari Penggunaan Paracetamol Sirup, Begini Saran IDAI Kalau Anak Flu
IDAI himbau masyarakat untuk menghindari penggunaan paracetamol sirup. (Freepik/prostooleh)

Indotnesia - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan masyarakat untuk menghindari penggunaan paracetamol sirup untuk anak, setelah ditemukan ratusan kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang anak-anak.

Anjuran untuk membatasi penggunaan obat tersebut perlu dilakukan hingga pemerintah menemukan penyebab pasti dari gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak.

Berdasarkan keterangan Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso, di Gambia, Afrika terjadi kasus kematian puluhan anak yang diduga berkaitan dengan tiga produk paracetamol sirup yang mengandung dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG).

Meski begitu, Pipirim memastikan bahwa produk tersebut tidak beredar di Indonesia.

Adapun produk paracetamol yang ditemukan dalam kasus kematian anak-anak di Gambia berdasarkan informasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), yaitu Makoff Baby Cough Syrup, Kofex Malin Baby Cough Syrup, Magrip N Cold Syrup, dan Promethazine Oral Solution.

Lebih lanjut, Piprim menyarankan para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memberikan obat kepada anak.

Jika anak mengalami sakit flu dan batuk musiman, disarankan untuk tidak perlu diberi obat. Sebaliknya, ketika sakit tersebut disertai penyakit komorbid seperti asma hingga pneumonia, maka diperlukan penanganan khusus dari dokter.

Selain itu, agar penyakit gagal ginjal akut pada anak tidak semakin meningkat, ia juga mengingatkan kewaspadaan para orang tua untuk terus memantau jumlah dan warna urine yang pekat atau kecoklatan pada anak.

Hal tersebut dapat dilihat apabila urine berkurang atau berjumlah kurang dari 0,5 ml/kgBB/jam dalam kurun waktu 6-12 jam atau tidak ada urine selama 6-8 kjam, maka anak harus segera dirujuk ke rumah sakit.

baca juga

Sebelumnya, IDAI menemukan penyakit gagal ginjal akut misterius pada ratusan anak Indonesia. 

Jika pada umumnya penyakit ginjal terjadi karena ada masalah ginjal bawaan, tetapi pada pasien anak dalam kasus tersebut awalnya memiliki ginjal normal.

"Sebagai gambaran, anak-anak yang mengalami penyakit ginjal biasanya ada masalah ginjal bawaan. Tapi pada pasien ini, ginjal awalnya normal. Jadi bukan sesuatu kelainan bawaan. Apakah ini terkait dengan obat-obatan batuk, pilek, atau lainnya? Ini masih hal yang perlu kita dalami lebih lanjut. Yang jelas angka kematiannya cukup tinggi. Orang tua tetap waspada, cuma tidak panik berlebihan," jelas Piprim, dikutip dari Suara.com.

Berdasarkan data IDAI, mayoritas anak yang terkena penyakit gangguan ginjal akut misterius masih berusia balita di bawah 2 tahun dan beberapa anak berusia belasan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klarifikasi IDAI Perihal Larangan Konsumsi Paracetamol

Klarifikasi IDAI Perihal Larangan Konsumsi Paracetamol

Semarang | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:40 WIB

5 Fakta Isu Larangan Minum Sirup Paracetamol oleh IDAI, Ini Klarifikasinya

5 Fakta Isu Larangan Minum Sirup Paracetamol oleh IDAI, Ini Klarifikasinya

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:35 WIB

Ratusan Anak Indonesia Terkena Gagal Ginjal Misterius, Kenali Gejalanya

Ratusan Anak Indonesia Terkena Gagal Ginjal Misterius, Kenali Gejalanya

Indotnesia | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:01 WIB

Terkini

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:31 WIB

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:30 WIB

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:21 WIB

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

×