Ini Alasan Kenapa Kucing Oren Begitu Spesial Menurut Sains

Indotnesia

Senin, 24 Oktober 2022 | 14:17 WIB
Ini Alasan Kenapa Kucing Oren Begitu Spesial Menurut Sains
Kucing oranye punya sejumlah keunikan yang membuat mereka spesial menurut sains. (Pexels/Engin Akyurt)

Indotnesia - Tingkah laku kucing oranye atau kucing oren yang barbar membuat cat lovers geleng-geleng kepala. Selain dikenal sebagai “preman”, kucing oren ternyata penyayang.

Bahkan kucing oyen begitu spesial menurut sains. Salah satunya, penelitian menyebutkan kucing oren jantan menikmati status sosial mereka.

Kucing “tabby” ini bahkan dijadikan karakter dalam film, seperti Garfield. Tahu kan bagaimana sifat Garfield! Meski nggak sama persis dengan serial kartun, ada alasan kenapa kucing oren begitu spesial menurut sains.

Melansir Psychology Today, penelitian di Prancis pada 1982 hingga 1992 mengumpulkan 56-491 kucing masing-masing di 30 populasi.

Mereka menemukan tren yang menarik berkaitan dengan kucing oren. Berikut selengkapnya:

Strategi Kawin

Kucing oren di pedesaan ternyata memiliki sistem perkawinan yang cenderung poligini. Kucing yang jantan hanya kawin dengan beberapa betina, sedangkan betina lebih menyukai kawin dengan satu jantan saja.

Di lingkungan perkotaan, kucing oren dewasa baik betina dan jantan memiliki beberapa pasangan.

Suka Berantem

Kalau mau dibilang kucing oren kayak “preman”, sepertinya sains kurang lebih menyatakan demikian. Kucing oranye lebih sulit ditemukan di daerah dengan risiko kematian yang besar.

Artinya, kucing oranye mungkin lebih cenderung terlibat dalam perilaku berisiko yang mengakibatkan kematian.

Punya Dimorfisme

Dimorfisme atau ciri yang menunjukkan perbedaan jenis kelamin dapat terlihat pada kucing oranye. Kucing oranye jantan memiliki berat badan yang lebih ketimbang kucing warna lain.

Sementara kucing oranye betina beratnya kurang dari kucing warna lain. Pola seperti itu telah tercatat sebelumnya dalam sebuah penelitian di Australia.

Tiga keunikan tersebut membuat peneliti menghasilkan teori, kucing oranye khususnya jantan memiliki strategi reproduksi yang berbeda. Ukuran mereka yang lebih besar kemungkinan menjadikan mereka lebih agresif.

Kucing oranye jantan juga menikmati status sosial mereka karena ukurannya sehingga terjadi keberhasilan reproduksi, terutama di lingkungan pedesaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Nasabah Sedih Karena Kucing yang Berada di Kantor Diusir, Begini Respon BCA

Viral Nasabah Sedih Karena Kucing yang Berada di Kantor Diusir, Begini Respon BCA

Indotnesia | Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:45 WIB

Fakta Perayaan Hari Kucing dan Alasan Kenapa Kita Menyukainya

Fakta Perayaan Hari Kucing dan Alasan Kenapa Kita Menyukainya

Indotnesia | Senin, 08 Agustus 2022 | 10:50 WIB

Polandia Sebut Kucing Sebagai Spesies Alien Invasif, Apa Bahayanya?

Polandia Sebut Kucing Sebagai Spesies Alien Invasif, Apa Bahayanya?

Indotnesia | Senin, 01 Agustus 2022 | 17:33 WIB

Terkini

2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi

2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi

Surakarta | Rabu, 17 Juni 2026 | 01:07 WIB

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur

Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur

Jabar | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:01 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre

Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre

Banten | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:49 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia

Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:15 WIB

HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo

HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:15 WIB