Penemuan Kasus Polio di Pidie Ditetapkan Sebagai KLB

Indotnesia Suara.Com
Sabtu, 19 November 2022 | 12:02 WIB
Penemuan Kasus Polio di Pidie Ditetapkan Sebagai KLB
Penemuan satu kasus polio di Pidie, Aceh. (Freepik)

Indotnesia - Satu kasus polio terdeteksi di pada seorang anak di Kabupaten Pidie, Aceh. Padahal  Indonesia yang telah menyatakan bebas polio, sebelum penyakit yang telah lama hilang muncul kembali. 

Kasus ini bahkan membuat Pj Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). 

"Dengan ditemukannya kasus polio di Pidie, maka kami menyatakan ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB)," ujar Wahyudi seperti dikutip dari Antara. 

Karena menurutnya, Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain telah lama menyatakan bebas dari polio. Maka kasus polio kali ini menjadi KLB. 

Penemuan ini bermula ketika seorang anak berusia 7 tahun di Kecamatan Mane mengalami demam. Anak itu kemudian mengalami nyeri pada persendian serta kelemahan anggota gerak. 

Setelah itu dilakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium Prof Sri Oemijati. Hasilnya pasien terinfeksi polio. 

Menurut Wahyudi, hal ini dapat terjadi karena cakupan imunisasi rendah dalam jangka waktu yang cukup lama. Apalagi jika berada di kondisi sanitasi lingkungan yang tidak baik, seperti perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). 

"Perlu diketahui virus polio menular melalui air yang tercemar tinja yang mengandung virus polio. Jika virus ini masuk ke dalam tubuh anak yang belum mendapatkan imunisasi polio secara lengkap, maka virus akan berkembang biak di saluran pencernaan dan menyerang sistem saraf anak sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan,” ungkapnya. 

Saat ini pasien telah dilakukan kunjungan berulang oleh Dokter Spesialis Anak dan dianjurkan untuk melakukan rehabilitasi medik.

Baca Juga: 1.699 Rumah Warga Medan Direndam Banjir, 238 Orang Dievakuasi Pakai Perahu Karet

Pj Bupati Pidie bersama dengan Dinkes Aceh, Kementerian Kesehatan, WHO, dan UNICEF akan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE). Selain itu juga melakukan pencarian tambahan di wilayah terdampak, baik di masyarakat maupun fasilitas kesehatan. 

Selain itu juga segera dilakukan pengaktifan Tim Gerak Cepat (TGC) dan meningkatkan edukasi masyarakat tentang pentingnya imunisasi secara rutin serta menjaga pola hidup bersih dan sehat. 

Wahyudi mengatakan untuk segera menangani KLB kasus polio di Pidie, maka sesuai petunjuk dari Tim Komite Ahli akan segera dilakukan imunisasi sub-PIN. Untuk membentuk kekebalan terhadap virus polio, maka diberikan imunisasi tetep polio pada semua anak usia 0- < 13 tahun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI