Apa Itu Lordosis? Berikut Penyebab, Gejala, dan Cara Perawatannya

Indotnesia

Selasa, 06 Desember 2022 | 18:00 WIB
Apa Itu Lordosis? Berikut Penyebab, Gejala, dan Cara Perawatannya
Lordosis adalah penyakit yang berhubungan dengan tulang belakang. (Freepik/Jcom)

Indotnesia- Beberapa orang memiliki kelainan yang berhubungan dengan tulang belakang, salah satunya adalah lordosis.

Lordosis adalah sebutan medis untuk kondisi tulang belakang yang melengkung ke dalam secara berlebihan.

Melansir laman Spine Universe, lordosis didefinisikan sebagai kurva tulang belakang yang berlebihan ke dalam. Ini berbeda dari kurva normal tulang belakang di daerah serviks, toraks, dan lumbar, yang pada tingkat tertentu, baik kyphotic (dekat leher) atau lordotic (lebih dekat ke punggung bawah).

Kondisi ini jika dibiarkan saja bisa menimbulkan sejumlah masalah seperti nyeri punggung bawah, sakit leher, mati rasa, lemah, dan banyak lagi. Untuk itu, mari pahami penyebab, gejala, dan cara mengobati lordosis.

Penyebab 

Beberapa penyakit atau gangguan bisa menjadi penyebab lordosis yang dialami oleh seseorang, di antaranya:

1. Diskitis, peradangan ruang diskus intervertebralis.

2. Kyphosis, mengacu pada bentuk tulang belakang yang melengkung secara tidak normal seperti punggung bungkuk.

3. Obesitas, beberapa orang yang kelebihan berat badan bersandar ke belakang untuk meningkatkan keseimbangan dan berdampak negatif pada postur tubuh.

baca juga

4. Osteoporosis, penyakit kepadatan tulang yang dapat menyebabkan tulang belakang kehilangan kekuatan.

5. Spondylolisthesis, kondisi ketika tulang belakang bergeser dari posisi normal.

Gejala

Beberapa gejala lordosis yang dapat dialami seseorang, seperti:

1. Nyeri (baik di area punggung atau leher)

2. Mati rasa

3. Perasaan geli

4. Kelemahan

5. Inkontinensia kandung kemih

Cara Perawatan

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan dalam merawat kondisi lordosis yang dialami, seperti:

1. Terapi fisik, dilakukan beberapa kali dalam sepekan.

2. Obat AntiInflamasi, berguna untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan.

3. Penyangga punggung, dapat digunakan oleh penderita yang masih di usia muda atau anak-anak.

Penyakit lordosis muncul karena pola postur tubuh yang buruk. Karena itu, untuk mencegah lordosis adalah dengan membiasakan posisi bahu ke atas dan tarik ke belakang dengan dada terdorong keluar.

Sementara jika mengalami lordosis yang cukup parah periksakan ke dokter atau ahli untuk mendapat perawatan khusus atau menjalani pembedahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Penyakit Scabies, Penyebab, Gejala, dan Cara Perawatannya

Mengenal Penyakit Scabies, Penyebab, Gejala, dan Cara Perawatannya

Indotnesia | Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:00 WIB

Spinal Muscular Atrophy, Penyakit Pelemahan Otot yang Diderita Bayi hingga Dewasa

Spinal Muscular Atrophy, Penyakit Pelemahan Otot yang Diderita Bayi hingga Dewasa

Indotnesia | Senin, 05 September 2022 | 12:57 WIB

Kenali Diabetes Tipe 1, Penyakit yang Diderita Margo Penjual Risol Viral di TikTok

Kenali Diabetes Tipe 1, Penyakit yang Diderita Margo Penjual Risol Viral di TikTok

Indotnesia | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:43 WIB

Terkini

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Banten | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:57 WIB

×