Dapat Dideteksi Sejak Dini, Berikut Ciri OCD Pada Anak

Indotnesia | Suara.com

Jum'at, 16 Desember 2022 | 14:48 WIB
Dapat Dideteksi Sejak Dini, Berikut Ciri OCD Pada Anak
Ciri OCD pada anak. (Pexels)

Indotnesia - Gangguan mental Obsessive Compulsive Disorder atau biasa disebut OCD umumnya mulai terjadi pada remaja berusia 19 tahun hingga usia orang dewasa. Meski begitu, anak dengan rentang usia 1-5 tahun maupun 8-12 tahun juga dapat mengalami gangguan tersebut.

OCD pada anak seringkali sulit untuk diketahui, karena anak dan balita kebanyakan tidak menyadari bahwa kondisi obsesi serta kompulsi yang dilakukannya berlebihan serta sangat mengganggu,

Maka dari itu, dibutuhkan peran serta orang tua dalam memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya secara penuh.

Dengan perhatian yang penuh, orang tua dapat lebih mengenali sejumlah aktivitas yang menjadi kebiasaan anak sekaligus melihat pertumbuhannya.

Untuk lebih memahami OCD pada anak, berikut ciri-cirinya yang perlu kamu ketahui, dilansir dari laman Halodoc.

Ciri OCD pada Anak

OCD pada anak merupakan kondisi yang berhubungan dengan psikologis dan ditandai munculnya kecemasan terhadap sesuatu secara berlebihan atau disebut obsesif.

Sama halnya dengan yang dialami oleh orang dewasa, ciri-ciri OCD pada anak memiliki perilaku yang berbeda-beda.

Misalnya, ada anak yang cemas akan kotor, sehingga berulang kali mencuci tangannya dan ada pula anak yang selalu merasa takut pada keamanan dirinya.

Anak yang memiliki ciri-ciri sikap seperti dicontohkan sebelumnya maupun kekhawatiran berlebih lainnya, dapat cenderung menjadi pendiam dan pemurung jika perasaannya tidak ditangani dengan baik.

Pasalnya, terkadang mereka tidak mengerti perasaan kecemasan berlebihan tersebut dan kemungkinan orang tua juga menganggapnya sebagai kekhawatiran yang biasa.

Selain kekhawatiran berlebih, ciri-ciri OCD pada anak juga dapat dilihat dari sikap anak yang selalu merasa segala sesuatu harus sesuai dengan kehendaknya.

Biasanya, anak dengan OCD hanya akan memercayai 1 atau 2 orang yang dirasanya aman dan dapat membantunya.

Jika yang membantunya bukan orang yang ia mau, hal itu bisa membuatnya sangat marah dan kesal.

Ketika menyadari perubahan sikap maupun perilaku anak yang berlebihan hingga membuat buah hati sulit berkonsentrasi, segera lakukan konsultasi dengan dokter atau psikolog anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gangguan Mental yang Diderita Aliando Syarief Ternyata Berawal dari Pencucian Otak

Gangguan Mental yang Diderita Aliando Syarief Ternyata Berawal dari Pencucian Otak

Entertainment | Jum'at, 16 Desember 2022 | 06:50 WIB

Terkini

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah

Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah

Sumsel | Senin, 27 April 2026 | 23:57 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya

Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya

Jakarta | Senin, 27 April 2026 | 23:50 WIB

Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi

Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi

Jabar | Senin, 27 April 2026 | 23:46 WIB

Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi

Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi

Jabar | Senin, 27 April 2026 | 23:40 WIB

6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah

6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah

Jakarta | Senin, 27 April 2026 | 23:34 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan

Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan

Jabar | Senin, 27 April 2026 | 23:31 WIB

Puluhan Penumpang KRL Bekasi Timur Luka-Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Puluhan Penumpang KRL Bekasi Timur Luka-Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Jabar | Senin, 27 April 2026 | 23:13 WIB