Mengenal Apa Itu TBC dan Proses Penularannya

Indotnesia

Kamis, 22 Desember 2022 | 16:34 WIB
Mengenal Apa Itu TBC dan Proses Penularannya
Penyakit TBC bisa menyerang paru-paru. (Freepik)

Indotnesia - Setiap hari di Kabupaten Bantul, Yogyakarta berpotensi terjadi enam hingga tujuh kasus TBC. Hal itu disampaikan oleh Direktur Sinergi Sehat Indonesia Nurkulis Masjid. 

"Setiap harinya ada potensi enam hingga tujuh kasus TBC muncul di Kabupaten Bantul," ungkapnya seperti dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul dalam acara bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul pada, Rabu (21/12/2022). 

Berdasarkan laporan dari Januari-November 2022, Dinkes Bantul mencatat ada 1.216 kasus TBC yang terjadi di Bantul. Sementara, dari jumlah tersebut sekitar 50 persen atau sekitar 600 kasus terjadi pada anak-anak. 

TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis atau kuman TB. Masalah kesehatan ini dapat menyerang orang dewasa hingga anak-anak. 

Melansir laman Kemenkes, Global TB Report 2021 memperkirakan ada 824.000 kasus TBC di Indonesia. 

Pasalnya, penyakit ini dapat masuk melalui pernapasan dan menyerang organ tubuh terutama paru-paru. Selain itu, merupakan penyakit infeksi menular dan berbahaya setelah HIV. 

Karena itu, TBC menjadi penyakit mematikan yang harus ditangani secara serius. Lantas, melalui apa saja kuman TB dapat menyebar? 

Penularan TBC

Melansir laman RS Sardjito, TBC dapat ditularkan melalui percikan air liur (droplet) dari penderita TBC ketika berbicara, batuk, atau bersin. 

baca juga

Selain itu kuman TB juga bisa tersebar melalui udara. Penderita TBC paru atau tenggorokan dapat menularkannya lewat udara ketika berbicara, batuk, atau bersin. Sementara orang dengan daya tahan yang lebih akan lebih mudah terinfeksi. 

TBC juga dapat ditularkan dari interaksi antara penderita dengan orang lain yang berlangsung sering. 

Gejala TBC

Menurut Kemenkes, penyakit ini memiliki beberapa gejala yang dapat dialami oleh penderitanya. Di antaranya:

1. Batuk lebih dari 2 minggu.
2. Mengalami sesak pada pernapasan
3. Berkeringat di malam hari tanpa aktivitas. 

Kementerian Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti langkah pencegahan guna meminimalisir penularan TBC. 

1. Gunakan Masker. 
2. Tutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam. 
3. Tutup mulut dan hidung dengan tisu. 
4. Jangan lupa membuangnya ke tempat sampah. 
5. Cucilah tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

Secara khusus Kepala Dinas Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja juga meminta masyarakatnya untuk mengikuti langkah-langkah tersebut. 

"Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyakit ini. Beberapa langkah untuk mencegah penularan TBC antara lain menerapkan etika batuk dan bersin. Ketika batuk dan bersin, hidung dan mulut harus ditutup dengan lengan dalam baju atau tisu sekali pakai. Setelahnya, jangan lupa untuk cuci tangan dengan baik,” katanya seperti dikutp dari laman resmi Kabupaten Bantul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Glaukoma, Penyakit yang Diderita oleh Aminah Cendrakasih

Mengenal Glaukoma, Penyakit yang Diderita oleh Aminah Cendrakasih

Your Say | Kamis, 22 Desember 2022 | 15:50 WIB

4 Manfaat Santan untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

4 Manfaat Santan untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Your Say | Kamis, 22 Desember 2022 | 11:36 WIB

5 Jenis Sayuran yang Bisa Dikonsumsi oleh Penderita Asam Urat

5 Jenis Sayuran yang Bisa Dikonsumsi oleh Penderita Asam Urat

Your Say | Kamis, 22 Desember 2022 | 10:37 WIB

Terkini

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:19 WIB

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:13 WIB

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:12 WIB

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:09 WIB

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

×